HUT ke-75 IGTKI-PGRI, Bupati Lilis Nuryani Ikut Tulis Kisah Raden Kamandaka dalam Buku Literasi Anak
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sel, 27 Mei 2025
- visibility 972
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Kebumen tahun ini terasa istimewa. Selain merayakan usia perak organisasi, acara yang digelar di Pendopo Kabumian pada Selasa, 27 Mei 2025 ini juga menjadi saksi peluncuran sebuah karya monumental, buku “Kumpulan Literasi Penuh Warna untuk Anak”.
Yang lebih menarik, buku ini tak hanya berisi karya guru-guru TK, namun juga melibatkan langsung Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, yang turut menyumbangkan tulisannya dalam kisah legenda Raden Kamandaka.
Acara peluncuran ini dihadiri oleh Bupati Lilis Nuryani, perwakilan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora), perwakilan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus), Ketua PP Paud, Ketua Himpaudi dan IGRA, Ketua PGRI Kebumen, serta perwakilan dari pihak penerbit.
“Hari ini istimewa karena kita meluncurkan buku ‘Kumpulan Literasi Penuh Warna untuk Anak’. Saya pribadi sangat bangga. Buku ini bukan hanya sebuah simbol karya, tetapi juga menjadi bukti bahwa para guru di Kebumen tak pernah berhenti belajar, mencipta, dan berbagi,” ucapnya.
Bupati Lilis sangat mengapresiasi inisiatif luar biasa ini, meyakini bahwa buku tersebut akan menjadi warisan literasi berharga bagi anak-anak Kebumen dan generasi guru selanjutnya.
Tantangan dan Harapan di Era Digital
Menyikapi perkembangan dunia pendidikan yang begitu pesat, terutama di tengah gempuran teknologi dan informasi, Bupati Lilis menyoroti peran penting pendidik dan orang tua. Ia menekankan tiga poin utama yang harus dilakukan:
- Tanamkan Nilai Karakter Sejak Dini:
“Jangan lelah mengajarkan kejujuran, empati, tanggung jawab—bukan lewat ceramah, tapi lewat contoh dan kebiasaan sehari-hari,” tegasnya.
- Jangan Berhenti Belajar:
“Dunia terus bergerak. Kalau kita ingin tetap relevan di hati anak-anak, kita juga harus terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi.”
- Perkuat Sinergi:
“Mari terus perkuat sinergi antara guru, orang tua, dan pemerintah. Pemerintah Kabupaten Kebumen tidak akan tinggal diam. Kami hadir dan akan terus mendukung guru-guru TK dalam berbagai program penguatan kapasitas, dan fasilitas pendidikan,” lanjutnya.
Bupati Lilis juga membuka pintu dialog dan kerja sama selebar-lebarnya, menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dan guru tidak boleh merasa sendiri.
“Mari kita jadikan momen ini bukan hanya perayaan, tetapi juga titik tolak untuk melangkah lebih kuat ke depan. Dengan cinta dan ketulusan panjenengan, saya percaya, anak-anak Kebumen akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, santun, kreatif, dan membanggakan,” pungkas Bupati Lilis, menutup sambutannya.
Karya Kolektif Guru dan Bupati
Mujiatun Kholifah, Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Kebumen, menjelaskan bahwa buku ini merupakan kumpulan karya terbaik dari guru-guru TK yang berpartisipasi dalam sebuah lomba bercerita.
“Buku ini kami himpun dalam sebuah buku kisah literasi penuh warna untuk anak. Nanti buku ini diperuntukkan untuk semua pendidik PAUD. Termasuk Bupati Lilis juga ikut menulis kisah legenda Raden Kamandaka,” tambah Mujiatun.
Hal ini tentu menjadi daya tarik tersendiri dan menunjukkan komitmen Bupati Lilis terhadap dunia literasi anak.
Diharapkan buku ini dapat memberikan manfaat besar bagi seluruh pendidik PAUD dan orang tua dalam mendukung kegiatan literasi Pendidikan Anak Usia Dini di Kebumen.
Setelah peluncuran buku ini, IGTKI-PGRI Kebumen berencana untuk mengadakan kegiatan literasi secara serempak berupa “orang tua bercerita”, yang akan melibatkan lebih banyak pihak dalam upaya membangun budaya literasi sejak dini.








Saat ini belum ada komentar