Apresiasi Prestasi Runner-Up, Presiden Persak Beri Bonus Rp50 Juta dan Fokus Bidik Tiket Liga 3 Nasional
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sel, 17 Feb 2026
- visibility 1.984
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen menyambut kepulangan tim Persak Kebumen di Pendopo Kabumian, Selasa 17 Februari 2026, usai melakoni laga final Liga 4 Jawa Tengah di Semarang. Meski finis sebagai runner-up, pencapaian ini menjadi sejarah baru bagi klub berjuluk Laskar Joko Sangkrip tersebut.
Presiden Klub Persak Kebumen, HM Tursino (Mas Seno), menyatakan rasa syukurnya atas keberhasilan tim menembus babak final. Pencapaian ini melampaui rekor tahun 2021 yang hanya mencapai peringkat ketiga.

Dari kiri ke kanan; Manajer Persak, Presiden Klub, dan Pelatih Persak. (Foto: Hari)
“Meski harus puas di posisi kedua setelah adu penalti, ini adalah sejarah. Target utama kita bukan sekadar juara di Jawa Tengah, melainkan lolos ke kasta Liga 3 Nasional. Kami mohon maaf belum bisa membawa trofi juara satu, namun tiket putaran nasional sudah di tangan,” ujar Mas Seno.
Sebagai bentuk apresiasi, Presiden Klub Persak Kebumen, Mas Seno, memberikan bonus tambahan sebesar Rp50 juta di luar hadiah resmi runner-up.
Bonus ini diharapkan menjadi pemantik semangat para pemain untuk segera berbenah. Pasalnya, manajemen berkomitmen untuk langsung ‘tancap gas’ melakukan evaluasi dan penambahan kekuatan skuad demi mengejar target promosi ke Liga 3 pada putaran nasional April mendatang. Makin Tahu Indonesia
Evaluasi dan Penambahan Kekuatan Skuad
Menghadapi putaran nasional yang dijadwalkan bergulir pada April 2026, manajemen dan tim pelatih akan melakukan evaluasi. Mas Seno menyoroti adanya ketimpangan antara pemain utama dan cadangan yang kerap menyulitkan rotasi.
“Kami tidak ingin hanya ‘numpang lewat’ di putaran nasional. Kami berencana menambah beberapa pemain baru untuk memperkuat kedalaman skuad agar lebih kompetitif,” tambahnya.
Lebih lanjut, Manajer Persak Arif Budiman menambahkan bahwa tantangan ke depan cukup berat mengingat persiapan bersamaan dengan bulan Ramadan. Persak juga berencana mengajukan diri sebagai tuan rumah putaran nasional di Stadion Purworejo, dikarenakan Stadion Chandradimuka Kebumen masih dalam tahap renovasi menjadi Sport Center.
Dedikasi dan Semangat “Underdog”
Sementara itu Pelatih Persak, Gatot Barnowo, mengungkapkan rasa harunya. Ia secara khusus mendedikasikan medali runner-up ini untuk mendiang Fuad Khabib, anggota manajemen Persak yang telah berpulang.
“Kebumen awalnya dipandang sebagai tim underdog. Namun, melalui perjuangan ini, kami membuktikan bahwa Persak tidak sekadar berpartisipasi, tapi mampu bersaing di level atas,” tegas Gatot.
Dukungan Penuh Pemerintah Daerah
Di kesempatan ini, Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Pemerintahan R. Agung Pambudi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim yang telah bertarung dengan determinasi tinggi di Stadion Jatidiri.
“Saudara-saudara bermain dengan keberanian dan rasa percaya diri. Persak pulang dengan kepala tegak membawa kehormatan bagi masyarakat Kebumen,” ungkap Bupati.
Pemerintah Daerah berkomitmen akan duduk bersama manajemen dan KONI untuk membangun ekosistem sepak bola yang lebih profesional, termasuk peningkatan fasilitas sarana latihan secara bertahap.







Saat ini belum ada komentar