Hari Santri 2026, NU dan UNIMUGO Bersinergi Perkuat Pendidikan Karakter Generasi Muda
- account_circle Anindya Astadewi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 46
- comment 0 komentar

Para petugas upacara foto bersama dengan tamu undangan. (Foto: Humas UNIMUGO)
GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Gombong bersinergi dengan Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) menggelar upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026. Kegiatan yang berlangsung di halaman Gedung Fakultas Kedokteran UNIMUGO, Kamis, 22 Oktober 2026 itu menjadi momentum untuk memperkuat pendidikan karakter generasi muda.
Upacara dihadiri Rektor UNIMUGO Prof Dr Sofyan Anif MSi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Gombong, Kapolsek Gombong, Danramil Gombong, Camat Gombong, pimpinan NU se-Kecamatan Gombong, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gombong, Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Gombong, serta tamu undangan lainnya.
Bertindak sebagai pembina upacara, Arif Rochman MPdI menyampaikan bahwa santri memiliki peran penting dalam menentukan masa depan bangsa. Untuk menjalankan peran tersebut, santri perlu memiliki bekal ilmu pengetahuan, keimanan yang kuat, dan akhlak mulia sebagai landasan dalam bersikap dan bertindak.
Sementara itu, Rektor UNIMUGO Prof Dr Sofyan Anif MSi menegaskan bahwa peringatan Hari Santri tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat pendidikan karakter generasi muda. Selain membangun kecerdasan intelektual, pendidikan juga membentuk pribadi yang berintegritas, disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap sesama.
Perkuat Pendidikan Karakter
Prof Anif juga mengapresiasi sinergi antara NU dan Muhammadiyah dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, kerja sama antara organisasi kemasyarakatan merupakan langkah positif untuk memperkuat pendidikan karakter dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.
“Kegiatan ini menjadi wujud kebersamaan NU dan Muhammadiyah dalam menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi muda, khususnya melalui pendidikan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, keimanan, dan akhlak mulia,” ujarnya.
Sinergi ini menunjukkan bahwa NU dan Muhammadiyah dapat berjalan bersama dalam membangun generasi unggul dalam ilmu pengetahuan dan memiliki keimanan, akhlak mulia, serta kepedulian sosial. Melalui kolaborasi di bidang pendidikan, kedua organisasi dapat terus berkontribusi dalam membentuk generasi yang berkarakter dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami berharap kebersamaan NU dan UNIMUGO terus berlanjut melalui berbagai kegiatan edukatif yang menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, toleransi. Juga semangat pengabdian demi terwujudnya generasi Indonesia yang berilmu, berakhlak, dan berkemajuan,” ujarnya. *** Makin tahu Indonesia
- Penulis: Anindya Astadewi
- Editor: Hanny Garnet







Saat ini belum ada komentar