Prof Haedar Nashir: Gerakan Amal Muhammadiyah Ikhtiar Majukan Indonesia dan Mencerahkan Semesta
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 23 Okt 2022
- visibility 1.929
- comment 0 komentar

Prof Haedar Nashir bersama Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto. (Foto: Bahrudin)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof Dr KH Haedar Nashir MSi menyampaikan bahwa gerakan amal nyata yang dilakukan oleh Muhammadiyah dari pusat sampai ranting merupakan ikhtiar untuk memajukan Indonesia dan mencerahkan semesta.
“Amalan yang dilakukan oleh Muhammadiyah itu diperuntukkan bagi semua tanpa terkecuali,” ujar Haedar Nashir dalam Tabligh Akbar menyambut Muktamar ke-48 Muhammadiyah- Aisyiyah di Pendopo Kabumian, Minggu 23 Oktober 2022.
Pengajian yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kebumen itu dihadiri lebih dari 5.000 warga yang memadati halaman Pendopo Kabumian. Acara dihadiri oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jateng Dr KH Tafsir MAg, Ketua PDM Kebumen KH Abduh Hisyam SAg. Hadir secara pribadi Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH.
Baca Juga: 27.000 Warga Meriahkan Jalan Sehat Gebyar Muktamar ke-48 Muhammadiyah
Lebih lanjut, Prof Haedar Nashir menambahkan bahwa gerakan Muhammadiyah saat ini sudah tersebar ke seluruh Indonesia. Muhammadiyah telah mendirikan banyak perguruan tinggi muhammadiyah (PTM), pelayanan kesehatan, juga sekolah tingkat dasar, sampai dengan taman kanak-kanak yang didirikan oleh ‘Aisyiyah di kawasan Indonesia timur yang notabene mayoritas non muslim.
“Kami juga meresmikan sumber mata air di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Betapa air itu susah di kawasan itu, dan tanahnya berbatu-batu,” ucapnya seperti dikutip dari Muhammadiyah.or.id
Menggerakkan hari Tokoh Non Muslim

Tabligh akbar menyambut Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah. (Foto: Adzen)
Gerakan amal ini bukan hanya mengerakkan hati warga Muhammadiyah atau umat Islam saja. Tetapi mampu menggerakkan hati tokoh non muslim di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dengan rela dan senang hati menghibahkan lahannya untuk lokasi pendirian sekolah Muhammadiyah.
“Ini merupakan gerakan amal nyata untuk memajukan Indonesia dan mencerahkan semesta, tanpa sekat agama, suku dan warna kulit,” tandasnya.







Saat ini belum ada komentar