Breaking News
light_mode
Beranda » News » Main Layangan saat Gerimis, Pemuda Ini Tersambar Petir Hingga Meninggal

Main Layangan saat Gerimis, Pemuda Ini Tersambar Petir Hingga Meninggal

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
  • visibility 3.014
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

AMBAL (KebumenUpdate.com) – Seorang pemuda bernama Pardi asal Desa Ambalkliwonan Kecamatan Ambal ditemukan meninggal dunia karena tersambar petir saat bermain layangan di area persawahan, Sabtu 19 Oktober 2024 sekitar pukul 19.15 WIB.

Pardi mengalami luka bakar serius di lokasi kejadian sebelum sempat mendapatkan pertolongan medis. Dua pemuda lainnya yang turut serta bermain layangan yaitu Salim Makhfud (23) dan Nur Fauzi (34), juga menjadi korban dalam insiden ini. Salim mengalami luka pada bagian pelipis dan kepala belakang akibat sambaran petir, sedangkan Nur Fauzi selamat tanpa luka serius.

Baca juga: UNIMUGO Mewisuda 514 Lulusan, 27 Wisudawan Raih Predikat Terbaik

Kejadian bermula ketika ketiga pemuda tersebut sedang bermain layangan di tengah area persawahan. Saat itu, cuaca memang sudah mulai tidak bersahabat dengan gerimis dan suara gemuruh petir yang terus terdengar. Namun, ketiganya tetap melanjutkan aktivitas bermain layangan, tanpa menyadari bahaya yang mengancam dari cuaca buruk.

Kapolres Kebumen, AKBP Recky melalui Plt Kasihumas Polres Kebumen, Aiptu Nanang Faulatun, menjelaskan bahwa saat petir menyambar, Pardi dan Salim tengah memegang tali layangan untuk mengendalikan layangan mereka.

“Ketika kilat menyambar, korban Pardi dan Salim Makhfud sedang memegang tali layangan, sementara korban Nur Fauzi berada di belakang mereka. Pardi langsung terkena sambaran petir yang menyebabkan luka bakar serius dan meninggal di tempat,” ujarnya, Minggu 20 Oktober 2024.

Sementara Salim yang juga memegang tali layangan mengalami luka di bagian pelipis dan kepala bagian belakang, namun beruntung tidak sampai mengalami luka fatal. Nur Fauzi, yang berada tepat di belakang kedua korban, berhasil selamat dari sambaran petir tanpa cedera yang serius. Ketiga korban kemudian dievakuasi oleh warga setempat yang segera melaporkan insiden tersebut kepada pihak berwenang.

Setelah menerima laporan, petugas kepolisian dan tim medis segera menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, Pardi dipastikan meninggal akibat sambaran petir.

“Korban Pardi diduga kuat meninggal akibat terkena sambaran petir, sesuai dengan kondisi luka bakar yang dialaminya dan keterangan dari korban selamat,” tambah Aiptu Nanang.

Insiden ini mengingatkan kembali akan bahaya bermain di area terbuka saat cuaca buruk, terutama ketika ada kilat atau petir.

“Kami mengimbau warga agar tidak melakukan aktivitas di tempat terbuka, terutama saat ada petir. Ini sangat berbahaya,” tegasnya.

Bagi warga Desa Ambalkliwonan, Pardi dikenal sebagai sosok yang baik dengan warga sekitar. Pihak keluarga telah menerima kejadian ini dengan penuh rasa duka. Jenazah Pardi telah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Sementara itu, Salim yang masih mengalami luka akibat sambaran petir telah mendapatkan perawatan medis lebih lanjut di puskesmas terdekat. Kondisinya kini dilaporkan stabil dan ia diharapkan segera pulih dari luka yang dideritanya. Nur Fauzi, yang menjadi saksi mata dalam kejadian ini, masih dalam kondisi trauma akibat insiden tersebut.

Pihak kepolisian menyatakan akan terus memantau kondisi para korban yang selamat dan memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan. Selain itu, aparat juga akan meningkatkan patroli dan sosialisasi terkait bahaya petir, terutama di musim penghujan yang kini mulai sering terjadi.

Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat luas untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika bermain layangan atau kegiatan lain yang melibatkan benda-benda yang dapat menghantarkan listrik. Petir merupakan salah satu fenomena alam yang tak bisa diprediksi dengan tepat, sehingga kehati-hatian sangat diperlukan.

Di tengah musim hujan, masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap fenomena petir yang lebih sering terjadi.

