Dibedah “Sedulur Kebumen”, Rumah Janda yang Terbakar Kini Berdiri Kokoh
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 3 Okt 2020
- visibility 1.366
- comment 0 komentar

Dandim 0709 Letkol Kav MS Prawira Negara Matondang menggunting pita saat serah terima bedah rumah. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
PREMBUN (KebumenUpdate.com) – Manisih (54) tak kuasa menahan air matanya saat melihat rumahnya yang kini sudah telah berdiri kokoh. Warga Dusun Sumberhadi, Desa Bagung, Kecamatan Prembun, Kebumen itu tak menyangka rumahnya yang ludes terbakar api dalam waktu dua bulan sudah bisa dibangun kembali.
Ya, rumah Manisih ludes dalam kebakaran, Sabtu, 1 Agustus 2020. Tidak ada harta tersisa akibat kebakaran yang diduga akibat api dari tungku untuk daging kurban. Hanya pakaian yang melekat serta keperluan pribadinya yang terselamatkan.
Selesai Dibangun, Rumah Diserahkan

Kapolres AKBP Rudy Cahya Kurniawan menyerahkan kunci rumah kepada Manisih. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Dalam waktu dua bulan, rumah milik janda yang hidup seorang diri itu berhasil dibangun. Semua itu berkat program bedah rumah dari komunitas Sedulur Kebumen. Bersama TNI, Polri dan Pemkab Kebumen, dalam dua bulan rumah tersebut yang tinggal puing-puing itu sudah berdiri kokoh. Bahkan rumah itu kini berlantai keramik.
Serah terima bedah rumah dilaksanakan, Jumat 2 Oktober 2020. Hadir Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, Dandim 0709 Kebumen Letkol Kav MS Prawira Negara Matondang. Hadir sesepuh Sedulur Kebumen Sugeng Budiawan dan sejumlah anggota. Tampak pula Kapolsek Prembun AKP Tejo Suwono dan jajaran Muspika Prembun. Hadir pula Pemimpin Cabang BRI Gombong AM Hadi Winata.
Manisih Tinggal Sementara di Rumdin Kapolsek

Manisih menyampaikan terima kasih. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Dalam sambutannya, Manisih menyampaikan terima kasih tak terhingga kepada semua pihak yang telah membantu rehap rumahnya hingga selesa dibangun. Secara khusus dia menyampaikan terima kasih kepada Kapolsek Prembun AKP Tejo Suwono yang telah merelakan rumah dinasnya untuk tempat tinggal sementara selama rumahnya dibangun.
“Saya sangat berterima kasih karena, selain diberikan tempat tinggal yang nyaman, kebutuhan saya sehari-hari juga dijamin,” ujar Manisih dengan mata berkaca-kaca.
Mbah Ratinem Tak Lagi Tinggal di Gubuk Reot

Rumah Mbah Ratinem sebelum dan sesudah rehab. (Foto: Padmo-Kebumenupdate.com
Usai serah terima rehab rumah Manisih di Kecamatan Prembun, Sedulur Kebumen juga melakukan serah terima bedah rumah milik Mbah Ratinem (80) di Dusun Kembaran, Desa Entak, Kecamatan Ambal.
Sebelumnya, perempuan yang berusia lanjut itu sudah 10 tahun tinggal sebatang kara di sebuah gubuk reyot tanpa keluarga yang menemani. Yang menyedihkan, nenek renta tersebut dalam kondisi lumpuh, tidak bisa berjalan dan hanya bisa ngesot. Untuk makan sehari-hari Ratinem bergantung pada belas kasih para tetangga.
Sedulur Kebumen Bantu Pemerintah

Sesepuh Sedulur Kebumen Sugeng Budiawan menyampaikan sambutan. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Sesepuh Sedulur Kebumen Sugeng Budiawan mengatakan, bedah rumah tersebut merupakan yang ke-25 dan ke-26 kali. Bedah rumah tersebut sekaligus Program Polri Peduli dan Karya Bakti TNI untuk Negeri yang akan merayakan HUT ke-75 tahun.
“Kami berharap bedah rumah ini dapat membantu meringankan beban penderitaan masyarakat. Sekaligus membantu program pemerintah agar di Kebumen tidak ada lagi rumah yang tidak layak huni,” ujar Sugeng Budiawan. (smn)







Saat ini belum ada komentar