Niat Menolong Berujung Duka, Dua Warga Kebumen Meninggal Akibat Paparan Gas di Dalam Sumur
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 197
- comment 0 komentar

PREMBUN (KebumenUpdate.com) – Tragedi memilukan melanda warga Desa Tersobo, Kecamatan Prembun, Kabupaten Kebumen pada Rabu 29 April 2026.
Dua orang pria dilaporkan meninggal dunia setelah terjebak di dalam sebuah sumur sedalam 8 meter yang diduga kuat mengandung gas beracun.
Peristiwa bermula sekitar pukul 10.30 WIB ketika Sudiman (55) turun ke dalam sumur untuk mengambil timba yang jatuh. Namun, baru dua menit berada di bawah, ia berteriak minta tolong karena lemas.
Mendengar hal tersebut, Ari Susanto (40) berniat menolong dan langsung turun tanpa persiapan. Naas, keduanya justru sesak napas dan terjebak di dasar sumur akibat paparan gas beracun.
Anggota Basarnas USS Kebumen, Tiesna Muhammad, dalam keterangannya menjelaskan bahwa tim sempat mengalami kendala teknis saat proses evakuasi.
“Tim tadi sempat menurunkan dua personil rescuer dari Damkar dan Basarnas menggunakan peralatan SCBA (Self-Contained Breathing Apparatus). Namun, kami terkendala ruang sumur yang sangat sempit, hanya sekitar 60-70 sentimeter,” ujar Tiesna Muhammad.
Menyikapi kendala tersebut, tim gabungan akhirnya memutuskan menggunakan teknik lain.
“Setelah berdiskusi, kami menggunakan cara menjangkar yang dibantu dengan dorongan air dari bawah untuk mengangkat posisi korban,” tambahnya.
Kerja keras tim gabungan akhirnya membuahkan hasil. Korban pertama atas nama Ari Susanto berhasil dievakuasi pada pukul 13.40 WIB, disusul korban kedua, Sudiman, pada pukul 13.48 WIB. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) dan langsung dibawa ke RSUD Prembun.
Dengan berhasil dievakuasinya seluruh korban, operasi SAR resmi dinyatakan ditutup. Tiesna Muhammad mewakili unsur SAR gabungan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk BPBD Kebumen, Damkar, PMI, TNI/Polri, serta masyarakat setempat yang telah membantu proses evakuasi berjalan lancar. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar