Wabup Kebumen Soroti Potongan E-Commerce di Depan Menteri Ekraf, Dorong Kesejahteraan Kreator Lokal
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 58
- comment 0 komentar

Menteri Ekonomi Kreatif / Badan Ekonomi Kreatif (MenEkraf) Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, berinteraksi dengan peserta workshop. (Foto: Hari)
ADIMULYO (KebumenUpdate.com) — Pemerintah Kabupaten Kebumen terus memperkuat sinergi lintas sektor guna mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Hal tersebut mengemuka dalam rangkaian kunjungan Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia di Desa Wisata Adiluhur, Kecamatan Adimulyo, Minggu 1 November 2026.
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah, jajaran Forkopimda, serta para pegiat ekraf lokal.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah menyampaikan apresiasi atas perhatian Kementerian Ekraf terhadap para pelaku usaha digital di daerahnya.
Namun, ia juga menyampaikan aspirasi penting terkait tantangan yang dihadapi para konten kreator dan pelaku e-commerce, khususnya besaran potongan platform digital yang mencapai 20 hingga 30 persen.
Menurutnya, hal tersebut menjadi pekerjaan rumah bersama agar kerja keras para pelaku digital marketing sebanding dengan hasil yang mereka peroleh.
“Apa yang diidam-idamkan dan dikerjakan hari ini tentu menjadi daya ungkit. Kami berharap Kementerian Ekraf bisa menjadi penyambung lidah pemerintah daerah dalam menyejahterakan saudara-saudara kami yang sudah seharian bekerja di depan kamera memasarkan produk lokal,” ungkap Zaeni Miftah.
Di sisi lain, Founder Taman Reptil Adiluhur sekaligus Kampung Wisata Inggris Kebumen, Novanda Alim Setya Nugraha, menjelaskan bahwa Desa Wisata Adiluhur telah lama menerapkan kolaborasi model Pentahelix sejak 2012 dan ditetapkan sebagai sekretariat Asosiasi Konten Kreator Desa Indonesia.
Desa ini juga sukses memamerkan berbagai inovasi kreatif, seperti alat pengering dan pengolah bunga telang yang meraih prestasi di tingkat nasional.
Lebih lanjut, Kepala Disparbud Kebumen, Frans Haidar, menambahkan bahwa dengan status Kebumen sebagai UNESCO Global Geopark serta tingginya angka kunjungan wisata pada libur lebaran lalu, kehadiran lima program pelatihan dari Kemenekraf—mulai dari konten digital, xcelerator penyiaran, talenta TIK, literasi bisnis, hingga seni pertunjukan—diarahkan untuk memperkuat posisi Kebumen sebagai Kabupaten Kreatif yang berdaya saing tinggi dan berkelanjutan. **Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar