Hadiri MPLS di SMAN 1 Kartasura, Gubernur Tegaskan Tolak Kekerasan di Sekolah
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 15 Jul 2025
- visibility 601
- comment 0 komentar

Gubernur Ahmd Luthfi saat menghadiri MPLS di SMAN 1 Kartasura.(Foto: Humas Jateng)
SUKOHARJO (KebumenUpdate.com) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta para pelajar dan sekolah menolak segala bentuk kekerasan, bullying, dan tawuran. Ia menyampaikan pesan ini saat menghadiri hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Kartasura, Senin, 14 Juli 2025.
Di hadapan ratusan siswa baru, Luthfi menegaskan bahwa masa orientasi tidak boleh diisi dengan tindakan kasar. Ia meminta sekolah tetap tegas, namun tidak keras, dalam menerapkan aturan.
“Tidak boleh ada bullying, apalagi tawuran. Kalau masih terjadi, laporkan kepada Gubernur,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan siswa untuk tidak menyimpan masalah sendiri. Jika menghadapi persoalan keluarga, teman, atau guru, siswa diminta segera melapor kepada guru bimbingan konseling.
Semua Siswa Setara, Tak Boleh Merendahkan
Luthfi menekankan pentingnya kesetaraan antarsiswa. Ia mengingatkan agar tidak ada lagi perlakuan berbeda berdasarkan fisik, warna kulit, postur tubuh, atau latar belakang keluarga.
“Semua sama di sekolah. Tidak boleh menjelekkan atau mengata-ngatai teman,” tegasnya.







Saat ini belum ada komentar