Rego Gowo Rupo: Strategi Freshnel Kebumen Jaga Keamanan dan Kenyamanan Jemaah Umrah
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 47
- comment 0 komentar

Reuni Alumni Freshnel Kebumen. (Foto: Hari)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sekitar 200 alumni jemaah umrah yang pernah menggunakan jasa biro perjalanan Freshnel Kebumen berkumpul dalam acara Reuni Akbar.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kebumen, Senin 1 Juni 2026 ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar-alumni dari berbagai generasi.

Pimpinan Freshnel Kebumen menyerahkan voucer senilai Rp500.000 bagi alumni yang melakukan pemesanan ulang (repeat order) program umrah. (Foto: Hari)
Acara tersebut dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Mukhsinul Mubarok, yang hadir mewakili Bupati Kebumen Lilis Nuryani.
Turut hadir pula perwakilan dari Kantor Kemenag Kebumen, perwakilan Kementerian Haji dan Umrah, serta jajaran pimpinan PT Freshnel Kebumen.
Pimpinan PT Freshnel Kebumen, Dra Hj Titik Wahyuni MPdI dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas loyalitas para jemaah.
“Loyalitas alumni sangat luar biasa, tidak hanya yang baru satu kali berangkat, tetapi ada yang sudah hingga tiga kali mempercayakan perjalanan ibadahnya kepada kami. Di tengah situasi ekonomi saat ini, di mana semua tiket pesawat mengalami kenaikan harga, Freshnel tetap berkomitmen penuh dan bertanggung jawab. Ketika banyak biro agen lain yang tumbang akibat kerugian besar, kami bertahan dan tetap mengutamakan pelayanan prima, salah satunya dengan konsisten menggunakan maskapai Garuda Indonesia,” ujar Titik.
Ia menambahkan bahwa sejak berdiri pada tahun 2016, Freshnel selalu berupaya berjalan di jalur yang aman demi keselamatan jemaah.
“Meskipun harga kami berbeda, kami memegang prinsip ‘rego gowo rupo’ (harga membawa kualitas), di mana kenyamanan dan kepastian jemaah adalah prioritas utama,” tegasnya.
Sementara itu, Mukhsinul Mubarok saat membacakan sambutan Bupati Kebumen menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Freshnel Kebumen atas konsistensinya dalam mendampingi jemaah.
Menurutnya, mengelola pelayanan ibadah membutuhkan komitmen, kesabaran, dan manajerial yang baik. Ia pun berpesan agar Freshnel terus menjaga amanah serta kualitas layanan dengan mengutamakan aspek keamanan, kenyamanan, dan keselamatan.

Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Mukhsinul Mubarok, hadir di acara Reuni Alumni Freshnel Kebumen. (Foto: Hari)
“Bapak dan Ibu sekalian adalah orang-orang pilihan yang telah mendapatkan kesempatan berharga menjadi tamu Allah. Pengalaman spiritual saat melihat Ka’bah, serta ketenangan saat berdoa di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, harus membawa dampak positif. Saya berharap esensi ibadah tersebut dapat diaplikasikan sepulang umrah, sehingga kita semua menjadi pribadi yang lebih baik, lebih sabar, peduli, dan mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing,” tutur Mukhsinul.
Dalam kesempatan yang sama, Mukhsinul juga menginformasikan bahwa pada tahun ini, Kabupaten Kebumen tercatat memberangkatkan jemaah haji terbanyak se-Jawa Tengah.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian ibadah di sana berjalan lancar dan jemaah saat ini sudah kembali ke hotel masing-masing. Insyaallah pertengahan bulan ini pemulangan dimulai. Mari kita doakan bersama agar saudara-saudara kita mendapatkan haji yang mabrur dan kembali dengan selamat,” ajaknya.
Terkait dinamika global saat ini, ia juga mengimbau masyarakat untuk jeli memilih biro perjalanan yang aman, nyaman, dan resmi di tengah situasi geopolitik dunia yang tidak menentu.
Sementara itu Manajer Freshnel Kreasindo Perkasa, Ilyas Dandia Wiratna, menambahkan bahwa kegiatan ini juga disinkronkan dengan sosialisasi program untuk menjaga kemabruran umrah para alumni secara berkelanjutan.
Bersamaan dengan momentum reuni ini, Freshnel Kebumen memperkenalkan program inovatif bertajuk “Haji Terencana: Solusi Cepat Menuju Arafah”.
Program ini dirancang untuk mempermudah masyarakat menunaikan ibadah haji dengan sistem menabung mulai dari Rp75.000 per hari. Melalui program dengan skema tanpa agunan dan uang muka (DP) sebesar Rp10 juta ini, jemaah dipastikan langsung mendapatkan porsi haji dengan estimasi masa tunggu yang relatif singkat, yakni sekitar 7 hingga 8 tahun saja.
Tidak hanya itu, Freshnel juga merilis daftar pilihan paket “Trip Umroh Juli – Desember 2026” dengan berbagai maskapai premium seperti Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines (Saudia).
Pilihan paket yang ditawarkan sangat variatif untuk memenuhi kebutuhan jemaah, mulai dari Paket Umrah Liburan Naik Kelas (mulai dari Rp33,1 juta), Paket Umrah Arbain Spesial Maulid Nabi, hingga Paket Umrah Sebulan Penuh (All-In) bersama KH. Agus Salim, Lc. MA seharga Rp34,5 juta, serta Paket Umrah Akhir Tahun dengan harga yang kompetitif mulai dari Rp27 juta hingga Rp36,5 juta.
Acara berlangsung interaktif dengan adanya sesi testimoni dari perwakilan alumni. Salah satu alumni jemaah, Sugiarti, yang hadir bersama suaminya, Awaludin, membagikan pengalaman berkesannya saat mengikuti program umrah edisi liburan sekolah pada Juli 2025 lalu.
“Pengalaman bersama Freshnel sungguh luar biasa. Mulai dari perjalanan menggunakan Oman Air yang berkesan, hingga kejutan dari Allah berupa tiket first class (kelas satu) untuk saya dan anak saya saat transit dari Muscat. Selain fasilitasnya yang memuaskan, melalui Freshnel kami juga mendapatkan banyak saudara baru,” ungkap Sugiarti hangat.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan door prize menarik bagi peserta yang membagikan testimoninya. Tidak hanya itu, Freshnel juga membagikan voucer senilai Rp500.000 bagi alumni yang melakukan pemesanan ulang (repeat order) program umrah.
Acara Reuni Akbar ini diakhiri dengan tausiyah yang disampaikan oleh KH Khamid M.Pd.I. Dalam ceramahnya, ia mengupas filosofi nama ‘Freshnel’ yang merupakan perpaduan bahasa Inggris dan Arab, berarti ‘mendapatkan kesegaran’.
KH Khamid juga mengingatkan para alumni untuk senantiasa menebar kebaikan, menjaga lisan, menghindari penyakit hati, serta menjaga keharmonisan di masyarakat. “Jangan sampai sepulang dari tanah suci kita masih menebar permusuhan. Mari kita bangun kedamaian dan toleransi, ibarat tidak berebut batas tanah dengan tetangga,” pungkasnya. Makin Tahu Indonesia









Saat ini belum ada komentar