Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Banjir Kebumen dan Fiqh Kebencanaan

Banjir Kebumen dan Fiqh Kebencanaan

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 31 Okt 2020
  • visibility 3.826
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Oleh: dr H Monte Selvanus MMR*

KABUPATEN Kebumen langganan banjir itu sudah sejak lama. Sejak saya kecil daerah Sidobunder, Puring, Rowokele dan lain-lain sudah sering dikabarkan terkena musibah banjir. Sepertinya hampir setiap musim penghujan, ada saja titik-titik tertentu di wilayah Kebumen yang mengalami banjir.

Naibul Umam selaku Komandan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Jawa Tengah dalam sesi Fiqh Kebencanaan berujar, “Kita memang tidak bisa mencegah terjadinya sebuah musibah. Gempa, longsor, banjir dan lain-lain, itu memang kehendak Ilahi. Tetapi kita sebagai manusia bisa memanage bencana supaya minim kerugian. Kita bisa belajar tanda-tanda alam jika akan terjadi musibah. Sekali kita abai terhadap peringatan alam, dan tidak mau memanage bencana, sudah dapat dipastikan korban baik material maupun jiwa pasti bakal terjadi.”

Naibul Umam lebih lanjut mencontohkan, ada sebuah desa yang posisinya sangat sulit yaitu terletak di hilir sungai. Jika debit air naik sedikit saja, maka desa itu akan mulai tergenang banjir hingga terendam banjir. Hal itu terjadi selama bertahun-tahun. Hingga akhirnya dibuatlah sebuah sistem informasi, bagian hulu sungai harus mencatat debit air yang ada di sungai.

Jika terjadi kenaikan debit air maka bagian hulu sungai langsung memperingatkan desa hilir untuk bersiap-siap. Kenaikan mencapai sekian centimeter saja, artinya dalam waktu 12 jam desa itu akan terendam banjir. Warga desa hilir begitu mendengar kabar tersebut, segera melakukan protokol bencana banjir;  mengeluarkan perahu karet, membungkus seluruh perabot rumah tangga dengan plastik yang rapat dan kedap air, menggiring binatang ternak ke tempat evakuasi, membawa tas emergency yang berisi makanan darurat dan keperluan MCK selama satu pekan, dan evakuasi seluruh warga ke gedung evakuasi di dataran yang lebih tinggi.

Edukasi Warga dengan Fiqh Kebencanaan

Ketika banjir itu datang, rumah-rumah warga berikut perabotan rumah tangga terendam banjir, namun warga dan ternak sudah berada di tempat yang aman, sehingga kerugian jiwa sudah berkurang. Manakala banjir telah surut, mereka tinggal kerja bakti membersihkan rumah dan desa mereka. Perabot rumah tangga mereka pun aman karena sudah dibungkus dengan plastik, sehingga kerugian material pun bisa dihindari.

Kembali ke langganan banjir di Kebumen, semestinya musibah banjir di Kebumen ini bisa ditanggulangi sejak dini. Semestinya sudah ada pemetaan daerah-daerah yang rawan terjadinya banjir, longsor, tanggul jebol dll. Lalu diadakan langkah antisipasi sebelum terjadinya musim hujan, edukasi warga dengan fiqh kebencanaan, simulasi bencana secara berkala, penentuan titik-titik evakuasi dll. Sehingga saat terjadi banjir, warga sudah siap di dalam menghadapinya. Tidak terjadi tabrakan massa karena kepanikan.

Sayangnya, hal itu belum berjalan sebagaimana mestinya. Sebagian besar dari kita saat ini hanya responsif saat terjadi bencana, namun kurang di dalam upaya preventifnya. Padahal upaya preventif ini sangat penting guna mengurangi risiko kerugian korban jiwa dan material.

Sebuah Harapan
  1. Lembaga-lembaga yang berkompeten di dalam penanganan bencana seperti BPBD, MDMC, RS, BAZNAS, LAZISMU dan lain-lain berkoordinasi untuk melakukan mitigasi bencana, dan monev terhadap kegiatan penanggulangan bencana.
  2. Adakan agenda rutin untuk memberikan edukasi tentang fiqh kebencanaan terutama kepada masyarakat, pada titik-titik potensial terjadinya bencana.
  3. Melatih kader-kader dan relawan baru yang tanggap terhadap bencana.
  4. Membentuk pos-pos penanganan bencana terpadu di setiap kecamatan.
  5. Mengadakan latihan gabungan penanganan bencana yang terstruktur dan sistematis.
  6. Melalui langkah-langkah ini semoga Kebumen di masa mendatang bisa meminimalisir kerugian akibat terjadinya bencana.

