Lintasi 12 Objek Wisata, Kebumen Geopark Trail Run 2026 jadi Event Nasional
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 82
- comment 0 komentar

Dokumentasi Kebumen Geopark Trail Run (KGTR) 2025. (Foto: KGTR)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) siap menggelar event nasional Kebumen Geopark Trail Run (KGTR) 2026, Minggu 28 Juni 2026.
Melalui jumpa pers di Sasana Pambiwara Diskominfo Kebumen pada Senin 15 Juni 2026, Kepala Disparbud Kebumen, Frans Haidar, menyatakan bahwa ajang sport tourism ini telah berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata untuk mempromosikan keindahan alam lokal sekaligus mendorong peluang usaha kuliner, penginapan, dan transportasi di Kebumen.
“Total 1.500 peserta, yang terdiri dari 400 pelari lokal Kebumen dan 1.100 pelari dari luar daerah seperti Semarang, Jogja, Bandung, bahkan hingga Palembang dan Bandar Lampung,” jelas Kadisparbud Frans Haidar yang didampingi Kadiskominfo Wahyu Siswanti.
Kompetisi ini terbagi menjadi empat kategori, yaitu kategori 50K (200 pelari) yang dimulai pukul 02.00 WIB, kategori 30K (300 pelari) pukul 03.00 WIB, kategori 17K (600 pelari) pukul 05.00 WIB, serta kategori 7K (400 pelari) pada pukul 06.00 WIB.
Untuk mengamankan jalannya acara, panitia Kebumen Geopark Trail Run (KGTR) menerjunkan 300 personil yang mencakup tim medis, evakuasi, marshal, dan petugas water station.
Tahun ini, panitia menerapkan strategi rute baru demi keselamatan peserta. Pada dini hari, pelari akan melintasi area perkampungan warga serta kawasan peternakan, baru kemudian mengarah ke pesisir Pantai Selatan saat menjelang pagi untuk menikmati pemandangan alam.
Khusus kategori 50K, rute akan melewati delapan desa di wilayah Kecamatan Ayah dan Buayan serta melintasi 12 objek wisata, mulai dari Pantai Karangbolong, Sagara View, Bukit Jerit, hingga Gua Petruk.
Di Gua Petruk, pelari kategori 50K diberikan akses khusus untuk masuk sepanjang 300 meter hingga ornamen batu Semar sebelum berbalik arah.
Pihak panitia juga memastikan kenyamanan peserta dengan menyediakan sistem cip digital pada nomor dada (bib), asuransi, refreshment, serta kuliner khas seperti sate ambal.
Selain mendapatkan jersey utama berwarna biru, pelari yang berhasil finis (finisher) di kategori 17K akan mendapatkan jersey merah, kategori 30K jersey hijau pupus, dan kategori 50K jersey hitam.
Hal unik lainnya, seluruh pelari yang mencapai garis finis akan mendapatkan sertifikat elektronik dan medali yang didesain khusus mengangkat karakter lokal berbentuk Genteng Sokka.
Event olahraga ini juga memberikan kontribusi langsung terhadap pendapatan sektor wisata terintegrasi. Panitia mengalokasikan Rp3.000 dari biaya kontribusi per pelari untuk setiap objek wisata yang dilewati, seperti Bukit Jerit yang akan menerima sekitar Rp4 juta lebih dari 1.400 pelari, serta Gua Petruk yang mendapatkan tambahan pendapatan sekitar Rp600 ribu dari 200 pelari kategori 50K.
Rangkaian KGTR 2026 dijadwalkan selesai dengan penyerahan hadiah podium total Rp78 juta pada pukul 10.00 WIB, ditutup resmi (closing) pada pukul 17.00 WIB, dan diakhiri pagelaran wayang kulit pada malam harinya. ** Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar