Banjir dan Longsor Intai Warga di Bantaran Sungai Lukulo
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 17 Des 2020
- visibility 4.380
- comment 0 komentar

Erosi di tebing Sungai Lukulo di Pejagoan. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Masyarakat yang tinggal di bantaran sungai diminta waspada terhadap bencana alam seperti banjir maupun longsor yang mengintai mereka. Fenomena la nina yang mengakibatkan cuaca ekstrem memperburuk musim hujan sekarang ini.
“Intensitas hujan dan debit air di sungai akan mengalami peningkatan. Saya minta kepala desa dan camat segera melapor apabila terjadi bencana. Agar cepat dalam penanganannya,” ujar Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz saat meninjau lokasi tebing longsor di Sungai Lukulo Desa/Kecamatan Pejagoan, Kebumen.
Satu Rumah Warga Roboh Terbawa Erosi

Bupati KH Yazid Mahfudz meninjau lokasi tanah longsor. (Foto: Humas Kebumen)
Di lokasi yang tidak jauh dari Jembatan Pejagoan, satu rumah milik warga roboh setelah terbawa tebing Sungai Lukulo yang longsor di Dukuh Legok RT 03 RW 06 Desa/Kecamatan Pejagoan.
Peristiwa pada Minggu 14 Desember 2020 malam itu terjadi setelah hujan deras yang mengguyur Kebumen secara terus menerus dalam beberapa hari terakhir. Selain itu, terdapat tiga rumah warga lainnya yang terancam longsor karena lokasi sangat berdekatan. Satu rumah yang saat ini kondisi pondasi sudah menggantung.
“Setelah kami cek penyebabnya karena ada rembesan air dari saluran drainase. Kami akan segera upayakan dibronjong, tapi untuk darurat dipasangi bambu dulu,” imbuh Yazid Mahfudz.
Bupati Tinjau Tebing Terkikis Sungai Lukulo

Bupati bersama Dandim 0709 meninjau tebing Sungai Lukulo di Desa Kedungwinangun. (Foto: Humas Kebumen)
Dalam kesempatan itu, Bupati juga meninjau tebing yang terkikis aliran Sungai Lukulo di Dukuh Entak, Desa Kedungwinangun, Kecamatan Klirong. Turut meninjau Dandim 0709 Kebumen Letkol Kav MS Prawira Negara Matondang, Kepala DPU PR Kebumen Haryono Wahyudi, Plt Kepala BPBD Kebumen Teguh Kristiyanto.
Sementara itu, Polres Kebumen melakukan persiapan menghadapi bencana dengan mensiagakan personil. Selain itu peralatan tanggap bencana dikeluarkan dari Gudang Sat Sabhara untuk dilakukan pengecekan.
Pengecekan Alat untuk Antisipasi Bencana

Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama mengecek peralatan antisipasi bencana. (Foto: Polres Kebumen)
Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama didampingi Kasat Sabhara AKP Rudjito menyebutkan barang yang disiapkan berupa perahu karet, tali evakuasi, cangkul, ban, perahu kayak, apar, hingga mesing chainsaw. Pengecekan sebagai antisipasi bencana alam yang mungkin timbul.
“Pengecekan alat harus dilakukan secara berkala supaya kami mengetahui bagaimana kondisinya. Apalagi sekarang musim hujan. Semua harus diantisipasi sejak dini mengingat Kebumen termasuk rawan banjir maupun longsor,” jelasnya.
Kasubbag Humas Iptu Sugiyanto berharap Kebumen tetap kondusif. Sehingga, pengecekan tersebut hanya sebatas pengecekan berkala yang dilakukan secara rutin.
“Kami berharapnya Kebumen kondusif ya. Namun jika dibutuhkan sewaktu-waktu kita siap,” paparnya. (smn)







Saat ini belum ada komentar