Operasi Peredaran Obat Ilegal, Tim Gabungan Temukan Ribuan Butir
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 2 Nov 2023
- visibility 1.876
- comment 0 komentar

Petugas temukan ribuan butir obat ilegal. (Foto: Dok. Satpol PP)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Peredaran obat-obatan ilegal maupun obat keras yang dijual bebas di Kabupaten Kebumen semakin mengkhawatirkan. Obat keras yang semestinya dijual di apotek dan harus ditebus dengan resep dokter justru dijual bebas oleh toko yang tidak berijin.
Hal itu terungkap saat tim gabungan yang terdiri atas Satpol PP Kebumen, BPOM Semarang, Dinas Kesehatan, Kodim 0709 selama tiga hari menggelar operasi peredaraan obat ilegal di Kabupaten Kebumen. Operasi berlangsung pada Senin 30 Oktober 2023 hingga Rabu 1 November 2023.
Dari hasil menyisir sejumlah wilayah di Kebumen baik kota, Pejagoan, Karanganyar, Gombong, Kutowinangun, ternyata tim mendapatkan cukup banyak obat ilegal yang dijual. Termasuk obat keras yang dijual di sebuah warung.
Baca Juga: Operasi Ketertiban Dapati 18 Pasangan Tidak Resmi: Dua Di Antaranya Pelajar dan Oknum Kades
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Satpol PP Kebumen Sugito Edi Prayitno menyampaikan bahwa dalam dua hari melakukan operasi, tim menemukan 2.217 butir, dua botol dan sembilan pcs obat ilegal. Obat-obatan tersebut meliputi jenis hexymer, tramadol, jamu-jamu kuat yang tidak memilik ijin edar.
“Kami juga menemukan sejumlah obat-obat keras yang tidak boleh diedarkan secara bebas,” ujar Sugito Edi Prayitno di sela-sela operasi.
Penjual Sukarela Musnahkan Obat Ilegal

Obat ilegal yang dijual bebas. (Foto: Padmo)
Adapun obat-obatan tersebut ditemukan di empat toko obat di Jalan A Yani Kebumen, Jalan Kejayan, dan dua toko obat di Kecamatan Gombong. Operasi kali ini masih bersifat preventif dan persuasif.
Para pemilik toko secara sukarela memusnahkan obat ilegal tersebut baik menggunakan air maupun dengan cara dibakar. Selain itu, mereka juga menandatangani surat pernyataan tidak akan berjualan lagi obat yang ilegal.







Saat ini belum ada komentar