Diduga Lupa Cabut Mesin Gerinda, Rumah Warga Tambakmulyo Puring Dilalap Si Jago Merah
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 52 menit yang lalu
- visibility 60
- comment 0 komentar

PURING (KebumenUpdate.com) — Sebuah rumah warga di Dusun Suwuk, Desa Tambakmulyo, Kecamatan Puring, ludes terbakar, Jumat 25 September 2026.
Peristiwa ini diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik dari mesin gerinda yang masih terhubung dengan stopkontak saat ditinggal pergi oleh pemiliknya.
Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menjelaskan bahwa insiden tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 14.10 WIB. Sebelum kejadian, pemilik rumah sempat menggunakan mesin gerinda untuk memotong besi, lalu meninggalkannya pergi ke warung.
“Dari hasil pemeriksaan di lokasi, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik,” ujar AKBP Putu.
Kepulan asap pertama kali disadari oleh Sutoyo (68), seorang saksi mata yang sedang memotong daun kelapa sekitar 50 meter dari lokasi kejadian.
Ia kemudian memberitahu warga setempat, Mursiman (50). Bersama warga lainnya, mereka berupaya meminta bantuan, menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran, serta melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Puring.
Petugas gabungan dari Polsek Puring, Tim Inafis Polres Kebumen, Koramil Puring, pihak Kecamatan Puring, dan Damkar Pos Petanahan segera mendatangkan personel ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan pemadaman lanjutan.
Berdasarkan pemeriksaan kepolisian, sejumlah barang berharga dan bagian rumah turut hangus terbakar, meliputi meteran listrik, kulkas, dispenser, ponsel, mesin gerinda, lemari plastik, hingga kasur. Dinding rumah yang sebagian terbuat dari kayu dan kalsibot, serta usuk dan reng berbahan bambu, membuat api lebih cepat menjalar.
Fakta lain terungkap bahwa terminal listrik di rumah tersebut sebelumnya pernah meleleh, namun tetap digunakan untuk mengoperasikan mesin gerinda sebelum ditinggalkan pemiliknya. Meski demikian, dari pemeriksaan lanjutan, aliran listrik utama di rumah tersebut sudah dalam kondisi diputus.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Kandang kambing serta mesin pompa air yang terletak di bagian belakang rumah juga berhasil diselamatkan dari kobaran api.
Menanggapi insiden ini, Polres Kebumen mengimbau masyarakat agar lebih waspada. Warga diingatkan untuk tidak meninggalkan peralatan elektronik dalam kondisi masih terhubung dengan stopkontak, khususnya alat yang menghasilkan panas atau berdaya besar.
Selain itu, kabel, stopkontak, atau terminal yang pernah mengalami kerusakan atau meleleh harus segera diganti demi keamanan bersama. **Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar