Update
light_mode
Beranda » News » Main Layangan saat Gerimis, Pemuda Ini Tersambar Petir Hingga Meninggal

Main Layangan saat Gerimis, Pemuda Ini Tersambar Petir Hingga Meninggal

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
  • visibility 3.085
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AMBAL (KebumenUpdate.com) – Seorang pemuda bernama Pardi asal Desa Ambalkliwonan Kecamatan Ambal ditemukan meninggal dunia karena tersambar petir saat bermain layangan di area persawahan, Sabtu 19 Oktober 2024 sekitar pukul 19.15 WIB.

Pardi mengalami luka bakar serius di lokasi kejadian sebelum sempat mendapatkan pertolongan medis. Dua pemuda lainnya yang turut serta bermain layangan yaitu Salim Makhfud (23) dan Nur Fauzi (34), juga menjadi korban dalam insiden ini. Salim mengalami luka pada bagian pelipis dan kepala belakang akibat sambaran petir, sedangkan Nur Fauzi selamat tanpa luka serius.

Baca juga: UNIMUGO Mewisuda 514 Lulusan, 27 Wisudawan Raih Predikat Terbaik

Kejadian bermula ketika ketiga pemuda tersebut sedang bermain layangan di tengah area persawahan. Saat itu, cuaca memang sudah mulai tidak bersahabat dengan gerimis dan suara gemuruh petir yang terus terdengar. Namun, ketiganya tetap melanjutkan aktivitas bermain layangan, tanpa menyadari bahaya yang mengancam dari cuaca buruk.

Kapolres Kebumen, AKBP Recky melalui Plt Kasihumas Polres Kebumen, Aiptu Nanang Faulatun, menjelaskan bahwa saat petir menyambar, Pardi dan Salim tengah memegang tali layangan untuk mengendalikan layangan mereka.

“Ketika kilat menyambar, korban Pardi dan Salim Makhfud sedang memegang tali layangan, sementara korban Nur Fauzi berada di belakang mereka. Pardi langsung terkena sambaran petir yang menyebabkan luka bakar serius dan meninggal di tempat,” ujarnya, Minggu 20 Oktober 2024.

Sementara Salim yang juga memegang tali layangan mengalami luka di bagian pelipis dan kepala bagian belakang, namun beruntung tidak sampai mengalami luka fatal. Nur Fauzi, yang berada tepat di belakang kedua korban, berhasil selamat dari sambaran petir tanpa cedera yang serius. Ketiga korban kemudian dievakuasi oleh warga setempat yang segera melaporkan insiden tersebut kepada pihak berwenang.

Setelah menerima laporan, petugas kepolisian dan tim medis segera menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, Pardi dipastikan meninggal akibat sambaran petir.

“Korban Pardi diduga kuat meninggal akibat terkena sambaran petir, sesuai dengan kondisi luka bakar yang dialaminya dan keterangan dari korban selamat,” tambah Aiptu Nanang.

Insiden ini mengingatkan kembali akan bahaya bermain di area terbuka saat cuaca buruk, terutama ketika ada kilat atau petir.

“Kami mengimbau warga agar tidak melakukan aktivitas di tempat terbuka, terutama saat ada petir. Ini sangat berbahaya,” tegasnya.

Bagi warga Desa Ambalkliwonan, Pardi dikenal sebagai sosok yang baik dengan warga sekitar. Pihak keluarga telah menerima kejadian ini dengan penuh rasa duka. Jenazah Pardi telah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Sementara itu, Salim yang masih mengalami luka akibat sambaran petir telah mendapatkan perawatan medis lebih lanjut di puskesmas terdekat. Kondisinya kini dilaporkan stabil dan ia diharapkan segera pulih dari luka yang dideritanya. Nur Fauzi, yang menjadi saksi mata dalam kejadian ini, masih dalam kondisi trauma akibat insiden tersebut.

Pihak kepolisian menyatakan akan terus memantau kondisi para korban yang selamat dan memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan. Selain itu, aparat juga akan meningkatkan patroli dan sosialisasi terkait bahaya petir, terutama di musim penghujan yang kini mulai sering terjadi.

Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat luas untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika bermain layangan atau kegiatan lain yang melibatkan benda-benda yang dapat menghantarkan listrik. Petir merupakan salah satu fenomena alam yang tak bisa diprediksi dengan tepat, sehingga kehati-hatian sangat diperlukan.

Di tengah musim hujan, masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap fenomena petir yang lebih sering terjadi.

“Kami akan terus melakukan sosialisasi terkait bahaya petir dan pentingnya kewaspadaan saat cuaca buruk,” tutup Aiptu Nanang dalam keterangannya.

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dalam Sepekan, Polres Kebumen Gelar Sertijab Kasat hingga Kapolsek

    Dalam Sepekan, Polres Kebumen Gelar Sertijab Kasat hingga Kapolsek

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 599
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Polres Kebumen kembali melakukan penyegaran organisasi melalui upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah perwira. Agenda yang berlangsung di halaman Mapolres Kebumen, Selasa 28 April 2026 ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama. Dalam rangkaian sertijab tersebut, terdapat tiga posisi yang mengalami rotasi, yakni Kapolsek Rowokele, Kapolsek Sruweng, […]

  • PAFI Pelalawan

    PAFI Pelalawan: Leptospirosis, Penyakit yang Mengintai di Musim Hujan

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.377
    • 0Komentar

    LEPTOSPIROSIS merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Leptospira. Bakteri ini biasanya ditemukan pada urine hewan, terutama tikus. Penyakit ini sering kali disebut sebagai penyakit kencing tikus. Leptospirosis dapat menyebabkan gejala yang mirip flu, namun jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan komplikasi serius. Berikut ini penjelasan dari Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Cabang Pelalawan pafikabupatenpelalawan.org […]

  • Raih Cuan dari Facebook Pro: H Yulianto Bagikan Strategi Monetisasi Konten Digital

    Raih Cuan dari Facebook Pro: H Yulianto Bagikan Strategi Monetisasi Konten Digital

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.133
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di tengah ketatnya persaingan konten digital, platform media sosial tak lagi hanya menjadi tempat berbagi, melainkan juga ladang potensi penghasilan. Salah satunya adalah Facebook Pro, yang kini menjadi sorotan para kreator dan pebisnis yang ingin memaksimalkan monetisasi konten mereka. Banyak yang tertarik dengan Facebook Pro untuk mengalirkan pundi-pundi rupiah dari karya digital […]

  • Pemakaman Militer

    Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Dimakamkan Secara Militer di Magelang dan Kulon Progo

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 472
    • 0Komentar

    MAGELANG (KebumenUpdate.com) – Dua prajurit terbaik TNI yang gugur dalam misi perdamaian dunia di Lebanon, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon, dimakamkan secara militer pada Minggu 5 April 2026. Prosesi berlangsung khidmat di dua lokasi berbeda, yakni Magelang dan Kulon Progo, sebagai bentuk penghormatan negara atas jasa keduanya. Pemakaman Serka (Anumerta) […]

  • Melalui “Police Goes to School”, Polres Kebumen Berupaya Berantas Bullying

    Melalui “Police Goes to School”, Polres Kebumen Berupaya Berantas Bullying

    • calendar_month Senin, 9 Okt 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.785
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Setelah viral kasus bullying atau perundungan di lingkungan pendidikan belum lama ini, Polres Kebumen menggelar kegiatan bertajuk Police Goes to School. Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin menjadi pembina upacara saat kegiatan Police Goes to School di SMA Negeri 1 Kebumen, Senin 9 Oktober 2023. Menurutnya, kasus bullying atau perundungan harus diputus hingga ke […]

  • Musrenbang Tematik, Pemkab Kebumen,

    Buka Musrenbang Tematik, Bupati Kebumen: Dengar Masukan Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 15 Mar 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.749
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen menggelar Musrenbang Tematik RKPD tahun 2025 di Pendopo Kabumian, Jumat 15 Maret 2024. Dibuka oleh Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH MH, Murenbang Tematik dilaksanakan dalam rangka menyusun RKPD 2025 agar pembangunan Kebumen lebih terarah dan optimal hasilnya. Dalam sambutannya, Bupati Arif Sugiyanto menuturkan bahwa Musrenbang untuk mendengar masukan masyarakat […]

expand_less