Operasi Patuh Candi 2026 Dimulai, Polres Kebumen Incar 10 Pelanggaran Prioritas Ini
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 59 menit yang lalu
- visibility 77
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Polres Kebumen resmi menggelar Operasi Patuh Candi 2026 selama 14 hari, terhitung mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Operasi ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan serta meningkatkan kedisiplinan dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
Apel gelar pasukan yang menandai dimulainya operasi ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kebumen, AKBP Rachmad C. Yusuf, di halaman Mapolres Kebumen, Senin 26 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polres Kebumen, para kapolsek, serta perwakilan instansi terkait guna mengecek kesiapan personel, sarana, dan prasarana.
Dalam amanatnya, AKBP Rachmad menegaskan bahwa penindakan tegas terhadap pelanggar lalu lintas diharapkan mampu memberikan efek jera, sehingga kesadaran masyarakat dalam berkendara semakin meningkat.
“Keselamatan adalah yang paling utama,” tegas Kapolres dalam amanatnya.
Ia juga menambahkan bahwa perkembangan transportasi di era digital menuntut peningkatan kinerja fungsi lalu lintas guna mengantisipasi berbagai risiko di jalan raya. Sinergisitas antar-instansi ditekankan agar pelaksanaan di lapangan berjalan efektif.
Sasaran Prioritas Operasi
Operasi Patuh Candi 2026 menyasar sejumlah pelanggaran lalu lintas yang berpotensi memicu fatalitas kecelakaan, di antaranya:
- Tidak menggunakan helm SNI dan sabuk pengaman (safety belt).
- Menggunakan ponsel saat berkendara.
- Melawan arus lalu lintas dan melebihi batas kecepatan.
- Berkendara di bawah umur atau di bawah pengaruh alkohol.
- Berboncengan lebih dari satu orang pada sepeda motor.
- Penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (brong) dan kendaraan tidak laik jalan.
- Pelanggaran rambu serta marka jalan.
- Pesan untuk Masyarakat dan Personel
Menjelang dan selama pelaksanaan operasi, Kapolres mengimbau masyarakat agar selalu mengecek kelengkapan surat-surat serta kelaikan kendaraan sebelum bepergian. Kedisiplinan pengendara dinilai sebagai kunci utama suksesnya operasi ini.
Kepada seluruh personel yang bertugas, AKBP Rachmad berpesan agar menjalankan tanggung jawab secara profesional dan humanis. Melalui langkah ini, Polres Kebumen berharap tercipta budaya berlalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan di wilayah Kabupaten Kebumen. **Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar