Festival Literasi: Perpusnas Apresiasi Kebumen sebagai Peringkat 2 Nasional dan Terbaik di Jateng
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 48
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Dunia terus berkembang cepat dan informasi datang dari berbagai penjuru, menjadikan kemampuan membaca, memahami informasi, berpikir kritis, serta menghasilkan karya sebagai hal yang semakin penting.
Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani dalam puncak acara Festival Literasi Kabupaten Kebumen 2026 di halaman Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kebumen, Minggu 23 Agustus 2026.
Ajang yang merupakan bagian dari rangkaian Kebumen Fest ini turut dihadiri oleh Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi (Deputi I) Perpusnas RI Suharyanto, S.Sos., M.Hum., pustakawan Disarpus Provinsi Jawa Tengah Siti Sundari, serta unsur Forkopimda dan masyarakat setempat.
Adapun kegiatan ini mengusung misi membangun fondasi peradaban berbasis inklusi sosial melalui integrasi nilai sejarah dan kearifan lokal.
Dalam sambutannya, Bupati Lilis mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian daerah yang menempatkan Kabupaten Kebumen di peringkat pertama Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Jawa Tengah dan peringkat kedua nasional pada 2025.
Ia juga menekankan pentingnya mengintegrasikan literasi dengan ditetapkannya Kebumen sebagai UNESCO Global Geopark.
“Kita harus memastikan masyarakat memahami apa yang kita miliki, mengenal kekayaan geologi, biologi, dan budaya kita. Setelah kita kenal dan jaga, kita kembangkan dengan cara yang bertanggung jawab. Saya minta pengembangan literasi Geopark dilakukan secara masif dan berkelanjutan,” ujar Bupati Lilis di hadapan para peserta.
Menanggapi hal tersebut, Deputi I Perpusnas RI Suharyanto menyampaikan apresiasi atas konsistensi dan prestasi luar biasa yang diraih Kabupaten Kebumen dalam bidang literasi. Pejabat yang mengaku “pulang kampung” karena berdarah Gombong ini menegaskan komitmen lembaganya untuk terus mendukung pengembangan literasi di daerah.
“Apakah ada dana lagi seperti ini di tahun 2027? Untuk tahun 2027, kita menyiapkan alokasi Rp510 juta untuk penguatan daya baca dan kecakapan literasi, Bupati dan Bapak-Ibu semua,” ungkap Suharyanto dalam sambutannya.
Suharyanto juga mengingatkan generasi muda agar bijak mengendalikan teknologi digital serta memanfaatkan fasilitas koleksi digital Perpustakaan Nasional yang mencakup jutaan eksemplar di gedung 24 lantai milik Perpusnas yang dapat diakses dari mana saja.
Rangkaian acara ditutup dengan pengumuman pemenang lomba literasi—termasuk kategori perpustakaan desa dan lomba bertutur SD/MI—serta penyerahan buku khusus berjudul Kebumen: Pesona Mutiara Tanah Jawa dan Keberagaman Budaya Kebumen kepada Suharyanto. **Makin Tahu Indonesia














Saat ini belum ada komentar