

AYAH (KebumenUpdate.com) – Seorang warga bernama Solihin (59) warga Dukuh Lebeng RT 04 RW 02 Kecamatan Sumpiuh, Banyumas meninggal dunia setelah terjatuh dari pohon petai.
Pria yang berprofesi sebagai pedagang itu terjatuh saat memetik petai di pohon yang berada di pekarangan milik Masid warga Dukuh Kaligalang, Desa Tlogosari RT 02 RW 05, Kecamatan Ayah, Kebumen, Kamis, 09 Januari 2020 pukul 11.30 wib.
Akibat kejadian itu korban mengalami cidera parah. Kepala bagian belakang memar, leher bagian belakang cidera cervikal, siku tangan kanan lecet, mulut dan hidung mengeluarkan darah.
Berdasarkan keterangan saksi, kejadian itu bermula saat koban sedang memetik buah petai. Tiba-tiba ranting pohon tempat kakinya berpijak patah. Koban pun terjatuh dari ketinggian pohon kurang lebih 15 meter dengan posisi kepala di bawah.
Korban sempat ditolong oleh saksi Ikin Arifin (46) warga Desa Tlogosari, Kecamatan Ayah. Korban diberi minum tetapi tidak mau. Tidak lama kemudian korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Berdasarkan laporan Kepala Desa Tlogosari Sardi, pihak keluarga korban tidak mau dilakukan Identifikasi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah tersebut.

Sebelumnya, Sumarto (40), warga Desa Babadsari, Kecamatan Kutowinangun, Kebumen mengalami luka parah setelah terjatuh dari pohon kelapa dengan ketinggian sekitar 10 meter. Korban mengalami luka parah di bagian kepala dilarikan ke Rumah Sakit PKU Kutowinangun.
Kejadian itu bermula saat korban diminta memetik kelapa oleh tetangganya, Nur Habib (17) 14.30 wib. Pohon kelapa tersebut berdekatan dengan kabel listrik. Saat sudah di atas, korban bermaksud memotong pelepah pohon kelapa.
Baca Juga: Sehari Dua Mayat Perempuan Ditemukan di Kebumen, Kondisinya Mengenaskan
Saat dipotong pelepah tersebut jatuh menyangkut ke kawat listrik tegangan tinggi dan menyebabkan korban tersengat sehingga jatuh ke jalan aspal.
“Tubuh korban terpental dari pohon kelapa dan jatuh dari ketinggian sekitar 10 meter,” ujar Kapolsek Kutowinangun, Iptu Sugiyanto. (ndo)
News & Inspiring