Breaking News
light_mode
Beranda » News » Kriteria Baru Warga Miskin Kebumen Ditetapkan: Luas Rumah hingga Frekuensi Makan Jadi Tolok Ukur

Kriteria Baru Warga Miskin Kebumen Ditetapkan: Luas Rumah hingga Frekuensi Makan Jadi Tolok Ukur

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
  • visibility 1.335
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, telah resmi menandatangani Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 22 Tahun 2025 tentang Kriteria Penduduk Miskin di Kabupaten Kebumen.

Penerbitan Perbup ini dilatarbelakangi oleh keinginan pemerintah daerah untuk memiliki standar yang lebih spesifik dan terukur dalam mengidentifikasi penduduk miskin, sehingga penanganan kemiskinan dapat lebih tepat sasaran dan efektif.

Bupati Lilis menjelaskan bahwa selama ini, acuan kriteria kemiskinan yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) memiliki standar yang beragam.

Hal ini seringkali menimbulkan diskusi dan pertanyaan terkait status Kebumen sebagai salah satu kabupaten termiskin. Perbedaan standar tersebut menjadi salah satu pendorong utama Pemkab Kebumen untuk menyusun kriteria kemiskinan sendiri.

“Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten merasa perlu menetapkan standarisasi mandiri. Tujuannya adalah agar kita memiliki tolok ukur yang jelas dalam mendefinisikan kemiskinan, termasuk variabel-variabel yang menjadi indikatornya,” ungkap Bupati saat memberikan keterangan dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik penyusunan RPJMD di Pendopo Kabumian pada Kamis 27 Maret 2025.

Lebih lanjut, Bupati Lilis berharap Perbup ini akan menjadi landasan yang kuat bagi Pemda dalam merumuskan dan melaksanakan berbagai program penanggulangan kemiskinan.

Pemerintah daerah juga memiliki wewenang untuk melakukan survei independen guna mendapatkan data terkini dan akurat mengenai tingkat kemiskinan di wilayahnya.

Dengan adanya data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan, Pemkab akan memiliki pemahaman yang lebih mendalam mengenai jumlah penduduk miskin, kondisi kehidupan mereka, akar permasalahan kemiskinan, serta strategi penanganan yang paling sesuai.

“Kita semua berharap agar persoalan kemiskinan di Kebumen dapat segera diatasi. Dengan pemahaman yang utuh mengenai akar masalah dan penyebabnya, kita dapat mengambil tindakan penanganan yang benar-benar efektif dan tepat sasaran,” tegas Bupati.

Adapun beberapa kriteria penduduk miskin yang tertuang dalam Perbup Nomor 22 Tahun 2025 tersebut antara lain:

a. Luas lantai bangunan tempat tinggal kurang dari delapan meter persegi per jiwa.

b. Lantai rumah terbuat dari tanah, bambu, atau kayu berkualitas rendah.

c. Dinding rumah terbuat dari bambu, rumbia, kayu berkualitas rendah, atau tembok tanpa plesteran.

d. Tidak memiliki fasilitas buang air besar pribadi atau menggunakan fasilitas bersama dengan rumah tangga lain.

e. Sumber penerangan rumah tangga bukan dari listrik.

f. Sumber air minum berasal dari sumur atau mata air yang tidak terlindungi, sungai, atau air hujan.

g. Bahan bakar utama untuk memasak sehari-hari adalah kayu bakar atau arang.

h. Frekuensi konsumsi daging, susu, atau ayam maksimal satu kali dalam seminggu.

i. Pembelian pakaian baru maksimal satu stel dalam setahun.

j. Frekuensi makan hanya satu atau dua kali sehari.

k. Tidak mampu membayar biaya pengobatan di puskesmas atau poliklinik.

l. Kepala rumah tangga bekerja sebagai petani dengan luas lahan maksimal 500 meter persegi, buruh tani, nelayan, buruh bangunan, buruh perkebunan, atau pekerjaan lain dengan pendapatan di bawah Rp600.000 per bulan.

m. Tingkat pendidikan tertinggi kepala rumah tangga tidak sekolah, tidak tamat Sekolah Dasar, atau tamat Sekolah Dasar.

n. Tidak memiliki tabungan atau barang yang mudah dijual dengan nilai minimal Rp500.000, seperti sepeda motor (baik kredit maupun non-kredit), emas, ternak, kapal motor, atau aset modal lainnya.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • 100 Hari Kerja

    Bupati dan Wabup Kebumen Luncurkan Program 100 Hari Kerja, Apa Saja?

