Prof Haedar Nashir: Gerakan Amal Muhammadiyah Ikhtiar Majukan Indonesia dan Mencerahkan Semesta
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 23 Okt 2022
- visibility 1.930
- comment 0 komentar

Prof Haedar Nashir bersama Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto. (Foto: Bahrudin)
Dalam konteks global atau semesta, Muhammadiyah menandainya dengan pendirian Sekolah Dasar di Australia dengan nama Muhammadiyah Australia College (MAC), serta mendirikan Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM), termasuk keberadaan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) di 28 negara.
Tentang pelayanan pendidikan tinggi, jika dikalkulasikan, jumlah lembaga pendidikan tinggi milik Muhammadiyah lebih banyak daripada negeri.
“Apa yang dilakukan oleh Muhammadiyah ini merupakan perwujudan spirit dari memajukan Indonesia dan mencerahkan semesta,” ujar Haedar.
Baca Juga: Prof Haedar Nashir Bakal Hadiri Tabligh Akbar di Kebumen
Terkait dengan alasan semangat membangun Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), Haedar menjelaskan bahwa Muhammadiyah ini sebagai harakah al Islamiyyah. Oleh karena itu, sebagai tanda sebuah gerakan Islam, maka harus ada gerakan yang dilakukan secara dinamis untuk merespon perkembangan zaman. Dalam memajukan peradaban, Muhammadiyah berlandaskan pada Agama Islam.
Umat Islam lebih-lebih warga Muhammadiyah jangan terpisah dengan dunia. Dia mendorong agar umat Islam harus mengisi dunia ini dengan kebaikan-kebaikan. Umat Islam harus mampu mengelola alam dengan baik, tidak eksploitatif, dan tidak menimbulkan kerusakan-kerusakan yang lain.
“Islam bukan hanya dalam Al Qur’an, tetapi juga di dalam Sunnah hidup dan perjuangan Nabi. Selama 23 tahun Nabi menjadikan Yastrib menjadi Madina Al Munawaroh (kota yang tercerahkan),” ucapnya.
Maka jika ingin melestarikan Sunnah dan perjuangan Nabi Muhammad SAW, harus mampu mengaktualisasikan jejak nabi tersebut untuk memajukan peradaban. Menurutnya, hal itu merupakan pesan substantif dari ajaran agama Islam untuk mencerahkan peradaban.
Bupati Kebumen Apresiasi Peran Muhammadiyah

Tabligh akbar menyambut Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah. (Foto: Adzen)
Ketua PDM Kebumen, Abduh Hisyam mengatakan, selain menyampaikan tausyiah kedatangan Ketua Umum PP Muhammadiyah juga melakukan peletakan batu pertama gedung Muhammadiyah Center PDM Kebumen, peletakan batu pertama pembangunan gedung di Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) dan meninjau pembangunan RS PKU Muhammadiyah.
“Acara ini untuk menambah dan memompa semangat kami warga Muhammadiyah di Kebumen,” ujar Abduh Hisyam.







Saat ini belum ada komentar