Breaking News
light_mode
Beranda » News » Ini Fakta di Balik Viral Mikrobus Kontingen POPDA Kebumen ke Semarang

Ini Fakta di Balik Viral Mikrobus Kontingen POPDA Kebumen ke Semarang

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 211
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Pemerintah Kabupaten Kebumen menggelar rapat evaluasi terkait pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (POPDA) Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 menyusul adanya sorotan publik di media sosial mengenai armada transportasi kontingen.

Rapat evaluasi dihadiri Bupati Kebumen dan berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kebumen, Kamis, 3 September 2026.

Turut hadir Sekretaris Daerah, Asisten 1 Sekda, Kepala Disdikpora, Bapperida dan BPKPD, Ketua KONI, K3S, MKKS, perwakilan cabang olahraga, serta para pegiat olahraga daerah.

Evaluasi ini digelar menanggapi viralnya pemberitaan di media sosial mengenai penggunaan mikrobus engkel untuk pemberangkatan atlet pelajar menuju Semarang.

Publik sempat memberikan tanggapan negatif mengingat para atlet muda tersebut membawa nama harum Kabupaten Kebumen dalam perjalananan jarak jauh antarkota.

Paparan Teknis dan Pemicu Lonjakan Kebutuhan

Dalam pemaparannya, Kabid Kepemudaan dan Olahraga Tri Mujiyanto menjelaskan bahwa kontingen Kebumen tahun ini berkekuatan total 321 orang, yang terdiri atas 248 atlet dari alokasi dinas, 16 atlet mandiri, serta 57 pelatih dan official.

Kontingen ini didampingi oleh 7 orang unsur dinas dan 5 orang panitia pelaksana (Panpel), serta ditempatkan di penginapan BPBMP Semarang untuk bertanding pada 18 cabang olahraga yang tersebar di 14 venue di 3 kabupaten/kota (Kendal, Pati, dan Kota Semarang).

Peningkatan kebutuhan anggaran dan logistik pada tahun ini didorong oleh sejumlah perubahan signifikan dibanding pelaksanaan tahun 2025:

Lonjakan Kuota dan Cabor: Jumlah cabang olahraga bertambah dari 16 menjadi 18 cabor. Kebijakan baru dari provinsi juga memperbolehkan juara 1 dan 2 cabor beregu lolos ke tingkat provinsi (sebelumnya hanya juara 1), yang mendongkrak kuota atlet secara drastis dari 209 orang pada tahun 2025 menjadi 522 potensi kuota pada 2026 (dengan realisasi keberangkatan 312 atlet).

Perubahan Format Pertandingan: POPDA tahun ini dilaksanakan dalam satu tahap penuh selama 6 hari berjenjang (1–6 September 2026), berbeda dengan tahun sebelumnya yang dibagi menjadi dua tahap (SD/SMP dan SMA terpisah).

Keterlambatan Juknis: Petunjuk teknis (Juknis) baru diterbitkan pada April 2026, sehingga ruang pergeseran dan penyesuaian anggaran sangat terbatas.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada pembengkakan kebutuhan pokok hingga hampir tiga kali lipat dari alokasi awal di DPA yang senilai Rp391.051.600 untuk tingkat provinsi.

Berdasarkan perhitungan riil, kebutuhan anggaran melonjak hingga mencapai Rp620.192.000, sehingga terdapat selisih (defisit) sekitar Rp229.140.400 pada beberapa komponen utama seperti angkutan, konsumsi, dan seragam.

Terkait pemilihan armada mikrobus engkel yang sempat viral, pihak dinas menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil melalui perhitungan efisiensi anggaran serta pertimbangan fleksibilitas mobilitas mengingat venue pertandingan yang tersebar di 14 titik berbeda.

Penggunaan mikrobus dinilai lebih lincah untuk mobilisasi harian di Semarang, serta meninjau aspek historis mobilitas kontingen pada tahun-tahun sebelumnya. Kendati demikian, pihak dinas menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan yang terjadi dalam perencanaan mitigasi risiko di lapangan.

Pandangan dan Kritikan Pegiat Olahraga

Sujud Sugiarto, selaku pegiat olahraga sekaligus Ketua Perbati, menyampaikan kritik dan masukan konstruktif kepada Pemkab Kebumen dan Disdikpora. Dirinya menekankan bahwa para atlet berjuang membawa nama baik daerah sehingga aspek kenyamanan dan kesejahteraan seharusnya mendapat perhatian utama dari para pengampu anggaran.

“Ini atlet untuk membawa nama baik Kebumen. Yang mengelola anggaran mestinya melihat perubahan atau dinamika di lapangan. Karena ini evaluasi, maka tahun depan jangan terjadi lagi,” ujar Sujud.

Komitmen dan Langkah Tegas Bupati Kebumen

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Bupati Kebumen menyampaikan rasa prihatin dan menegaskan bahwa persoalan ini tidak terlepas dari kendala komunikasi antara perangkat daerah dan pimpinan.

Bupati mengaku tidak menerima undangan resmi saat proses pelepasan kontingen, sehingga koordinasi terkait kelayakan fasilitas tidak dapat ditangani lebih awal.

“Jangankan Pak Sujud, saya seorang ibu juga sedih melihat kendaraan seperti itu. Mengapa tidak ada komunikasi? Saya merasa anak-anak itu seperti anak saya sendiri. Harus ada rasa nyaman, karena mereka membawa nama Kebumen,” tegas Bupati.

Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kecintaan kepada para atlet pelajar yang sedang berjuang, Bupati memastikan bahwa pemerintah daerah akan segera mengambil langkah konkret untuk mengganti armada transportasi kontingen agar atlet dapat beristirahat dan bertanding dengan lebih nyaman.

“Insyaallah ke depan akan diperbaiki. Karena bagaimanapun itu anak-anak kita yang akan mengharumkan nama Kebumen. Saya sebagai Bupati, nanti bus-busnya akan saya ganti,” pungkasnya seraya bersiap meninjau langsung ke Semarang.

Di tengah dinamika evaluasi tersebut, kontingen Kabupaten Kebumen hingga tanggal 3 September 2026 telah berhasil mengumpulkan total 12 medali dengan rincian 4 Emas, 2 Perak, dan 6 Perunggu, menempatkan posisi sementara kontingen di peringkat ke-11 se-Jawa Tengah.

Pemerintah Kabupaten Kebumen berharap capaian ini terus memotivasi para atlet untuk memberikan hasil terbaik di sisa rangkaian pertandingan POPDA Provinsi tahun ini. **Makin Tahu Indonesia 

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keripik Talas

    Produksi 8 Ton Sebulan, Keripik Talas Cipta Rasa Bu Sri Kini Dijual di 38 Gerai Alfamart di Kebumen

    • calendar_month Rab, 8 Jun 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.413
    • 0Komentar

    Keripik talas Cipta Rasa hasil karya Bu Sri ini cukup enak, gurih dan renyah. KUWARASAN (KebumenUpdate.com) –  Desa Lemahduwur, Kecamatan Kuwarasan, Kebumen merupakan sentra produksi lanting. Sebagian besar warga di desa ini merupakan perajin cemilan khas Kabupaten Kebumen tersebut. Salah satunya adalah Sri Edah Lestari (54) warga RT 01 RW 02 Dukuh Plempukan, Desa Lemahduwur […]

  • Ketua PMR Wira Smanda Terpilih Sebagai Koordinator FORPIS Kebumen

    Ketua PMR Wira Smanda Terpilih Sebagai Koordinator FORPIS Kebumen

    • calendar_month Sen, 8 Agu 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.912
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Rizkiana Nur Aini dari SMA N 2 Kebumen terpilih sebagai koordinator Forum Remaja Palang Merah Indonesia (FORPIS) periode 2022/2023. Pemilihan koordinator FORPIS dilakukan saat kegiatan Konferensi Palang Merah Remaja (PMR) se-Kabupaten Kebumen yang digelar oleh PMI Kebumen pada Minggu, 7 Agustus 2022. Sejumlah 18 peserta yang merupakan perwakilan dari 18 SMA sederajat […]

  • BPJS Kesehatan

    BPJS Kesehatan KC Kebumen Beri Penghargaan Tiga Kabupaten, Apresiasi Komitmen Pembiayaan Iuran JKN-KIS

    • calendar_month Rab, 28 Apr 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.332
    • 0Komentar

    PURWOREJO (KebumenUpdate.com) – BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kebumen memberikan piagam penghargaan kepada tiga kabupaten wilayah kerja BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kebumen yaitu Kabupaten Kebumen, Purworejo dan Wonosobo. Penghargaan terkait komitmen terhadap Perpres Nomor 75 Tahun 2019 dan Permendagri Nomor 70 Tahun 2020. Acara berlangsung di Ruang Arahiwang komplek Setda Purworejo, Rabu (28/4). Pemberian penghargaan ini […]

  • Mahasiswa UPB

    Mahasiswa UPB Raih Juara 1 Lomba Infografis Nasional APBISDI

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2026
    • account_circle Anindya Astadewi
    • visibility 242
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Mahasiswa Universitas Putra Bangsa (UPB) kembali mengharumkan nama kampus di tingkat nasional. Tim dari Program Studi S1 Bisnis Digital berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Infografis Nasional yang diselenggarakan Asosiasi Program Studi Bisnis Digital Indonesia (APBISDI) dan diikuti 42 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Pengumuman pemenang dilakukan secara daring pada […]

  • RMU Kutowinangun Belum Optimal, Bank Mandiri dan Bupati Bahas Optimalisasi Pengolahan Beras Kebumen

    RMU Kutowinangun Belum Optimal, Bank Mandiri dan Bupati Bahas Optimalisasi Pengolahan Beras Kebumen

    • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 920
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Unit Penggilingan Padi (Rice Milling Unit/RMU) modern di Kutowinangun, Kebumen, yang diresmikan pada tahun 2021 dengan harapan meningkatkan efisiensi dan nilai tambah bagi petani, ternyata belum beroperasi secara optimal. Mesin-mesin canggih yang seharusnya berputar tanpa henti untuk mengolah gabah menjadi beras berkualitas, justru seringkali berhenti karena minimnya pasokan bahan baku. Situasi ini […]

  • Stikes Gombong

    RS Karya Medika Bekasi Jemput Bola Rekrut Lulusan STIKES Muhammadiyah Gombong

    • calendar_month Rab, 23 Des 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.580
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Saat para lulusan perguruan tinggi kesulitan mencari lowongan pekerjaan di tengah pandemi Covid-19, para lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Gombong justru yang dicari oleh rumah sakit. Salah satunya adalah Rumah Sakit Karya Medika Bekasi yang menjaring para lulusan baru STIKES Muhammadiyah Gombong untuk menjadi pegawai terutama perawat di rumah sakit […]

expand_less