Menteri Koperasi Buka Kebumen Travel Mart, 16 Tour Operator Mancanegara Diminta Jual Kebumen
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 117
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Ajang promosi pariwisata dan kebudayaan berskala internasional bertajuk Kebumen Travel Mart (KTM) dan Gombong Culture Festival (GCF) 2026 resmi digelar di Benteng Van der Wijck Gombong.
Berlangsung selama tiga hari pada 27–29 Agustus 2026, event ini mengusung misi “Connecting Business, Celebrating Culture, Promoting Tourism” demi mewujudkan masa depan pariwisata yang lebih baik.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Konsorsium Travel Agent dan didukung penuh oleh Induk Warga Asal Kabupaten Kebumen (IWAKK) Walet Emas serta Pemerintah Kabupaten Kebumen.
Adapun acara ini berhasil menarik kehadiran 16 operator tur (tour operator) dari luar negeri, termasuk dari Malaysia (mencakup wilayah Langkawi) dan Brunei Darussalam, guna memperluas jejaring pariwisata internasional Kabupaten Kebumen.
Sinergi Kuat Perantau dan Potensi Daerah
Dalam sambutannya, Ketua Panitia KTM yang juga mantan Duta Besar RI untuk Federasi Rusia, Mohamad Wahid Supriyadi, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini dirancang secara komprehensif.
Rangkaian acara meliputi paket wisata menarik, pameran produk lokal unggulan UMKM (UMKM Bazaar & Business Talk), kirab budaya, Eblek Langen Sekar, magic show spektakuler, wayang kulit semalam suntuk, pentas musik meriah, aneka tarian tradisional, hingga barongsai spektakuler.
“Kami ingin berpartisipasi dalam memajukan Kebumen. Potensi UMKM bisa jadi penggerak ekonomi. Mengapa kami mulai dari pariwisata? Karena ada MoU Pemkab dengan IWAKK, dan tren pariwisata sedang naik. Tolong jual Kebumen, misalnya melalui paket perjalanan terintegrasi Jogja-Kebumen,” ujar Wahid.
Wahid juga menitipkan harapan kepada Bupati Kebumen agar agenda besar ini dapat dimasukkan ke dalam kalender resmi Pemkab Kebumen tahun depan, sekaligus mewujudkan cita-cita komunitas perantau Jabodetabek untuk menggelar event terintegrasi saat momentum pulang kampung.
Sementara itu, Bupati Kebumen Lilis Nuryani dalam sambutan selamat datangnya menyampaikan apresiasi kepada IWAKK Walet Emas dan seluruh panitia.
Menurutnya, acara ini membuktikan bahwa sejauh apa pun para perantau melangkah, kecintaan terhadap tanah kelahiran tetap terjaga dan diwujudkan melalui langkah nyata.
“Kebumen Travel Mart mempertemukan potensi wisata daerah dengan pelaku industri perjalanan dari berbagai daerah untuk memperluas akses pasar. Sedangkan Gombong Culture Festival menguatkan pesan bahwa pengembangan pariwisata harus berjalan selaras dengan pelestarian budaya lokal,” ungkap Bupati Lilis.
Transformasi Benteng Van der Wijck dan Penguatan Koperasi
Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si., menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung kemajuan ekonomi kerakyatan di Gombong.
Menkop RI menyatakan bahwa Gombong diproyeksikan sebagai pusat penghubung (hub) bagi seluruh kerajinan produk UMKM, kebudayaan, ekonomi kreatif, dan pariwisata yang diorganisir secara modern melalui penguatan kelembagaan koperasi.
“Tempat ini bisa menjadi pusat anak muda berkumpul, berkreasi, dan menjajakan produk UMKM lokal, sehingga menjadi alternatif utama tujuan wisata domestik maupun mancanegara,” tegas Menteri Ferry Juliantono.
Lebih lanjut, Menkop RI yang memiliki ikatan emosional dengan Kebumen—di mana sang istri berasal dari Kecamatan Pejagoan dan sekretarisnya berasal dari Kecamatan Prembun—berkomitmen untuk mengajak Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, berkunjung langsung guna merealisasikan pengembangan kawasan bersejarah tersebut.
Simbolisasi Pembukaan dan Kehadiran Tamu VVIP
Pembukaan resmi KTM & GCF 2026 ditandai secara simbolis dengan penekanan layar LCD oleh Menteri Koperasi RI, didampingi oleh Bupati Kebumen, Pangdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono), serta Ketua Umum IWAKK Walet Emas Mayjen TNI Purn. Ibnu Darmawan.
Event ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kebumen, Ketua TP-PKK Kabupaten Kebumen Nurjannah Zaeni Miftah, Dandim 0709 Kebumen beserta istri, Dansecata Gombong, Sekretaris Daerah dan pimpinan OPD, Kepala Badan Pengelola Geopark Kebumen, serta para investor luar negeri dari Malaysia dan Brunei Darussalam.
Melalui sinergi lintas sektor ini, Kebumen optimis melangkah menjadi destinasi wisata unggulan yang berdaya saing global sekaligus mensejahterakan masyarakat lokal. **Makin Tahu Indonesia














Saat ini belum ada komentar