31 Rumah Warga Desa Plumbon Retak Akibat Tanah Bergerak, Begini Kondisinya
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 11 Okt 2022
- visibility 2.280
- comment 0 komentar

Lantai rumah warga porak poranda. (Foto: Dok. Pemkab Kebumen)
KARANGAMBUNG (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 31 rumah warga di Dukuh Rawabayem, Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen mengalami retak-retak cukup parah akibat pergeseran tanah. Kondisi rumah tersebut cukup membahayakan para penghuninya karena rawan ambruk.
Sumi Purwanti (45) salah seorang warga di Dukuh Rawabayem, Desa Plumbon mengatakan bahwa tanah bergerak ini terjadi pascahujan deras mengguyur akhir pekan lalu. Kemudian tanah di sekitar permukimannya tiba-tiba bergerak dan ambles.
Baca Juga: Longsor di Wadasmalang Tutup Jalur ke Wonosobo, Begini Kondisinya
Sumi mengaku sejak dirinya lahir dan tinggal di sini baru kali ini terjadi tanah bergerak. Rumahnya mengalami retak pada dinding bagian depan, kamar tidur, dan dapur.
“Tiga hari ini Mas. Setelah hujan kemarin tanah di sini tiba-tiba bergerak. Di bagian sebelah sana ambles. Akibatnya rumah saya pada retak-retak,” jelas Sumi sambil menujuk lokasi yang retak cukup parah.
Meski Membahayakan Warga Terpaksa Bertahan

Dinding rumah retak. (Foto: Dok. Pemkab Kebumen)
Meski kondisi rumah rusak dan membahayakan, Sumi dan warga lain terpaksa memilih bertahan di rumah mereka karena tak ada lagi tempat tinggal lain yang bisa dia tempati bersama keluarganya. Dia berharap adanya bantuan dari pemerintah daerah, khawatir tanah bergerak sewaktu-waktu akan terjadi lagi dan membahayakan bagi warga desa.







Saat ini belum ada komentar