Breaking News
light_mode
Beranda » News » Main Layangan saat Gerimis, Pemuda Ini Tersambar Petir Hingga Meninggal

Main Layangan saat Gerimis, Pemuda Ini Tersambar Petir Hingga Meninggal

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
  • visibility 2.826
  • comment 0 komentar

AMBAL (KebumenUpdate.com) – Seorang pemuda bernama Pardi asal Desa Ambalkliwonan Kecamatan Ambal ditemukan meninggal dunia karena tersambar petir saat bermain layangan di area persawahan, Sabtu 19 Oktober 2024 sekitar pukul 19.15 WIB.

Pardi mengalami luka bakar serius di lokasi kejadian sebelum sempat mendapatkan pertolongan medis. Dua pemuda lainnya yang turut serta bermain layangan yaitu Salim Makhfud (23) dan Nur Fauzi (34), juga menjadi korban dalam insiden ini. Salim mengalami luka pada bagian pelipis dan kepala belakang akibat sambaran petir, sedangkan Nur Fauzi selamat tanpa luka serius.

Baca juga: UNIMUGO Mewisuda 514 Lulusan, 27 Wisudawan Raih Predikat Terbaik

Kejadian bermula ketika ketiga pemuda tersebut sedang bermain layangan di tengah area persawahan. Saat itu, cuaca memang sudah mulai tidak bersahabat dengan gerimis dan suara gemuruh petir yang terus terdengar. Namun, ketiganya tetap melanjutkan aktivitas bermain layangan, tanpa menyadari bahaya yang mengancam dari cuaca buruk.

Kapolres Kebumen, AKBP Recky melalui Plt Kasihumas Polres Kebumen, Aiptu Nanang Faulatun, menjelaskan bahwa saat petir menyambar, Pardi dan Salim tengah memegang tali layangan untuk mengendalikan layangan mereka.

“Ketika kilat menyambar, korban Pardi dan Salim Makhfud sedang memegang tali layangan, sementara korban Nur Fauzi berada di belakang mereka. Pardi langsung terkena sambaran petir yang menyebabkan luka bakar serius dan meninggal di tempat,” ujarnya, Minggu 20 Oktober 2024.

Sementara Salim yang juga memegang tali layangan mengalami luka di bagian pelipis dan kepala bagian belakang, namun beruntung tidak sampai mengalami luka fatal. Nur Fauzi, yang berada tepat di belakang kedua korban, berhasil selamat dari sambaran petir tanpa cedera yang serius. Ketiga korban kemudian dievakuasi oleh warga setempat yang segera melaporkan insiden tersebut kepada pihak berwenang.

Setelah menerima laporan, petugas kepolisian dan tim medis segera menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, Pardi dipastikan meninggal akibat sambaran petir.

“Korban Pardi diduga kuat meninggal akibat terkena sambaran petir, sesuai dengan kondisi luka bakar yang dialaminya dan keterangan dari korban selamat,” tambah Aiptu Nanang.

Insiden ini mengingatkan kembali akan bahaya bermain di area terbuka saat cuaca buruk, terutama ketika ada kilat atau petir.

“Kami mengimbau warga agar tidak melakukan aktivitas di tempat terbuka, terutama saat ada petir. Ini sangat berbahaya,” tegasnya.

Bagi warga Desa Ambalkliwonan, Pardi dikenal sebagai sosok yang baik dengan warga sekitar. Pihak keluarga telah menerima kejadian ini dengan penuh rasa duka. Jenazah Pardi telah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Sementara itu, Salim yang masih mengalami luka akibat sambaran petir telah mendapatkan perawatan medis lebih lanjut di puskesmas terdekat. Kondisinya kini dilaporkan stabil dan ia diharapkan segera pulih dari luka yang dideritanya. Nur Fauzi, yang menjadi saksi mata dalam kejadian ini, masih dalam kondisi trauma akibat insiden tersebut.

Pihak kepolisian menyatakan akan terus memantau kondisi para korban yang selamat dan memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan. Selain itu, aparat juga akan meningkatkan patroli dan sosialisasi terkait bahaya petir, terutama di musim penghujan yang kini mulai sering terjadi.

Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat luas untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika bermain layangan atau kegiatan lain yang melibatkan benda-benda yang dapat menghantarkan listrik. Petir merupakan salah satu fenomena alam yang tak bisa diprediksi dengan tepat, sehingga kehati-hatian sangat diperlukan.

Di tengah musim hujan, masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap fenomena petir yang lebih sering terjadi.

