Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Kolom » Mendaki untuk Melunakkan Ego, Bukan Merawat Feodalisme

Mendaki untuk Melunakkan Ego, Bukan Merawat Feodalisme

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Sab, 30 Mei 2026
  • visibility 790
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

CUKUP lama tidak menikmati momen seperti ini. Berkumpul bersama teman-teman Gaspala yang sudah saya anggap seperti adik sendiri, baik yang masih menjadi pengurus maupun yang sudah lulus.

Ya, malam ini, Jumat 29 Mei 2026, saya bertemu langsung dengan mereka setelah sekian purnama. Cafe Burjois yang dipilih jadi tempat pertemuan kami.

Mereka pengurus Gaspala angkatan 34 Jenggala Arsa. Terakhir kali bertemu saat kegiatan caving Gua Petruk akhir tahun lalu.

Hadir 5 anak; Pandu, Andros, Alya, Nisrina, dan Fia. Oh ternyata tidak, Pandu pernah bertemu juga setelahnya. Tepatnya momen Lebaran Idulfitri kemarin di selasar Pasar Tumenggungan.

Untuk alumninya, angkatan 32 Agrakala Madaharsa cukup banyak yang datang. Ada Fitra, Naura, Devi, Fadhil, Ulhaq, Dendy, Galih, dan Irsyad.

Banyak yang dibahas. Mulai dari rencana pendakian di bulan Juli saat mereka libur panjang, rencana dadakan ke Gua Petruk besok pagi (yang akhirnya batal), mama Ghufron, wall climbing yang semakin rapuh, sampai membahas kabar terkini Gaspala ke pengurus.

Tidak terasa pengurus Gaspala sebentar lagi akan melaksanakan kegiatan pamungkasnya: diklat/pelantikan pengurus baru. Itu tandanya angkatan 34 akan digantikan oleh angkatan 35.

“Sekarang ada berapa anggota yang aktif? tanya saya ke Pandu.

“Yang terdata ada 17-an anak, tapi yang rutin berangkat KR (kegiatan rutin) di bawah itu,” jawabnya.

“Prediksi berapa anak yang hadir diklat?” tanya saya lagi.

Sebelum dia menjawab, dan saya pun tidak akan menuliskannya di sini berapa perkiraannya, tentu bisa diprediksi.

***

Tujuh tahun lalu. Senin, 18 Maret 2019.

Saya menggunakan kereta lokal Prameks sekitar jam 1 siang dari Stasiun Tugu Jogja menuju Kutoarjo.

Selanjutnya estafet menggunakan bus ekonomi dan turun di Kedungbener. Lalu naik ojek menuju SMAN 2 Kebumen. Kegiatan pertama saya sebagai pembina Gaspala sore itu diisi perkenalan.

Hanya dalam waktu 1 bulan sejak mengisi posisi pembina saat itu, langsung dihadapkan pada kegiatan diklat.

Lokasi yang dipilih bukit belakang sekolah: Gupakan atau Bangkong. Orang-orang menyebutnya begitu.

Kegiatan diklat berjalan lancar tanpa kendala berarti dan menghasilkan 20 pengurus Angkatan 28 Bulan Terang. Nama angkatan yang asosiasinya adalah martabak manis.

Barangkali si pemberi nama melihat kalau angkatan 28 diisi anak-anak yang berwajah manis seperti martabak. Entahlah.

***

Kembali ke malam ini di Burjois.

Pada intinya, pertemuan ini selain sebagai ajang silaturahim, berbagi cerita, juga sebagai obat rindu kepada Gaspala.

Sebagai orang yang pernah menjadi bagian dari Gaspala, saya masih bisa memahami situasi dan kondisinya jika ada di posisi mereka.

Kita mendaki untuk melunakkan ego yang keras, bukan turun ke lembah membawa dendam yang membekas.

Hutan adalah madrasah untuk membaca semesta, jangan kotori ia dengan panggung konyol merendahkan sesama.

Hormat itu tumbuh dari keteladanan yang nyata, bukan dipaksa lahir dari takutnya angka di atas kepala.

Alam mengajarkan bertahan dengan nalar yang matang, bukan menyiksa raga dalam kelaparan yang telanjang.

Puncak tak pernah lari dikejar oleh sang waktu, pulang dengan selamat adalah kemenangan yang tumpu.

Saat bumi terluka dan butuh aksi yang nyata, mengapa kita masih merawat tradisi feodal yang kedaluwarsa? Makin Tahu Indonesia

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News
Avatar

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pantai Menganti

    Tanah Longsor, Pantai Menganti Tutup Sementara

    • calendar_month Ming, 6 Nov 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.548
    • 0Komentar

    AYAH (KebumenUpdate.com) – Tanah longsor melanda  kawasan objek wisata Pantai Menganti di Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kebumen, Minggu 6 November 2022. Tebing di atas Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Karangduwur yang sedang dalam pembangunan jalan longsor. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun satu rumah warga hancur dan sedikitnya lima warung yang berada di bawah […]

  • Pangkostrad Cup 2024

    Angga Kurnia Nugroho Sabet Medali Perak di Kejurnas Taekwondo Pangkostrad Cup 2024

    • calendar_month Sab, 11 Mei 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.864
    • 0Komentar

    JAKARTA (KebumenUpdate.com) – Prestasi membanggakan berhasil diraih oleh Angga Kurnia Nugroho (15) putra asli Kabupaten Kebumen. Pelajar asal Desa Tepakyang, Kecamatan Adimulyo, Kebumen itu berhasil menyabet juara 2 dan meraih medali perak pada Kejurnas Taekwondo Pangkostrad Cup 2024. Kejurnas Taekwondo Pangkostrad Cup 2024  berlangsung di GOR Ciracas Jalan Raya Jakarta-Bogor, Jakarta Timur, 9 hingga 12 […]

  • Ini Langkah Kantor Pertanahan Kebumen  Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi

    Ini Langkah Kantor Pertanahan Kebumen  Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi

    • calendar_month Sen, 15 Apr 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.513
    • 0Komentar

    KebumenUpdate. Kantor Pertanahan Kebumen mendeklarasikan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi  bersih dan melayani (WBBM), Senin (15/4/2019). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh ASN dan PPNPN Kantor Pertanahan Kebumen. Acara diawali pembacaan deklarasi zona Integritas oleh Kepala Kantor Pertanahan  Kebumen Dr Arya Widya Wasista ST MSi yang diikuti oleh  seluruh […]

  • Resmikan Yayasan Bina Cinta Keluarga, Prof Azam Syukur: Kami Ingin jadi Pusat Pengembangan Keluarga

    Resmikan Yayasan Bina Cinta Keluarga, Prof Azam Syukur: Kami Ingin jadi Pusat Pengembangan Keluarga

    • calendar_month Sab, 18 Jul 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 798
    • 0Komentar

    KUWARASAN (KebumenUpdate.com) – Yayasan Bina Cinta Keluarga (BeCiK) resmi memulai kiprahnya dalam membangun peradaban keluarga di Kabupaten Kebumen. Grand opening lembaga yang berlokasi di Jl. Puring-Gombong Km. 9, Desa Kalipurwo, Kecamatan Kuwarasan, ini berlangsung Sabtu 18 Juli 2026. Hadir sebagai wujud nyata penguatan pendidikan keluarga, Yayasan Bina Cinta Keluarga (BeCiK) berfokus pada penanaman nilai moral, […]

  • Alun-alun Pancasila Kebumen Diminta Tetap Steril dari PKL, Sholat Id Dibolehkan

    Alun-alun Pancasila Kebumen Diminta Tetap Steril dari PKL, Sholat Id Dibolehkan

    • calendar_month Rab, 3 Apr 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.023
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen Arif Sugiyanto meminta Alun-alun Pancasila Kebumen tetap steril (bersih) dari para Pedagang Kaki Lima (PKL). Apalagi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, yang diprediksi alun-alun akan bertambah ramai dikunjungi warga yang mudik ke kampung halaman. Hal itu disampaikan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto kepada awak media di Pendopo Kabumian, Selasa […]

  • PAFI Dompu

    Keajaiban Probiotik untuk Kesehatan Usus, Ini Penjelasan PAFI Dompu

    • calendar_month Ming, 12 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 627
    • 0Komentar

    PERSATUAN Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Cabang Dompu pafipcdompu.org memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan usus. Salah satu cara yang efektif untuk menjaga kesehatan usus adalah dengan mengonsumsi probiotik. Probiotik adalah bakteri baik yang hidup secara alami di dalam tubuh manusia, terutama di saluran pencernaan. Bakteri baik ini memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan […]

expand_less