Breaking News
light_mode
Beranda » Hobby & Community » Community » Warga Kebumen Ngumpul dadi Siji! Ribuan Perantau Padati Festival Walet Emas 2026 di TMII

Warga Kebumen Ngumpul dadi Siji! Ribuan Perantau Padati Festival Walet Emas 2026 di TMII

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
  • visibility 2.935
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

JAKARTA (KebumenUpdate.com) – Ribuan warga perantau asal Kebumen yang tergabung dalam berbagai komunitas memadati Pelataran Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Minggu 26 April 2026.

Kehadiran mereka dalam rangka memeriahkan Festival Walet Emas 2026, sebuah agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Induk Warga Asal Kabupaten Kebumen (IWAKK) Walet Emas.

Acara ini menjadi ajang silaturahmi, pentas budaya, sekaligus memperingati Hari Kartini.

Pelaku seni bersama Bupati Kebumen Lilis Nuryani dalam acara Festival Walet Emas 2026. (Foto: Hari)

Tampak hadir Wakil Menteri Pertahanan RI Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto, Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Wali Kota Jakarta Timur Munjirin, anggota DPR RI Darori Wonodipuro, anggota DPRD DKI Jakarta Dadiyono, serta anggota DPD RI Alfiansyah Bustami (Komeng).

Suasana Khas Kampung Halaman

Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, mengaku sangat terkesan dengan atmosfer acara tersebut.

“Alhamdulillah, pada siang hari ini saya berdiri di depan Bapak/Ibu semua, rasanya saya tidak sedang di Jakarta. Suasananya persis seperti di kampung halaman sendiri. Bau kulinernya, suara logat bahasanya, sampai senyumnya benar-benar khas Kebumen. Tepuk tangan untuk Kebumen!” seru Bupati Lilis.

Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia dan pengurus IWAKK Walet Emas yang berhasil menyelenggarakan acara di lokasi ikonik tersebut.

Sinergi Budaya dan Kejutan di Panggung Seni

Ketua Panitia, Karin Astuti, menjelaskan bahwa festival tahun ini mengusung tema Perempuan Berdaya untuk Indonesia Maju, yang bertepatan dengan momentum Hari Kartini dan Halalbihalal.

Rangkaian acara berlangsung meriah dengan kirab budaya dan penampilan seni tradisional Kuda Lumping (Ebleg) dari 10 sanggar berbeda.

Peraih doorprize sepeda motor berfoto bersama Bupati Lilis Nuryani dengan didampingi oleh Wamenhan. (Foto: Hari)

Kegembiraan warga semakin memuncak saat Bupati Lilis menyempatkan diri meninjau langsung panggung seni Ebleg.

Di sela-sela penampilan, Bupati Lilis berinteraksi dengan penonton dan memberikan kuis spontan berhadiah uang tunai total Rp600.000 untuk tiga orang pemenang.

Etalase Ekonomi Kreatif dan Testimoni Warga

Selain hiburan, festival ini menjadi etalase ekonomi kreatif melalui stan kuliner khas Kebumen. Antusiasme pengunjung terlihat dari pengakuan salah satu warga perantau asal Buluspesantren, Hajar Tatang Rohman, yang rela bersepeda selama 2,5 jam dari Tangerang demi mengobati rindu kampung halaman.

“Festival ini bagus sekali, harus terus dilestarikan,” ujarnya.

Sektor UMKM pun meraup berkah. Melina, pelaku usaha Sate Ambal asal Ambalresmi yang kini tinggal di Cibitung, mengaku dagangannya laku keras.

“Luar biasa ramai, alhamdulillah sudah terjual 700 tusuk sate,” kata Melina penuh syukur.

Pesan Persatuan dan “Eling Asale”

Ketua Umum IWAKK Walet Emas, Mayjen TNI (Purn) Ibnu Darmawan, menegaskan bahwa IWAKK adalah wadah resmi yang menaungi sekitar 70 komunitas perantau dengan filosofi “Walet Emas” (Wani lan Ulet, Eling maring Asale).

Senada dengan itu, Bupati Lilis menganalogikan warga Kebumen seperti burung walet.

“Sejauh mana pun terbang, ia akan selalu ingat jalan pulang ke sarangnya. Bekerjalah dengan hebat di perantauan, tapi jangan pernah lupa membangun kampung halaman,” pesannya.

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, turut memuji karakter warga Kebumen yang dikenal andap asor (rendah hati) dan selalu menjaga ketertiban.

Sementara itu, Wamenhan RI Donny Ermawan mengajak warga untuk mensyukuri kondisi Indonesia yang aman dan terus memperkuat persatuan di tengah keberagaman agar kekayaan alam bangsa tidak menjadi celah adu domba.

