Tingkatkan Daya Saing, 150 UMKM dan Difabel Kebumen Ikuti Pelatihan AI
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Jum, 30 Jan 2026
- visibility 520
- comment 0 komentar

Diskusi Publik dan Pelatihan AI bertajuk Membangun Kapasitas Digital yang Inklusif. (Foto: Hari)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen menegaskan komitmennya dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang adaptif dan inklusif di era digital. Langkah ini diwujudkan melalui Diskusi Publik dan Pelatihan AI bertajuk “Membangun Kapasitas Digital yang Inklusif” yang digelar di Pendopo Kabumian, Rabu 28 Januari 2026.
Kegiatan yang diikuti 150 peserta dari kalangan pelaku UMKM dan komunitas difabel ini dibuka oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani, yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kebumen Sri Kuntarti.
Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya semangat belajar sepanjang hayat tanpa terhalang usia maupun keterbatasan fisik.
“Masyarakat Kebumen diharapkan terus mengikuti perkembangan zaman agar mampu menjadi SDM yang unggul dan berdaya saing, baik di tingkat daerah maupun nasional,” pesan Bupati.
AI Sebagai Alat Bantu
Sesi utama menghadirkan Nicky Clara, Founder Alunjiva Indonesia, yang membedah peran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).
Nicky menegaskan bahwa AI hadir bukan untuk menggantikan peran manusia, melainkan sebagai mitra strategis untuk meningkatkan produktivitas, terutama bagi pelaku UMKM dan penyandang disabilitas.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Disperindagkop UKM Kebumen, Haryono Wahyudi, menyatakan bahwa pemerintah daerah terus mendorong digitalisasi secara nyata.
Salah satu fasilitas unggulan yang kini tersedia adalah Studio Live Selling di Pasar Tumenggungan. Fasilitas ini dapat digunakan secara gratis oleh masyarakat sebagai sarana promosi digital untuk memperluas jangkauan pasar produk lokal.
Dukungan Legislatif untuk Inklusivitas
Dari sisi legislatif, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, menyatakan dukungannya terhadap pengembangan teknologi yang inklusif.
Ia menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor agar literasi digital memberikan dampak nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Kami siap mendukung teman-teman disabilitas dan UMKM melalui program literasi digital yang berkelanjutan agar mereka tumbuh menjadi SDM yang unggul,” ujar dr. Reza dalam sesi dialog.
Melalui sinergi antara pelatihan teknologi dan penyediaan fasilitas fisik, masyarakat Kebumen diharapkan semakin siap menghadapi transformasi digital secara bertanggung jawab dan mandiri. Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar