Pertashop di Lima Kecamatan Bakal Diresmikan, Pertamina Buka Peluang Kemitraan Bisnis

  • Whatsapp
Deskripsi Salin Tautan https://www.kebumenupdate.com/wp-content/uploads/2020/07/Pertashop-1.jpeg Tindakan media terpilih
Salah satu outlet Pertashop; (Foto: Petrominer.com)

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – PT Pertamina menjalin kemitraan bisnis dengan lima desa di Kebumen dengan mendirikan Pertashop, sebuah SPBU mini yang menjual bahan bakar Pertamax.

Kelima desa tersebut adalah Desa Sampang Kecamatan Sempor, Desa Kalirancang Kecamatan Alian, Desa Kedaleman Wetan Kecamatan Puring. Kemudian, Desa Balingasal Kecamatan Padureso dan Desa Karanggayam di Kecamatan Karanggayam.

Berita Lainnya

Demikian terungkap dalam audiensi PT Pertamina terkait launching perdana Pertashop dengan Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz di Rumah Dinas Bupati Kebumen, Senin 6 Juli 2020. Hadir mendampingi Bupati Asisten 2 Sekda Nugroho Tri Waluyo, Kepala DPMPTSP Slamet Mustolkhah, dan Kabag Perekonomian Setda Kebumen Yunita Prasetyani.

Tampak hadir Ketua Hiswana Migas Kedu Sutarto Murti Utomo, Sales Branch Manager IV Tegal Adeka Sangtraga Hitapriya dan perwakilan pengurus Hiswana Migas Kebumen.

Pertashop Tidak Akan Mematikan Pertamini

Sales Branch Manager IV Tegal Adeka Sangtraga Hitapriya, menjelaskan bahwa Pertashop jadi penyalur bahan bakar Pertamina dalam skala kecil. Sementara menjual bahan bakar Pertamax. Ke depan akan menjual elpiji.

”Titik-titik Pertashop ini bukan untuk mematikan Pertamini. Kami hadir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mentriger pembangunan desa,” jelas Adeka.

Dia memaparkan bahwa nilai investasi gerai Pertashop dengan kapasitas 3.000 liter, nilai investasi sebesar Rp 300 juta.

“Nanti yang mengelola BUMDes. Pertamina akan akan memberikan pendampingan selama tiga bulan supaya manajemennya profesional,” tandasnya.

Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, menjelaskan Pertashop merupakan program Pertamina masuk desa. Hasil dari MoU Kementerian Dalam Negeri dengan Kementerian Desa. Saat ini sudah terealisasi di empat desa dan tinggal satu yang masih dalam proses pembangunan, di Desa Karanggayam.

“Dalam waktu dekat, Pertashop tersebut akan diresmikan. Pertashop hadir untuk menyamakan satu harga BBM. Karena kadang-kadang harga di kota normal, tapi di desa lebih mahal,” ujarnya.

Pertamina Targetkan Bangun Outlet Pertashop di 3.827 Kecamatan

Di Jakarta, Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman menyatakan bahwa Pertamina membuka peluang kerjasama kemitraan bisnis Pertashop kepada pemerintahan desa, koperasi serta pelaku usaha atau UKM di seluruh Indonesia. Melalui kerja sama tersebut, Pertamina menargetkan dari 7.196 kecamatan di Indonesia, sebanyak 3.827 kecamatan yang belum memiliki lembaga penyalur akan dibangun satu outlet Pertashop.

Pertashop merupakan lembaga penyalur Pertamina dengan skala kecil untuk melayani kebutuhan BBM, LPG dan juga pelumas yang tidak atau belum terlayani oleh lembaga penyalur Pertamina lain. Ini menjadi peluang usaha bagi mitra Pertamina di perdesaan.

“Ini sejalan dengan program OVOO yakni One Village One Outlet yang dijalankan Pertamina untuk medistribusikan energi hingga ke perdesaan,” terang Fajriyah seperti dikutip dari pertamina.com.

Berita Terkait