Alhamdulillah, 120 Tukang Becak Terima Paket Sembako
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 28 Mei 2019
- visibility 2.204
- comment 0 komentar

Para tukang becak menerima bingkisan sembako. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
KEBUMEN (KebumenUpdate) – Menjelang Lebaran, Badan Amil Zakal Nasional (Baznas) Kebumen memberikan santunan kepada 120 tukang becak yang tersebar di delapan pangkalan di Kebumen. Bingkisan berupa paket sembako tersebut dibagikan di Sekretariat Baznas Kebumen di Jalan Arungbinang Nomor 15, Selasa (28/5/2019).
Para tukang becak memadati halaman Sekretariat Baznas tersebut dengan mengendarai becak yang biasa dipakai untuk bekerja. Satu persatu mereka yang sudah memegang kupon menukarnya dengan paket sembako yang berisi antara lain beras, gula minyak, dan sirup senilai Rp 48.000.
Slamet (45) salah satu tukang becak yang sehari-hari mangkal di depan Malindo mengaku senang mendapatkan paket sembako. Yang jelas bingkisan tersebut untuk meringankan kebutuhan menjelang hari raya Idul Fitri. “Ya baru sekali ini, tapi senang mendapatkan bingkisan lebaran,” ujarnya.
Ketua Baznas Kebumen drh Djatmiko mengatakan, 120 pengayuh becak berasal dari delapan pangkalan yang ada di Kebumen. Yakni Kauman, Mertokondo, Kawedusan, Rita, Kolopaking, Jalan Kusuma, Gunungmujil, dan Wonoyoso. Masing-masing pangkalan berjumlah 15 orang.
“Pembagian sembako kepada para abang becak bertujuan untuk meringankan beban para pengayuh becak menjelang hari raya Idul Fitri. Diharapakan bantuan tersebut dapat membantu para pengayuh becak dalam memenuhi kebutuhan pada saat Lebaran,” ujar Djatmiko di sela-sela acara.
Ringankan Kebutuhan
Lebih lanjut, Djatmiko menambahkan selain menyalurkan secara langsung selama Ramadan ini pihaknya juga menyalurkan kepada fakir miskin dan asnaf lain melalui sejumlah lembaga maupun organisasi yang mengajukan proposal ke Baznas Kebumen. Sehari sebelumnya, Baznas memberikan santunan kepada 251 santunan anak yatim dan dhuafa berupa uang tunai total Rp 37,6 juta.
Dalam kesempatan itu, para tukang becak mendapatkan tausiyah dari Kiai Fachrudin. Pegawai Kantor Kemenag Kebumen itu memberikan pesan kepada para tukang becak agar kesulitan dalam hidup jangan sampai menjadikan seorang lupa menunaikan kewajiban kepada Allah SWT.
“Berbuat baik tidak harus menggunakan uang maupun harta benda tetapi juga bisa dengan tenaga. Jika mengayuh becak diniati menolong orang yang membutuhkan, insyaAllah akan dicatat sebagai sebuah amal ibadah,” ujar Fachrudin. (ndo)








Saat ini belum ada komentar