Virus LSD “Lato-lato” Merebak, Ini Langkah Pemkab Kebumen
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Jumat, 5 Mei 2023
- visibility 2.349
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) telah melalukan berbagai upaya untuk mengobati dan mencegah penyebaran virus Lumpy Skin Disease (LSD) atau biasa dikenal oleh masyarakat sebagai virus lato-lato yang seperti cacar.
Berdasarkan data terakhir, Kamis 4 Mei 2023, ada 4.282 kasus yang tersebar di semua kecamatan. Dari 4.282 kasus tersebut, 980 dinyatakan sembuh, 27 mati, 16 potong bersyarat, dan 3.269 merupakan kasus aktif.
Baca juga: Usai Kasus PMK Pada Hewan Ternak, Kali Ini Muncul Virus LSD
“LSD ini sudah merata ya di semua kecamatan, memang paling banyak kasusnya di wilayah selatan Kebumen. Karena di sana banyak peternak sapi, seperti di Buluspesantren, Puring, Ambal, Petanahan, banyak di sana,” ujar Bupati Kebumen Arif Sugiyanto.
Kecamatan Buluspesantren jadi yang terbanyak dalam penyebaran virus LSD dengan 808 kasus, kemudian Kecamatan Puring 620 kasus, dan Kecamatan Karanggayam 448 kasus.
Ikuti Kebumen Update agar tak ketinggalan berita




Saat ini belum ada komentar