Breaking News
light_mode
Beranda » News » Ekonomi Bisnis » RMU Kutowinangun Belum Optimal, Bank Mandiri dan Bupati Bahas Optimalisasi Pengolahan Beras Kebumen

RMU Kutowinangun Belum Optimal, Bank Mandiri dan Bupati Bahas Optimalisasi Pengolahan Beras Kebumen

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
  • visibility 938
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Unit Penggilingan Padi (Rice Milling Unit/RMU) modern di Kutowinangun, Kebumen, yang diresmikan pada tahun 2021 dengan harapan meningkatkan efisiensi dan nilai tambah bagi petani, ternyata belum beroperasi secara optimal.

Mesin-mesin canggih yang seharusnya berputar tanpa henti untuk mengolah gabah menjadi beras berkualitas, justru seringkali berhenti karena minimnya pasokan bahan baku.

Situasi ini mengemuka dalam audiensi antara jajaran Bank Mandiri dan Bupati Lilis Nuryani, Kamis 26 Juni 2025, yang membahas program kewirausahaan petani dan ketahanan pangan di Kebumen.

Audiensi yang berlangsung di ruang kerja bupati ini dihadiri oleh Senior Vice President Government Project Bank Mandiri Hendrianto Setiawan dan Vice President Government Project Bank Mandiri Ari Wita Pinem.

Adapun dari pihak Pemerintah Kabupaten Kebumen, hadir Sekretaris Daerah, Kepala Bapperida, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah, serta Direktur BUMD Aneka Usaha.

Hendrianto Setiawan mengungkapkan bahwa kedatangan mereka adalah untuk beraudiensi terkait program kewirausahaan petani dari Bank Mandiri, khususnya mengenai efektivitas RMU di Kebumen yang merupakan bagian dari program CSR Bank Mandiri.

“Kami berharap mendapatkan dukungan dari Bupati dan Pemkab untuk mewujudkan kemandirian petani, termasuk meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Kebumen,” ujarnya.

Bank Mandiri juga mendorong agar program ini melibatkan tenaga ahli dan SDM lokal Kebumen.

Sementara itu Direktur PT Aneka Usaha, Wahyu Sugiantoro, secara lugas mengakui bahwa operasional RMU selama ini belum optimal.

“Seharusnya mesin berputar terus, tapi berhenti. Kalau terhenti kan ada pembersihan. Nah, kalau bisa optimal mesin muter terus, maka lebih baik,” jelas Wahyu.

Permasalahan utama yang dihadapi adalah kurangnya input atau jumlah gabah yang disalurkan ke RMU.

“Kalau kualitas semua bisa masuk. Maka kalau kita bisa rutin, kerja sama dengan petani untuk penyerapan diolah di situ, maka lebih baik” imbuhnya, mengisyaratkan potensi besar jika pasokan gabah dapat terjamin.

Pada tahun 2024, BUMD Aneka Usaha baru mampu memproduksi sekitar 170 ton beras dari RMU Kutowinangun. Beras hasil olahan tersebut kemudian dijual melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) di daerah maupun disalurkan ke food station di Jakarta.

Untuk mengoptimalkan RMU, Pemerintah Daerah sebelumnya telah menggandeng BUMD Aneka Usaha agar dapat mengelola gabah dari petani untuk digiling di RMU, namun koordinasi dan pasokan masih menjadi tantangan.

Optimalisasi RMU Kutowinangun tidak hanya untuk meningkatkan pendapatan petani dan BUMD, tetapi juga untuk memperkuat ketahanan pangan lokal.