Semoga. Fastabiqul Khoirot

*dr H Monte Selvanus MMR, Ketua Bidang MDMC Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kebumen

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perumda Air Minum Tirta Bumi Sentosa Gowes Napak Tilas Jalur Pipa Transmisi Kebumen

    Perumda Air Minum Tirta Bumi Sentosa Gowes Napak Tilas Jalur Pipa Transmisi Kebumen

    • calendar_month Kam, 18 Agu 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.097
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Perumda Air Minum Tirta Bumi Sentosa Kebumen menggelar Gowes Bareng Bupati “Napak Tilas Jalur Pipa Transmisi Kebumen (Bukit Simacan-Kyai Dogleg)”, Kamis 18 Agustus 2022. Gowes unik tersebut dalam rangka memperingati HUT ke-77 Kemerdekaan Indonesia dan Hari Jadi ke-393 Kabupaten Kebumen. Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH bersama istri Ny Iin Windarti mengikuti […]

  • Partai Berkarya

    Pengurus DPD Partai Berkarya Kebumen Dilantik

    • calendar_month Kam, 27 Mei 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.126
    • 0Komentar

    BULUSPESANTREN (KebumenUpdate.com) – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Beringin Karya (Berkarya) Kabupaten Kebumen periode 2020-2025 dilantik, Rabu 26 Mei 2021. Pelantikan dilakukan oleh Ketua DPW Partai Berkarya Jateng Joko Lin R Basuki digelar secara sederhana di Desa Sangubanyu, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen. Ada sebanyak 12 pengurus DPD Partai Berkarya Kebumen  yang dilantik. Sebagai Ketua Mokhamad […]

  • Program Pemutihan Pajak Kendaraan, Pemkab Kebumen Targetkan Rp95 Miliar

    Program Pemutihan Pajak Kendaraan, Pemkab Kebumen Targetkan Rp95 Miliar

    • calendar_month Sab, 12 Apr 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.217
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen menargetkan penerimaan pajak kendaraan bermotor (PKB) tahun 2025 mencapai Rp95 miliar. Optimisme ini didukung oleh adanya program pemutihan pajak yang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak. Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, menyampaikan hal tersebut saat melakukan pemantauan program pemutihan pajak kendaraan bermotor di Unit Pelayanan Pendapatan Daerah […]

  • Hotline MBG

    Hotline Aduan MBG, Warga Bisa Laporkan Kasus Keracunan Atau Menu Bermasalah ke Nomor Ini

    • calendar_month Sab, 11 Okt 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.001
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi membuka layanan hotline pengaduan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui nomor 0811-2622-000, masyarakat dapat menyampaikan laporan, pertanyaan, atau masukan terkait menu MBG bagi siswa, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Tengah, Yunita Dyah Suminar, menjelaskan bahwa selain hotline provinsi, seluruh 35 […]

  • Mahasiswa Unimugo

    Lilis Widiyati, Mahasiswa KIP-K UNIMUGO yang Jadi Langganan Juara Pencak Silat

    • calendar_month Rab, 10 Jan 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.889
    • 0Komentar

    GOMBONG  (KebumenUpdate.com) – Banyak hal untuk mengantarkan seseorang menjadi berprestasi. Tidak hanya dalam bidang akademik, bidang non akademik juga bisa mengantarkan seseorang berprestasi. Salah satunya dijalani Lilis Widiyati. Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah  Gombong (UNIMUGO) ini menjadi langganan kampium dalam kejuaraan nasional pencak silat. Terakhir, dia meraih emas dalam Kejuaraan Nasional Pencak Silat […]

  • Belum Ada Aba-aba, Warga Serbu Grebeg Gunungan Hari Jadi ke-396 Kebumen

    Belum Ada Aba-aba, Warga Serbu Grebeg Gunungan Hari Jadi ke-396 Kebumen

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.540
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kirab Budaya san Grebeg Gunungan dalam rangka Hari Jadi ke-396 Kabupaten Kebumen berlangsung meriah pada Kamis, 21 Agustus 2025. Meskipun cuaca terik, ribuan warga tetap antusias menunggu di pinggir jalan untuk menyaksikan iring-iringan. Adapun rute kirab sama persis dengan karnaval pembangunan, yaitu dimulai dari Pendopo Kabumian, melintasi Jalan Mayjend Soetoyo, Jalan Kusuma, […]

expand_less