18 Pengunjung Internasional Nikmati Seni dan Budaya Lokal di Kebumen Fest 2026
- account_circle Anindya Astadewi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 49
- comment 0 komentar

Para pengunjung internasional saat hendak mencoba jamu gendong di Kebumen Culture Fest. (Foto: Pemkab Kebumen)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Event Kebumen Fest 2026 yang berlangsung 21-23 Agustus 2026 tidak hanya menyedot antusiasme warga lokal Kebumen dan sekitarnya. Pengunjung internasional juga tertarik menyaksikan termasuk gelaran Kebumen Culture Festival di Pendopo Kabumian, 22-23 Agustus 2026, yang menjadi bagian dari Kebumen Fest 2026.
Kehadiran 18 pengunjung dari berbagai negara memberikan ruang pertukaran budaya dalam penyelenggaraan Kebumen Fest 2026. Mereka berasal dari Afghanistan, Colombia, Kenya, Malawi, Nigeria, Pakistan, Rwanda, Yaman, hingga Austria. Kehadiran mereka menjadi warna tersendiri sekaligus menunjukkan bahwa seni dan budaya lokal Kebumen memiliki daya tarik yang mampu menjangkau lintas negara dan budaya.
Adapun festival menghadirkan beragam agenda, mulai dari pameran seni budaya seperti keris, wayang kulit dan golek, batik tulis, praktik berkarya membuat anyaman pandan, gerabah dari tanah liat, hingga permainan tradisional seperti gasing bambu, congklak atau dakon hingga egrang bathok.
Event tersebut memungkinkan pengunjung mengenal kesenian lokal melalui pengalaman langsung bersama seniman dan masyarakat. Termasuk mencicipi jamu gendong, jamu tradisional khas Nusantara.
Romaisa Liaqat, pengunjung asal Pakistan menyampaikan bahwa hal yang paling ia nikmati selama mengunjungi Kebumen Fest 2026 ialah kesempatan untuk berinteraksi dengan berbagai orang dan merasakan secara langsung tradisi lokal. Suasana yang ramah serta berbagai kegiatan budaya membuat acara ini terasa sangat istimewa dan menyenangkan baginya.
“Saya sangat terkesan dengan keramahan masyarakat serta kesempatan untuk mengenal Kebumen lebih jauh melalui cara yang interaktif seperti ini,” ujarnya.
Adapun pengalaman yang paling berkesan baginya di selama di Kebumen adalah menyaksikan pertunjukan di Alun-Alun pada malam hari.
“Suasana yang semarak, pertunjukan yang indah, serta antusiasme penonton membuat pengalaman tersebut sangat istimewa dan tak terlupakan bagi saya,” ujar Romaisa yang saat ini kuliah di UGM Yogyakarta tersebut.
Trevor Masanga, mahasiswa asal Malawi mengaku sangat menikmati pengalaman mengenal budaya lokal, musik, dan pertunjukan tradisional. Kebumen Fest 2026 menjadi kesempatan yang sangat baik untuk mempelajari lebih jauh budaya dan tradisi Kebumen sekaligus menikmati suasana yang semarak dan penuh keramahan.
- Penulis: Anindya Astadewi
- Editor: Hanny Garnet














Saat ini belum ada komentar