Rosebee ke-11 SMP Muhammadiyah 1 Gombong, Ajang Unjuk Bakat 543 Siswa SD/MI se-Kebumen
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sab, 31 Jan 2026
- visibility 1.375
- comment 0 komentar

Bupati Lilis Nuryani berfoto bersama para pemenang turnamen futsal pada ajang ROSEBEE ke-11 di SMP Muhammadiyah 1 Gombong. (Foto: Hari)
GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen Lilis Nuryani secara resmi membuka gelaran ke-11 ROSEBEE (Regional Olympiad Sport, Art, Religy, Technology, and Spelling Bee) di SMP Muhammadiyah 1 Gombong, Sabtu 31 Januari 2026.
Didampingi Kepala Disdikpora Agus Sunaryo dan Kepala Disarpus Sigit Dwi Purnomo, kehadiran mereka mempertegas dukungan pemerintah terhadap pengembangan potensi siswa sejak usia dini.
Kepala SMP Muhammadiyah 1 Gombong, Muslih SPd menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya kembali acara ini. Ia mengungkapkan kebanggaannya atas kehadiran Bupati yang bersedia berinteraksi langsung dengan para peserta.
“Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Ibu Bupati atas kehadirannya yang memotivasi kami. Apresiasi juga untuk seluruh panitia yang telah bekerja keras menghidupkan kembali ROSEBEE setelah absen beberapa tahun akibat pandemi. Alhamdulillah, hari ini bisa terlaksana dengan meriah,” ujar Muslih dalam sambutannya.
Tahun ini, ROSEBEE diikuti oleh 543 peserta dari berbagai SD/MI se-Kabupaten Kebumen. Beragam cabang lomba digelar untuk mewadahi minat bakat siswa, mulai dari Dai Cilik, Kaligrafi, Macapat, Menyanyi Solo, Turnamen Futsal, hingga kompetisi bahasa Inggris, Spelling Bee.
Dalam sambutannya, Bupati Kebumen memberikan apresiasi kepada SMP Muhammadiyah 1 Gombong sebagai pionir sekolah menengah yang peduli pada pembinaan jenjang SD/MI.
Bupati menekankan bahwa ajang seperti ROSEBEE bukan sekadar soal menang atau kalah, melainkan pembentukan karakter sejak dini.
“Anak-anak kita tumbuh dengan potensi yang beragam. Ada yang unggul di fisik, bahasa, seni, hingga akhlak. Melalui ROSEBEE, mereka belajar berani tampil, disiplin, dan menghormati aturan. Itulah kunci masa depan,” pesan Bupati.
Lebih lanjut, Bupati juga mengingatkan pentingnya literasi dan kedisiplinan digital bagi generasi masa kini. Ia berpesan agar para siswa bijak dalam menggunakan teknologi untuk hal-hal yang bermanfaat bagi pendidikan mereka.
“Gunakan gawai untuk mencari ilmu. Miliki disiplin digital: tahu waktu dan tetap menjaga etika meski berkomunikasi di ruang siber. Saya bangga melihat kalian hari ini. Teruslah belajar, karena dari sinilah lahir generasi Kebumen yang cerdas dan berakhlak,” pungkasnya. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar