Sinyal Ekspansi Rute KA Prameks Menuju Kebumen Menguat Lewat Keterangan Teknisi Kereta?
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 56
- comment 0 komentar

Foto KA Prameks yang diunggah oleh Farid, teknisi kereta. (Foto: FB Farid)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Rencana perpanjangan rute operasional Kereta Commuter Line (CL) Prambanan Ekspres (Prameks) hingga Kabupaten Kebumen semakin mendekati kenyataan.
Sinyal kuat perpanjangan rute ini kian santer diperbincangkan setelah Farid, seorang teknisi kereta api, membagikan langsung persiapannya di media sosial Facebook.

Foto dan caption yang diunggah oleh Farid, teknisi kereta. (Foto: FB Farid)
Melalui sebuah video singkat yang memperlihatkan suasana di dalam rangkaian kereta, Farid menyampaikan pesan optimis mengenai operasional Prameks yang akan segera menembus Kebumen.
“Hitung mundur KA Prameks sampai Kebumen. Ditunggu ya, warga Kebumen dan sekitarnya,” ujar Farid dalam videonya.
Pernyataan tersebut diperkuat oleh interaksi di kolom komentar, di mana Farid menyebutkan bahwa pembagian tugas di internal pegawai sudah mulai dirancang untuk melayani rute baru ini.
Asa warga Kebumen ini rupanya bukan tanpa dasar. Sebelumnya, Bupati Kebumen bersama jajaran telah melakukan langkah strategis dengan beraudiensi bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) di Bandung, disusul kunjungan resmi ke Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) pada Rabu, 22 Juli 2026.
Upaya maraton tersebut dilakukan demi memperjuangkan agar layanan KA Prameks dapat diperpanjang hingga Stasiun Gombong.
Sebagai gambaran pola operasi saat ini, KA Prameks melayani lintas hingga Kutoarjo dengan frekuensi 10 perjalanan per hari (5 kali pulang-pergi) bertarif Rp8.000 dengan waktu tempuh sekitar 62 menit. Tingginya animo masyarakat tercermin dari data periode Januari 2025 hingga Mei 2026, di mana total penumpang menembus 1.647.531 orang dengan rata-rata okupansi mencapai 137 persen, bahkan kerap melampaui 150 persen saat peak season.
Sebagai tindak lanjut, PT KAI tengah mengkaji penambahan sarana serta melakukan penggantian dari Kereta Rel Diesel Elektrik (KRDE) ke kelas ekonomi (K3) demi kapasitas yang lebih besar.
Di sisi lain, PT KCI juga tengah menyusun rencana kebutuhan train set, kapasitas, sarana cadangan, jadwal pengadaan, hingga fasilitas pelayanan dan kebutuhan petugas.
Kendati demikian, sambil menunggu informasi resmi dan pengumuman jadwal dari PT Kereta Api Indonesia (KAI), warga diimbau untuk bersabar dan terus memantau perkembangan terbaru seputar penyesuaian Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka). **Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar