Breaking News
light_mode
Beranda » News » Atasi Selisih Iuran JKN, BPJS Kesehatan Kebumen Andalkan Aplikasi ARIP

Atasi Selisih Iuran JKN, BPJS Kesehatan Kebumen Andalkan Aplikasi ARIP

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
  • visibility 648
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – BPJS Kesehatan Cabang Kebumen secara aktif mendorong Satuan Kerja (Satker) Perangkat Daerah di Kabupaten Kebumen untuk mengoptimalkan penggunaan Aplikasi Rekonsiliasi Iuran Pemda (ARIP).

Langkah ini bertujuan menjaga keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui penerimaan iuran segmen Pekerja Penerima Upah Pegawai Negeri Daerah (PPU PN Daerah).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kebumen, Mujiatin, menjelaskan bahwa ARIP adalah aplikasi bantu berbasis web yang dirancang untuk memudahkan, mempercepat, dan meningkatkan akurasi perhitungan iuran JKN segmen PPU PN Daerah.

Aplikasi ini muncul sebagai respons terhadap perubahan dasar perhitungan iuran JKN yang tertuang dalam Peraturan Presiden No. 75 Tahun 2019.

“Dengan terbitnya Perpres No. 75 Tahun 2019, komponen dasar perhitungan iuran JKN bagi PPU PN menjadi berubah,” jelas Atin usai kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pemanfaatan ARIP di Kebumen, Jumat 23 Mei 2025.

Ia merinci, komponen tersebut kini meliputi gaji atau upah pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, tunjangan profesi, dan tunjangan kinerja atau tambahan penghasilan bagi ASN daerah.

Mengatasi Potensi Selisih Iuran

Atin menambahkan bahwa pembayaran komponen penghasilan pegawai tidak selalu bersamaan. Gaji induk dibayarkan setiap tanggal 1, sementara tambahan penghasilan dibayar berdasarkan pengajuan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kondisi ini, menurutnya, berpotensi menyebabkan perhitungan iuran JKN melebihi batas atas Rp 12 juta sesuai ketentuan yang berlaku.

“Melalui Aplikasi ARIP ini, proses penghitungan besaran iuran JKN per pegawai per satuan kerja pada masing-masing komponen tunjangan akan lebih mudah, dengan maksimal Rp 12 juta. Selain itu, ARIP juga memudahkan penyediaan data untuk kepentingan audit bagi pemerintah daerah maupun BPJS Kesehatan,” ungkapnya.

Selama ini, masih sering terjadi selisih antara tagihan dan pembayaran iuran wajib Pemda. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti unggahan data tunjangan yang tidak rutin setiap bulan, kesalahan nominal tunjangan saat unggah, atau keterlambatan pembaruan data akibat mutasi pegawai antar instansi atau antar kabupaten.

“Kami berharap unggahan data tunjangan dilakukan secara rutin setiap bulan dan menjadikan aplikasi ARIP sebagai dasar perhitungan pemotongan iuran wajib Pemda,” tegas Atin.

Nurohmatun, Bendahara Pengeluaran Puskesmas Ambal 1, mengakui bahwa sebelum adanya ARIP, perhitungan pemotongan iuran JKN masih sering dilakukan secara manual, yang berisiko menimbulkan selisih pembayaran. Salah satu penyebabnya adalah mutasi pegawai, sehingga data masih tercatat di instansi lama.

“Ada juga beberapa pegawai yang bekerja pada dua instansi yang berbeda karena diperbantukan. Untuk kasus seperti itu, biasanya masih manual tapi tetap koordinasi dengan BPJS Kesehatan,” jelasnya.

Meski demikian, Nurohmatun menyatakan bahwa aplikasi ARIP sangat membantu meringankan pekerjaannya.

“Perhitungan pemotongan iuran JKN menjadi lebih mudah dan juga mudah untuk dimonitoring, sehingga meminimalisir kesalahan dalam perhitungan iuran wajib Pemda,” ujarnya.

“Sebenarnya aplikasi ini sudah sangat memudahkan kami selama ini. Kalau memang ada hal yang kurang jelas, kami akan langsung konfirmasi ke teman-teman di BPJS Kesehatan. Untuk selanjutnya, kami upayakan untuk terus konsisten dalam pemanfaatan ARIP,” tambahnya.

Selain di Kabupaten Kebumen, BPJS Kesehatan Cabang Kebumen juga akan melaksanakan Kegiatan Evaluasi Pemanfaatan Aplikasi ARIP di wilayah kerja lainnya, yakni di Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Banjarnegara.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bupati KH Yazid Mahfudz. (Foto: Humas Kebumen)

    Pengolahan Limbah B3 Covid-19 Jadi Perhatian Anggota DPR RI

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.444
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pandemi Covid-19 berdampak sangat luas tak terkecuali pada lingkungan hidup. Pasalnya, penanganan pasien Covid-19 juga menghasilkan limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) infeksius Covid-19 pada fasilitas pelayanan kesehatan. Hal ini disebabkan oleh banyaknya komponen pengaman paramedis dalam menangani pasien Covid-19 merupakan bahan sekali pakai. Salah satunya adalah menghasilkan sampah alat pelindung diri […]

  • Ini Persiapan Geopark Kebumen Jelang Pre Assessment Menuju UGG

    Ini Persiapan Geopark Kebumen Jelang Pre Assessment Menuju UGG

    • calendar_month Ming, 7 Mei 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 7.715
    • 0Komentar

    BUAYAN (KebumenUpdate.com) – Konsep geopark adalah gerakan bersama seluruh komponen masyarakat baik pemerintah, komunitas, akademisi, media, dan badan usaha dalam membangun wilayah secara berkelanjutan untuk mencapai kemakmuran warganya dengan lingkungan yang lestari. Keterlibatan multi pihak tadi merupakan struktur penta helix di mana masing-masing pihak saling berkaitan dan memiliki peranan masing-masing seperti pemberdayaan masyarakat, infrastruktur, regulasi, […]

  • Kebakaran Rumah

    Rumah Warga Semanding Terbakar, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Sab, 1 Mei 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.164
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Rumah milik Sri Mujiasih warga Desa Semanding Kecamatan Gombong, Kebumen ludes terbakar, Sabtu 1 Mei 2021. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh Polsek Gombong dan Inafis Polres Kebumen, kebakaran disebabkan karena hubungan arus pendek korsleting listrik yang mengakibatkan percikan api. 1. Kerugian Material Sebesar Rp 75 Juta Kapolres […]

  • Guru TK/PAUD di Kebumen Dapat Tambahan Insentif Rp500.000

    Guru TK/PAUD di Kebumen Dapat Tambahan Insentif Rp500.000

    • calendar_month Sab, 29 Jun 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 5.469
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Anggaran sebesar Rp11,6 miliar sebagai insentif untuk guru TK/PAUD diberikan Bupati Arif Sugiyanto. Setiap bulan, guru TK/PAUD mendapat tambahan gaji insentif dari Pemda sebesar Rp 500.000. Adapun total penerima manfaat ini sejumlah 2.259 guru. “Insentif ini kita berikan kepada guru TK/Paud non ASN yang jumlahnya ada 2.259 guru. Alhamdulillah kita berikan tambahan […]

  • Merampok

    Dua Bocah Cilacap Merampok di Gombong, Sabet Korban dengan Sabit

    • calendar_month Sab, 30 Okt 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 26.579
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Entah apa yang merasuki dua bocah asal Kabupaten Cilacap ini sehingga melakukan aksi kriminal yang tergolong nekat. Bagaimana tidak, dua remaja berinisial KM (13) dan YS (15) asal Desa Gubug Kobar, Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap ini nekat merampok di Gombong, Kebumen, Selasa 26 Oktober 2021 sekira pukul 18.25 wib. Tak tanggung-tanggung mereka tak […]

  • Youtuber Asal Kebumen Dituntut Satu Tahun Penjara di Pengadilan Negeri Surabaya, Ini Penyebabnya

    Youtuber Asal Kebumen Dituntut Satu Tahun Penjara di Pengadilan Negeri Surabaya, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Rab, 22 Jan 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 8.522
    • 0Komentar

    SURABAYA (KebumenUpdate.com) – Seorang Youtuber asal Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah Andria Ardiansyah (25) dituntut hukuman satu tahun penjara. Tuntutan tersebut disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Muhammad Nizar dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin 20 Januari 2020. “Menuntut pidana penjara kepada terdakwa dengan pidana penjara selama dua belas bulan dikurangi selama terdakwa ditahan […]

expand_less