Breaking News
light_mode
Beranda » News » Tiga Bayi Kembar Lahir Prematur Kini Stabil, Bupati Turun Tangan Beri Bantuan

Tiga Bayi Kembar Lahir Prematur Kini Stabil, Bupati Turun Tangan Beri Bantuan

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
  • visibility 655
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sebuah kisah haru dan penuh harapan menyelimuti RSUD dr. Soedirman Kebumen. Tiga bayi perempuan kembar identik, buah hati pasangan Paryudi (37) dan Tri Susanti (36) dari Dukuh Sidomukti Desa Jemur Kecamatan Kebumen, kini menjadi sorotan setelah melewati perjuangan panjang pasca-kelahiran prematur.

Keajaiban ini menarik perhatian Bupati Lilis Nuryani, yang pada Rabu 3 Juli 2025 menjenguk langsung ketiga bayi mungil tersebut, didampingi oleh Sekda Edi Rianto, Kepala BPKPD Aden Andri Susilo, Kadinkes dr Iwan Danardono, Plt Kadinsos P3A Yunita Prasetyani, Direktur RSUD dr Arif Komedi MSc, dan dr Nurdianasari Dewi Spog.

“Alhamdulillah, semuanya berjenis kelamin perempuan, sehat, dan kemajuannya juga baik,” ujar Bupati Lilis dengan raut wajah penuh syukur.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga tak lupa menyampaikan pesan penting kepada para remaja putri di Kebumen pada khususnya.

“Saya berpesan kepada remaja putri khususnya, minumlah tablet penambah darah seminggu sekali. Biar lebih sehat, kuat, dan tetap semangat,” pesannya, menekankan pentingnya kesehatan reproduksi sejak dini.

Sebagai bentuk dukungan dan kepedulian pemerintah daerah, Bupati Lilis Nuryani menyerahkan bantuan tunai sebesar Rp5 juta serta sejumlah perlengkapan bayi kepada keluarga Paryudi dan Tri Susanti.

Perjuangan Berat Sejak Lahir

Ketiga bayi kembar ini lahir dalam kondisi yang sangat prematur. Tri Susanti tiba di IGD RSUD dr. Soedirman Kebumen pada 24 Mei 2025 pukul 19.49 WIB dengan usia kehamilan baru 28 minggu.

Perawatan intensif segera diberikan untuk mematangkan paru-paru janin. Dua hari kemudian, pada 26 Mei 2025, operasi Sectio Cesarea (SC) terpaksa dilakukan. Ketiga bayi mungil itu lahir dengan berat badan yang sangat rendah: 1310 gram, 850 gram, dan 1100 gram.

Kondisi berat badan lahir yang sangat rendah (BBLSR) dan bahkan ekstrem rendah (BBLER) membuat ketiga bayi ini memerlukan perawatan “ekstra” di Neonatal Intensive Care Unit (NICU) hingga 20 Juni 2025. Selanjutnya, setelah kondisi stabil, mereka dipindahkan ke ruang Peristi (Perinatologi Risiko Tinggi).

Menurut dr. Wahyu Adiwinanto, M.Si.Med., Sp. A., selaku Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP) utama, bayi BBLSR dan BBLER rentan terhadap komplikasi karena organ tubuh mereka belum berfungsi optimal.

Risiko kesakitan (morbiditas) dan kematian (mortalitas) pada bayi-bayi ini terbilang tinggi, sehingga membutuhkan penanganan komprehensif, mulai dari terapi obat, nutrisi, hingga kolaborasi antar disiplin ilmu, didukung fasilitas dan alat kesehatan yang memadai.

Kondisi Membaik dan Progres Positif

Berkat upaya perawatan optimal yang melibatkan konsultasi dengan Dokter Spesialis Mata dan Dokter Spesialis Kesehatan Fisik dan Rehabilitasi, kondisi ketiga bayi menunjukkan progres positif yang signifikan.

Berat badan mereka terus meningkat: bayi pertama dari 1310 gram menjadi 1825 gram, bayi kedua dari 850 gram menjadi 1320 gram, dan bayi ketiga dari 1100 gram menjadi 1625 gram. Bahkan, dua di antaranya telah berhasil dirawat di luar inkubator dengan kondisi stabil, sebuah pencapaian luar biasa.

Lebih dari itu, keberhasilan penanganan kelahiran bayi kembar tiga dengan BBLER dan BBLSR ini menjadi bukti nyata kualitas pelayanan paripurna serta kemampuan sumber daya manusia dan sarana prasarana kesehatan berkualitas di RSUD dr. Soedirman, sebagai fasilitas rujukan milik Pemerintah Kabupaten Kebumen.

Kisah ketiga putri kecil ini menjadi simbol harapan dan ketangguhan, sekaligus menyoroti pentingnya dukungan penuh dari pemerintah dan fasilitas kesehatan dalam memastikan setiap nyawa memiliki kesempatan terbaik untuk tumbuh dan berkembang. Makin Tahu Indonesia

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kerajinan Gerabah

    Mengunjungi Sentra Kerajinan Gerabah Desa Pejagatan

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.362
    • 0Komentar

    KUTOWINANGUN (KebumenUpdate.com) – Desa Pejagatan, Kecamatan Kutowinangun masuk dalam kawasan Geopark Kebumen. Desa yang terdiri atas  empat pedukuhan yaitu; Krajan, Karunan, Kedungsumur dan Konduran ini memiliki tradisi turun temurun yakni memproduksi kerajinan gerabah. Warga mengolah tanah lempung dengan campuran endapan pasir tuffa yang mereka ambil dari ladang dan kebun menjadi sebuah produk kerajinan bernilai ekonomi. […]

  • Perpani Kebumen

    Gantikan Herwin Kunadi, Wempy Setyabudi Jadi Ketua Perpani Kebumen

    • calendar_month Sel, 22 Jun 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.376
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) –  Wempy Setyabudi SH secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kebumen periode 2021-2025. Wempy menggantikan ketua umum periode 2017-2021 Herwin Kunadi SH yang berakhir masa kepengurusannya. Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Perpani Tahun 2021 berlangsung di Taman Wisata Sejarah dan Hotel Wisata Benteng Van der Wijck Gombong, […]

  • Pameran Foto Jurnalistik “Sketsa Bumi Manusia” Dibuka di Kebumen

    Pameran Foto Jurnalistik “Sketsa Bumi Manusia” Dibuka di Kebumen

    • calendar_month Sab, 22 Feb 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.019
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Wakil Bupati Kebumen, Zaeni Miftah, secara resmi membuka Pameran Foto Jurnalistik yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kebumen pada Sabtu, 22 Februari 2025. Pameran bertajuk “Sketsa Bumi Manusia” ini bertempat di Kantor Badan Pengelola Geopark Kebumen, bersebelahan dengan Pusat Informasi Geografi di selatan Alun-alun Pancasila. Hadir dalam acara tersebut anggota […]

  • Kondusif Band Buka Konser Donnie Sibarani, Vokalisnya Ternyata Kapolres Kebumen

    Kondusif Band Buka Konser Donnie Sibarani, Vokalisnya Ternyata Kapolres Kebumen

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.031
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Konser musik yang menghadirkan bintang tamu Donnie Sibarani mantan vokalis Ada Band di Alun-alun Kebumen, Sabtu 22 Februari 2020 berlangsung meriah. Selain penampilan bintang tamu, salah satu band pembuka yang menyita perhatian adalah Kondusif Band. Bagaimana tidak, kecuali vokalisnya, seluruh personil band ini mengenakan seragam polisi. Band Ini Sukses Bawakan Lima Lagu […]

  • Tiga Hari Tak Terlihat, Warga Gombong Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah

    Tiga Hari Tak Terlihat, Warga Gombong Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah

    • calendar_month Jum, 1 Des 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.680
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Seorang pria (PN) usia 49 tahun warga Desa Kalitengah Kecamatan Gombong ditemukan meninggal dunia di rumahnya, Kamis 30 November 2023. Mirisnya, almarhum ditemukan setelah tiga hari tak terlihat keluar rumah. Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin melalui Kasihumas Polres AKP Heru Sanyoto menjelaskan, peristiwa bermula dari bau menyengat di sekitar rumahnya pukul 10.30 WIB. […]

  • Pemetaan Budaya untuk Membangun Basis Data Budaya Lokal Kebumen

    Pemetaan Budaya untuk Membangun Basis Data Budaya Lokal Kebumen

    • calendar_month Jum, 8 Nov 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.741
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Banyak modal budaya di daerah yang hingga saat ini belum terdokumentasi dengan baik. Minimnya proses inventarisasi dan dokumentasi menjadi hambatan dalam proses pelestarian dan pengembangan berbagai bentuk kebudayaan daerah. Guna mendukung masyarakat dan Pemkab Kebumen dalam membangun basis data budaya, Roemah Martha Tilaar mengadakan program pemetaan budaya. Program ini diawali dengan pelatihan […]

expand_less