Di sela acara juga dilangsungkan penyerahan santunan kepada anak yatim serta pembagian door prize menarik, termasuk hadiah utama berupa sepeda motor dan motor listrik, yang salah satunya merupakan sumbangan dari Bupati Lilis Nuryani. Makin Tahu Indonesia 

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kantor Kemenag Kebumen

    Humas Kemenag Kebumen Diajak Kreatif dan Inovatif Sajikan Informasi di Media Sosial

    • calendar_month Sab, 29 Jul 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.856
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pengelola kehumasan di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kebumen diajak lebih kreatif dan inovatif dalam menyajikan berita atau informasi. Hal itu agar diseminasi informasi seputar kebijakan Kementerian Agama bergerak cepat, tepat dan akurat di masyarakat. Kepala Kantor Kemenag Kebumen Sukarno menyebutkan bahwa beberapa satuan kerja di lingkungan Kemenag telah memanfaatkan media sosial […]

  • Muda-mudi Karang Taruna Pantai Indah saat menyalurkan beras kepada warga kurang mampu. (Foto: Istimewa)

    Gaya Ngabuburit Ala Muda-mudi Jogosimo Ini Patut Dicontoh

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.795
    • 0Komentar

    KLIRONG (KebumenUpdate.com) – Bulan Ramadan tahun ini bisa dikatakan paling berbeda bila dibandingkan dengan Ramadan sebelumnya. Pasalnya, bulan suci kali ini bersamaan dengan adanya pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia. Berbagai macam tradisi yang hanya bisa ditemui saat bulan Ramadan pun kini tampak sepi terdampak pandemi. Terlebih dengan seruan social-physical distancing yang menggema di mana-mana. […]

  • Kita Butuh Maestro

    Kebumen Butuh Maestro

    • calendar_month Sen, 22 Mei 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.920
    • 0Komentar

    Oleh: Sigit Tri Prabowo* DALAM Kamus Besar Bahasa Indonesia, maestro berarti orang yang ahli dalam bidang seni, terutama bidang musik, seperti komponis, konduktor; empu. Makna empu di sini adalah seseorang yang sangat dihormati karena keahliannya di suatu bidang. Dalam perkembangan saat ini, maestro merujuk kepada tokoh-tokoh yang diakui keahlian/keempuannya yang ditunjukkan dengan berbagai karya kualitas […]

  • Cagar Budaya Kuwu Batur, Cikal Bakal Berdirinya Desa Penimbun di Kecamatan Karanggayam

    Cagar Budaya Kuwu Batur, Cikal Bakal Berdirinya Desa Penimbun di Kecamatan Karanggayam

    • calendar_month Kam, 11 Jan 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 3.054
    • 0Komentar

    KARANGGAYAM (KebumenUpdate.com) – Mendengar nama Desa Penimbun, mungkin bagi sebagian orang yang belum tahu akan bertanya-tanya mengenai nama desa ini. Desa Penimbun masuk wilayah Kecamatan Karanggayam, berjarak sekitar 21 kilometer dari Kota Kebumen. Dengan jumlah penduduk 2.549 jiwa atau 749 Kepala Keluarga (KK), kehidupan warga Desa Penimbun sudah terlihat maju. Jalan-jalan yang menghubungkan antar lingkungan […]

  • Pameran Wetan Prau Sukses Menggali Potensi Sejarah Kampung Jawa Kebumen

    Pameran Wetan Prau Sukses Menggali Potensi Sejarah Kampung Jawa Kebumen

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 545
    • 0Komentar

    AMBAL (KebumenUpdate.com) – Puncak acara sekaligus penutupan Pameran Wetan Prau (PWP) 2025 bertajuk “Manggon Ambal” sukses diselenggarakan di Desa Ambalresmi, Kecamatan Ambal, pada Sabtu malam, 13 Desember 2025. Mengangkat tema “Sejarah di Tepi Samudra”, kegiatan ini menjadi ajang apresiasi bagi pelaku seni, budaya, dan inovator daerah, sekaligus memperkuat visi Kebumen sebagai daerah yang berdaya. Hadir […]

  • Sekolah Negeri

    Banyak Sekolah Negeri Kalah dengan Swasta, Guru Diminta Lebih Kreatif

    • calendar_month Rab, 11 Mei 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.576
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH meminta kepada guru dan kepala sekolah negeri agar lebih kreatif dalam mengembangkan sistem pembelajaran di sekolah. Sebab, saat ini banyak sekolah negeri yang secara kualitas dan kuantitas kalah dengan sekolah swasta. “Ini yang harus dipikirkan oleh para guru dan kepala sekolah. Bagaimana meningkatkan kualitas pendidik agar […]

expand_less