    • calendar_month Sen, 8 Mar 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.197
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate) – Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH bersama Wakil Bupati Kebumen Hj Ristawati Purwaningsih SST MM meluncurkan Program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Kebumen. Peluncuran ditandai dengan penandatanganan pakta integritas bersama di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen, Senin 8 Maret 2021. Acara dilanjutkan pembukaan selubung baliho besar program 100 hari yang […]

  • Lomba Pacuan Kuda

    Pacuan Kuda Ambal Jadi Magnet Wisata Lebaran, 145 Kuda Terbaik Nusantara Berlaga

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 635
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ajang Pacuan Kuda Bupati Kebumen Cup 2026 resmi digelar di Lapangan Krido Turonggo, Desa Kaibon Petangkuran, Kecamatan Ambal, Selasa 24 Maret 2026. Sebanyak 145 kuda pacu terbaik dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam kompetisi yang menjadi tradisi tahunan saat libur Lebaran tersebut. Ribuan penonton memadati arena untuk menyaksikan perlombaan yang […]

  • Ki Basuki Hendro Prayitno

    Basuki Hendro Prayitno, Maestro Sadar Literasi

    • calendar_month Jum, 11 Agu 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.350
    • 0Komentar

    Oleh: Sigit Tri Prabowo Suatu sore beberapa bulan yang lalu, sungguh suatu kejutan menerima telepon dari Ki Dalang Basuki, salah satu budayawan dan seniman terkemuka di Kebumen. Obrolan berlangsung seru dan lama sekalipun tanpa bertatap muka. Kami berdiskusi mengenai kondisi kebudayaan di Kebumen, pengembangan wilayah Timur hingga berbagai tarik ulur terkait penetapan hari jadi Kebumen. […]

  • Pohon Tumbang

    Pohon Tumbang Timpa Truk, Sempat Bikin Macet Jalan Kajayan

    • calendar_month Kam, 20 Okt 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.496
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sebuah pohon tumbang akibat angin kencang di Jalan Kejayan Kelurahan Tamanwinangun, Kabupaten Kebumen, Rabu, 19 Oktober 2022. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi pada pukul 21.00 WIB tersebut. Pohon tumbang menimpa satu unit kendaraan truk barang Merk Izuzu Nopol B-9505-BXS. Akibatnya truk mengalami kerusakan ringan di bagian atas kabin. Selain […]

  • Pengalaman Pertama, Naik KA Bandara YIA Kebumen-Yogyakarta

    Pengalaman Pertama, Naik KA Bandara YIA Kebumen-Yogyakarta

    • calendar_month Sen, 2 Des 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 145.726
    • 0Komentar

    DAMPAK keberadaan Bandar Udara (Bandara) Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo mulai terasa bagi masyarakat Kabupaten Kebumen. Mulai Minggu, 1 Desember 2019, PT KAI Daerah Operasi (Daop) 6 menambah jumlah perjalanan kereta api (KA) Bandara YIA. Jumlah kereta bandara sebanyak 12 kereta atau 24 perjalanan. Kabar gembiranya, dua kereta atau empat perjalanan tidak hanya […]

  • Tiang listrik PLN berada di tengah proyek JLSS di Desa Jladri, Buayan. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

    Berdiri di Tengah Proyek JLSS, PLN Segera Pindah Tiang Listrik

    • calendar_month Sel, 23 Jun 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.771
    • 0Komentar

    BUAYAN (KebumenUpdate.com) – Pembangunan Jalan Lintas Selatan-selatan atau Jalur Pantai Selatan (Pansela) ruas Tambakmulyo-Jladri terus dikebut. PT Karya Adi Kencana (KAK) selaku kontraktor menargetkan sebelum akhir 2020 ruas jalan sepanjang 4,5 kilometer dengan lebar 15 meter tersebut telah rampung. Dari pantauan di lapangan, Senin 23 Juni 2020 pengerjaan proyek di timur jembatan Sungai Telomoyo tinggal […]

expand_less