Dukungan penuh dari pemerintah daerah, sinergi dengan berbagai pihak, serta peningkatan koordinasi dengan petani untuk menjamin pasokan gabah yang kontinu, diharapkan dapat menjadi kunci bagi berputarnya roda perekonomian dan pengolahan padi di Kebumen secara maksimal.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angka Kematian

    Angka Kematian Covid-19 di Kebumen Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Kam, 2 Sep 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.097
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kendati Kebumen sudah turun di level 3 dalam penerapan PPKM darurat, ada sejumlah hal yang perlu mendapatkan perhatian. Pasalnya, meski angka positif terus menurun, angka kematian Covid-19 masih cukup tinggi. Merujuk data Pantauan Covid-19 Kebumen, Selasa 31 Agustus 2021 ada enam kasus meninggal dunia dalam sehari. Sedangkan kasus aktif 259, penambahan kasus […]

  • Percepatan Eliminasi TBC, Mentari Sehat Indonesia Jalin Kerjasama dengan RSUD dr Soedirman Kebumen

    Percepatan Eliminasi TBC, Mentari Sehat Indonesia Jalin Kerjasama dengan RSUD dr Soedirman Kebumen

    • calendar_month Sel, 11 Feb 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.641
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Yayasan Mentari Sehat Indonesia (MSI) menunjukkan komitmennya untuk percepatan eliminasi TBC (tuberkulosis) melalui pendampingan pasien TBC RO (resisten obat). Seperti yang baru saja berlangsung di Kabupaten Kebumen, Selasa 11 Februari 2025, Mentari Sehat Indonesia melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan RSUD dr Soedirman (RSDS) Kebumen. Hadir Manajer MSI Jawa Tengah Doktor Supriyanto MPd, […]

  • “Sedulur Kebumen”  Wujudkan Mimpi Supriyati Miliki Rumah Layak Huni

    “Sedulur Kebumen”  Wujudkan Mimpi Supriyati Miliki Rumah Layak Huni

    • calendar_month Jum, 27 Des 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.269
    • 0Komentar

    ALIAN (KebumenUpdate.com) – Supriyati (49) tergopoh-gopoh saat rombongan tamu mendatangi rumahnya di Dukuh Krajan RT 01 RW 02 Desa Krakal, Kecamatan Alian, Kebumen, Jumat,  27 Desember 2019. Perempuan paruh baya itu tak menyangka akan ada banyak tamu yang sudi berkunjung ke gubuk miliknya. Ya, para tamu tersebut adalah rombongan dari komunitas “Sedulur Kebumen”  yang datang […]

  • Hutan Pinus di Kebumen Dilengkapi Kolam Renang, Begini Penampakannya

    Hutan Pinus di Kebumen Dilengkapi Kolam Renang, Begini Penampakannya

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 180.472
    • 0Komentar

    BERENANG di kolam renang hotel mungkin sudah terlalu mainstream.Tetapi berenang di kolam yang berada di kawasan hutan pinus, itu mungkin sesuatu yang sangat istimewa. Ya, jika kalian ingin berenang sembari menikmati asrinya pepohonan di kawasan hutan pinus, kalian bisa berkunjung ke objek wisata rintisan Bukit Comal yang berada di Dusun Kedondong, Desa Gunungsari, Kecamatan Karanggayam, […]

  • Mengulik Tjintjinggoeling, Melacak Roma Jatinegara Bersama Historical Study Trips

    Mengulik Tjintjinggoeling, Melacak Roma Jatinegara Bersama Historical Study Trips

    • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
    • account_circle Teguh Hindarto
    • visibility 595
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Historical Study Trips (HST) kembali mengadakan kegiatan study trip, Minggu, 21 Juni 2026. Kali ini berbeda dengan kegiatan sebelumnya karena berkolaborasi dengan event kultural yang dilaksanakan oleh masyarakat Roma Kebon, Jatinegara, Gombong dengan nama Pagelaran Eksotika Tjintjinggoeling (PET). Event kultural ini sudah diinisiasi sejak tahun 2024 dan di tahun 2026 ini mengambil […]

  • Bupati Lilis Resmikan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak serta Unit Layanan Disabilitas (ULD)

    Bupati Lilis Resmikan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak serta Unit Layanan Disabilitas (ULD)

    • calendar_month Sen, 21 Apr 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.502
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen menunjukkan komitmen nyata dalam melindungi kelompok rentan dengan meresmikan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) serta Unit Layanan Disabilitas (ULD). Acara peluncuran yang berlangsung di bekas Klinik Paru, Kelurahan Panjer, Senin 21 April 2025 ini terasa istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Kartini. Bupati Lilis Nuryani […]

expand_less