“Kami akan terus melakukan sosialisasi terkait bahaya petir dan pentingnya kewaspadaan saat cuaca buruk,” tutup Aiptu Nanang dalam keterangannya.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalur Pendakian Gunung Prau Kembali Dibuka

    Jalur Pendakian Gunung Prau Kembali Dibuka

    • calendar_month Ming, 6 Mar 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.866
    • 0Komentar

    WONOSOBO (KebumenUpdate.com) – Bagi para pecinta aktivitas di ketinggian terutama pendaki gunung, berita dibukanya jalur pendakian Gunung Prau tentu membawa angin segar. Berdasarkan hasil musyawarah Perum Perhutani KPH Kedu Utara dan anggota Forum Pengelola Gunung Prau Indonesia serta dengan memperhatikan berbagai aspek, maka semua jalur pendakian Gunung Prau di wilayah KPH Kedu Utara dibuka kembali […]

  • Stikes Gombong

    STIKES Gombong-STTM Merger Jadi Universitas Muhammadiyah Gombong

    • calendar_month Sab, 29 Mei 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 8.940
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Realisasi penggabungan Sekolah Tinggi llmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Gombong dengan Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah (STTM) menjadi Universitas Muhamadiyah Gombong (Unimugo) semakin dekat. Bagaimana tidak, tim evaluasi merger dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VI dan Kemendikbud Ristek telah melakukan visitasi di kampus STIKES Muhammadiyah Gombong, Jumat 28 Mei 2021. 1. Verifikasi […]

  • Percepatan Eliminasi TBC, Mentari Sehat Indonesia Jalin Kerjasama dengan RSUD dr Soedirman Kebumen

    Percepatan Eliminasi TBC, Mentari Sehat Indonesia Jalin Kerjasama dengan RSUD dr Soedirman Kebumen

    • calendar_month Sel, 11 Feb 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.633
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Yayasan Mentari Sehat Indonesia (MSI) menunjukkan komitmennya untuk percepatan eliminasi TBC (tuberkulosis) melalui pendampingan pasien TBC RO (resisten obat). Seperti yang baru saja berlangsung di Kabupaten Kebumen, Selasa 11 Februari 2025, Mentari Sehat Indonesia melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan RSUD dr Soedirman (RSDS) Kebumen. Hadir Manajer MSI Jawa Tengah Doktor Supriyanto MPd, […]

  • DPRD Kebumen

    Anggota DPRD Kebumen Bareng Istri Bantu Korban Banjir

    • calendar_month Rab, 23 Mar 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.855
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Kebumen beserta Persatuan Istri Anggota (PIA) memberikan bantuan kepada para korban banjir Kebumen. Bantuan dikirimkan di tiga titik yakni balai Desa Jatijajar Kecamatan Ayah, Balai Desa Bulurejo Kecamatan Ayah, dan Balai Desa Sembirkadipaten Kecamatan Prembun, Rabu 23 Maret 2022. Ketua DPRD Kebumen H Sarimun SSy menyampaikan bahwa […]

  • Sanggar Bani untuk Tingkatkan Literasi dan Lestarikan Seni Desa Bocor

    Sanggar Bani untuk Tingkatkan Literasi dan Lestarikan Seni Desa Bocor

    • calendar_month Sen, 28 Agu 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.558
    • 0Komentar

    BULUSPESANTREN (KebumenUpdate.com) – Melihat fenomena di masyarakat sekarang khususnya anak-anak dan remaja yang lebih sering menggunakan gadget dan rendahnya minat literasi, membuat sejumlah mahasiswa tergerak. Mereka membuat program Sanggar Bani di Dukuh Kejayan RT 05 RW 01 Desa Bocor Kecamatan Buluspesantren. Baca juga: Manfaatkan Lahan Sempit, KKN 145 UNS Gerakkan Pembuatan Aquaponik Bersama PKK RW 03 […]

  • Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz cukur gundul. (Foto: Adzen)

    Cukur Gundul Hingga Sujud Syukur Tandai New Normal

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.244
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz bersama Ketua DPRD Kebumen Sarimun serta sejumlah pejabat Pemkab Kebumen melakukan cukur gundul. Aksi itu dilakukan usai Apel Gelar Pasukan Pendisiplinan Penerapan Kenormalan Baru (New Normal) di Alun-alun Kebumen, Kamis 11 Juni 2020. Tak hanya cukur gundul, KH Yazid Mahfudz selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 […]

expand_less