“Kami akan terus melakukan sosialisasi terkait bahaya petir dan pentingnya kewaspadaan saat cuaca buruk,” tutup Aiptu Nanang dalam keterangannya.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Entah Apa yang Merasuki, Pria di Kebumen Bakar Rumahnya Sendiri

    Entah Apa yang Merasuki, Pria di Kebumen Bakar Rumahnya Sendiri

    • calendar_month Sen, 11 Nov 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.395
    • 0Komentar

    ADIMULYO (KebumenUpdate.com)  – Entah apa yang merasuki pikiran Saryanto (58) warga Desa Adikarto Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen sehingga kalap membakar rumahnya sendiri. Pria paruh baya itu membumihanguskan rumahnya yang ditinggalinya sehari-hari. Peristiwa yang menggegerkan itu terjadi pada, Senin, 11 Nopember 2019 sekira pukul 00.30 Wib. Berdasarkan informasi, Saryanto diduga mengidap gangguan jiwa. Diduga penyakitnya kambuh […]

  • Edukasi Balut Bidai di Desa Bejiruyung

    Misi Kemanusiaan: SIBULAN dan Universitas Muhammadiyah Gombong Bersatu untuk Edukasi Balut Bidai di Desa Bejiruyung

    • calendar_month Sen, 6 Nov 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.339
    • 0Komentar

    DI balik keindahan Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, terdapat sebuah desa binaan yang begitu istimewa, Desa Bejiruyung. Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) telah lama menjalin ikatan erat dengan desa ini,  menjalankan berbagai program pengabdian kepada masyarakat (PkM) demi meningkatkan potensi dan kualitas hidup penduduk setempat. Salah satu program terbaru yang patut dicontoh adalah upaya dalam bidang kesehatan […]

  • Ombak Ganas, Wisatawan Pantai Kebumen Diimbau Hati-hati

    Ombak Ganas, Wisatawan Pantai Kebumen Diimbau Hati-hati

    • calendar_month Kam, 3 Apr 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 732
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Polres Kebumen mengimbau para wisatawan yang berkunjung ke pantai untuk tidak berenang atau bermain air terlalu jauh ke tengah. Imbauan ini dikeluarkan sebagai langkah antisipasi mengingat ombak di pantai selatan Kebumen tergolong kuat dan berpotensi membahayakan keselamatan wisatawan. Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri menjelaskan bahwa imbauan ini disampaikan menyusul tingginya angka […]

  • Kebumen Genjot Layanan Kesehatan: Rp10,4 Miliar Digelontorkan untuk 14 Fasilitas Baru

    Kebumen Genjot Layanan Kesehatan: Rp10,4 Miliar Digelontorkan untuk 14 Fasilitas Baru

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 607
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Program kesehatan unggulan Bupati Kebumen “Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge” semakin menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kebumen. Hal ini ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan 14 fasilitas kesehatan baru dan rehabilitasi fasilitas kesehatan yang sudah ada, yang secara simbolis dilaksanakan di Desa Gemeksekti, Kecamatan Kebumen, Rabu, 21 Mei 2025. […]

  • Seniman Campursari

    Seniman Campursari Berjalan Kaki 13 Kilometer, Adukan Nasib ke Bupati

    • calendar_month Kam, 19 Agu 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.925
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sutim Seno Wardoyo atau Sutim Kayangan seorang seniman campursari dan karawitan asal Kelurahan Plarangan, Kecamatan Karanganyar, Kebumen berjalan kaki menempuh jarak 13 km dari rumahnya menuju pendopo rumah dinas Bupati Kebumen, Rabu 18 Agustus 2021. Dia berjalan kaki bermaksud untuk mengadukan nasib para seniman campursari dan seniman lain kepada Bupati Kebumen H […]

  • Liga 3

    Dua klub Sepak Bola Kebumen Berlaga di Liga 3 Jateng, Persak Grup D dan Ebod Jaya Grup E

    • calendar_month Kam, 23 Sep 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.059
    • 0Komentar

    KEBUMEN  (KebumenUpdate.com) – Dua klub sepak bola Kebumen bakal berlaga di Liga 3 Jawa Tengah yakni Persatuan Sepak Bola Kebumen (Persak) dan Ebod Jaya Kebumen. Dalam kompetisi yang bakal dimulai 24 Oktober 2021 tersebut Persak Kebumen masuk di grup D.  Terdapak enam tim penghuni Grup D, yaitu Persak Kebumen, PPSM Sakti Magelang, Perseka Karanganyar, Persibas […]

expand_less