Bravery Dancer Pimpin Seleksi, 500 Pelajar Berebut Panggung Opening Kebumen Fest
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sel, 29 Jul 2025
- visibility 697
- comment 0 komentar

Bravery Dancer memperagakan flashmob yang akan menjadi tahapan seleksi penari Opening Ceremony Kebumen Fest. (Foto: Hari)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Hujan yang mengguyur Kebumen dua hari terakhir tak menyurutkan semangat 500 pelajar untuk mengikuti audisi penari Opening Ceremony Kebumen Fest 2025. Seleksi ini berlangsung di Gedung Pertemuan Setda Kebumen, Selasa 29 Juli 2025.
Hadir Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dr Faiz Alauddien Reza Mardhika, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Alfia Diananita Zulfa, Sub Koordinator Promosi dan Informasi Disparbud Kebumen Septian Indra T, serta perwakilan dari Bravery Dancer Yogyakarta dan koreografer Bima Satrya Wardhana.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dr Faiz Alauddien Reza Mardhika memberikan sambutan. (Foto: Hari)
“Senang sekali bisa bertemu dengan adik-adik. Bagi kalian yang terpilih nantinya akan tampil dalam pembukaan perhelatan terbesar di Kebumen tahun ini, yaitu Kebumen Fest 2025,” ujar dr Faiz Alauddien Reza Mardhika dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan peserta.
Ia menambahkan bahwa upacara pembukaan Kebumen Fest direncanakan akan dihadiri oleh menteri dan Gubernur Jawa Tengah. Adapun tarian pembuka yang akan ditampilkan berjudul “Suwardana Kabumian“, sebuah karya yang diciptakan oleh Bima Satrya Wardhana dan Bravery Dancer.
“Suwardana” berarti kemakmuran yang besar, sedangkan “Kabumian” merujuk pada Pangeran Bumidirjo, tokoh penting dalam sejarah berdirinya Kabupaten Kebumen.
“Saya berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kecintaan kita semua pada Kabupaten Kebumen. Semoga teman-teman dapat menampilkan performa terbaik dan membawa kebanggaan bagi Kebumen,” pungkas dr Reza Mardhika.
Mekanisme Golden Ticket dan Konsep Tarian Unik
Sementara itu Bima Satrya Wardhana menjelaskan mekanisme “golden ticket” dalam seleksi ini.
“Setelah presentasi, adik-adik akan melakukan flashmob yang diulang enam kali putaran. Dari 500 peserta, hanya 170 penari yang akan terpilih,” jelasnya.

Ratusan pelajar mengikuti seleksi penari untuk tampil di opening ceremony Kebumen Fest 2025. (Foto: Hari)
Ia menekankan bahwa totalitas saat flashmob adalah kunci untuk lolos.
“Selama enam putaran flashmob, akan ada 70 anak yang langsung lolos sebagai penari melalui ‘golden ticket’ yang diberikan oleh 12 kakak dari Bravery Dancer. Sisanya akan diseleksi kembali,” tambah Bima Satrya.
Selain “Suwardana Kabumian”, opening ceremony Kebumen Fest juga akan mengusung konsep tari Walet, sebagai ikon khas Kabupaten Kebumen yang dikenal dengan sarang burung walet di Gua Karangbolong.
Dari 170 penari terpilih, mereka akan memerankan berbagai karakter menarik, seperti penari cepetan, penari ombak, pasukan Nyi Roro Kidul, burung walet, dan penari ekstra.
Tidak sendirian, Bima Satrya Wardhana dibantu oleh empat koreografer lain yakni Frisca Amalia Zain, Hasydhia Nuzulfha Ilyas, Tiara Intan Sekar Kinanti, dan Isnaini Sherin Nurfiyana.
Adapun latihan perdana dijadwalkan pada 4 Agustus 2025, dengan total tiga minggu latihan intensif hingga hari H acara pada 23 Agustus 2025.
Diketahui bahwa Bravery Dancer adalah kelompok tari asal Yogyakarta yang dipimpin oleh Bima Satrya Wardhana. Mereka dikenal luas sebagai peraih Golden Buzzer pertama di Indonesia’s Got Talent 2023, sebuah keistimewaan yang secara otomatis meloloskan mereka ke babak Semi-Final tanpa melalui tahap seleksi berjenjang. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar