Breaking News
light_mode
Beranda » News » Edukasi » Misi Kemanusiaan: SIBULAN dan Universitas Muhammadiyah Gombong Bersatu untuk Edukasi Balut Bidai di Desa Bejiruyung

Misi Kemanusiaan: SIBULAN dan Universitas Muhammadiyah Gombong Bersatu untuk Edukasi Balut Bidai di Desa Bejiruyung

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sen, 6 Nov 2023
  • visibility 1.377
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

DI balik keindahan Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, terdapat sebuah desa binaan yang begitu istimewa, Desa Bejiruyung. Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) telah lama menjalin ikatan erat dengan desa ini,  menjalankan berbagai program pengabdian kepada masyarakat (PkM) demi meningkatkan potensi dan kualitas hidup penduduk setempat.

Salah satu program terbaru yang patut dicontoh adalah upaya dalam bidang kesehatan yang melibatkan pelayanan ambulance. Namun, apa yang terjadi ketika kecelakaan melanda?

Mungkin kita pernah berpikir bahwa memiliki dua armada ambulance adalah langkah cukup untuk menangani situasi darurat. Namun, informasi yang kami dapatkan dari relawan SIBULAN (Siaga Ambulance) mengungkapkan fakta yang tak terduga.

Baca Juga: Tim Dosen UNIMUGO Gelar Program Peningkatan Kapasitas Relawan MDMC Kebumen

Terkadang, korban kecelakaan yang diangkut dalam ambulance tersebut tiba di rumah sakit dalam kondisi memprihatinkan, hanya dibalut secara sederhana, mengerang kesakitan, bahkan ada yang tak sadarkan diri.

Jarak tempuh dari lokasi kejadian ke rumah sakit bisa cukup jauh. Hal ini semakin memperburuk kondisi pasien. Selain itu, proses pemindahan pasien dari satu ambulance ke ambulance lainnya perlu dievaluasi.

Teknik pemindahan yang kurang tepat bisa mengganggu kondisi pasien, terutama yang mengalami masalah pada tulang atau otot mereka. Inilah saatnya pendidikan dan pelatihan dalam balut bidai menjadi begitu penting.

Upaya Tingkatkan Keterampilan Relawan SIBULAN
Edukasi Balut Bidai di Desa Bejiruyung

Penyampaian materi dari tim dosen UNIMUGO. (Foto: Putra Agina WS)

Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan relawan SIBULAN, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilaksanakan dengan penuh semangat. Kegiatan ini melibatkan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sebelum dimulai, koordinasi intensif dilakukan dengan para peserta dan perangkat desa, yang melibatkan kesepakatan waktu dan tempat pelaksanaan.

Peserta, yang berjumlah 23 orang, aktif mengikuti edukasi dan simulasi balut bidai di Aula Desa Bejiruyung oleh tim dosen yaitu Putra Agina W.S., M.Kep., Marsito, M.Kep., Sp.Kom, Bambang Utoyo, M.Kep dan Barkah Waladani, M.Kep dan dua mahasiswa keperawatan.

Baca Juga: Ditjen Dikti Ristek Evaluasi Lapangan Pembukaan Prodi Pendidikan Apoteker UNIMUGO

Peserta diberikan soal pre test untuk mengukur pengetahuan awal mereka tentang balut bidai sebanyak 10 soal. Setelah edukasi, soal yang sama diberikan lagi sebagai post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan mereka setelah mengikuti pelatihan.

Proses simulasi berlangsung dengan lancar. Fasilitator dari tim PkM berada di samping peserta, memberikan panduan dan observasi. Media yang digunakan untuk balut bidai seperti papan panjang, kain segitiga, dan kain penutup luka. Semua peserta berpartisipasi aktif, melakukan tindakan balut bidai dan saling memberikan umpan balik.

Kualitas Layanan Kesehatan Bagi Masyarakat Meningkat
Edukasi Balut Bidai di Desa Bejiruyung

Peserta dan tim dosen UNIMUGO foto bersama. (Foto: Putra Agina WS)

Bagaimana hasilnya? Tidak hanya pengetahuan peserta meningkat, tetapi juga keterampilan mereka dalam memberikan pertolongan darurat. Pelatihan ini telah menjadi langkah positif dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Desa Bejiruyung.

Inilah contoh nyata bahwa pendidikan dan kerjasama antara universitas dan masyarakat dapat memberikan dampak positif yang luar biasa. Desa Bejiruyung dan SIBULAN bersatu dalam misi kemanusiaan, menjadikan desa ini tempat yang lebih aman dan responsif dalam menghadapi situasi darurat.

Semoga program-program semacam ini terus berkembang dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat. (adv)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pungutan Liar

    Terima Laporan Pungutan Liar di Pasar Tumenggungan, Ini Kata Bupati Kebumen

    • calendar_month Kam, 20 Jan 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.380
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dugaan pungutan liar (pungli) terjadi di Pasar Tumenggungan, Kebumen. Pungli tersebut telah meresahkan para pedagang kecil di pasar. Mereka terpaksa untuk membayar setoran kepada oknum meski tanpa aturan yang jelas. Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH telah menerima mendengar laporan dari masyarakat tentang adanya pungli di Pasar Tumenggungan. “Saya mendengar laporan ada […]

  • Hewan Kurban

    Pemprov Jateng Kurban 547.590 Hewan, Gubernur Ahmad Luthfi Serahkan Sapi ke MAJT

    • calendar_month Jum, 6 Jun 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.455
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan sebanyak 547.590 ekor hewan kurban pada perayaan Idul Adha 1446 Hijriah. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi secara simbolis menyerahkan satu ekor sapi kurban kepada panitia Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Semarang, Jumat, 6 Juni 2025. Penyerahan dilakukan seusai Salat Idul Adha yang digelar pukul 06.35 WIB di […]

  • Persak Kebumen

    Jadwal Babak 8 Besar Liga 4 Jateng, Hari Ini Persak Kebumen Hadapi Persibas Banyumas

    • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.042
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Memasuki babak 8 besar, persaingan perebutan gelar juara Liga 4 Jawa Tengah musim 2025/2026 semakin sengit. Tensi semakin memanas karena menggunakan sistem knockout home-away untuk memperebutkan tiket ke semifinal. Setelah berhasil menyingkirkan Slawi United di babak 16 besar, Persak Kebumen akan memulai perjuangan di babak 8 besar. Laskar Joko Sangkrip (Lajoksa) akan […]

  • Bobot Hampir 1 Ton, Slamet Jawara Kelas Ekstrem Kontes Sapi PO Piala Bupati Kebumen 2025

    Bobot Hampir 1 Ton, Slamet Jawara Kelas Ekstrem Kontes Sapi PO Piala Bupati Kebumen 2025

    • calendar_month Sab, 18 Okt 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.130
    • 0Komentar

    PURING (KebumenUpdate.com) – Upaya melestarikan dan mempertahankan bibit unggulan Sapi Peranakan Ongole (PO) asli Kebumen kembali diwujudkan melalui gelaran Kontes Sapi PO Kebumen Piala Bupati Tahun 2025. Bertempat di Kampung Sapi PO Kebumen (Eduwisata Peternakan Terintegrasi) Desa Sitiadi Kecamatan Puring, Sabtu 18 Oktober 2025, ajang yang diikuti 140 ekor sapi dari seluruh Kebumen ini berlangsung […]

  • Harpi Melati

    HARPI Melati Kebumen Santuni Anak Yatim dan Dhuafa

    • calendar_month Rab, 5 Mei 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.531
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kendati turut terdampak pandemi Covid-19, para perias pengantin yang tergabung dalam Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Melati Kebumen tetap mengadakan bakti sosial pada bulan suci Ramadan ini. Sebanyak 105 paket sembako dan uang santunan diberikan kepada anak yatim dan dhuafa. Secara simbolis bantuan diserahkan oleh Wakil Bupati Kebumen Hj Ristawati Purwaningsih […]

  • Entah Apa yang Merasuki, Pria di Kebumen Bakar Rumahnya Sendiri

    Entah Apa yang Merasuki, Pria di Kebumen Bakar Rumahnya Sendiri

    • calendar_month Sen, 11 Nov 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.419
    • 0Komentar

    ADIMULYO (KebumenUpdate.com)  – Entah apa yang merasuki pikiran Saryanto (58) warga Desa Adikarto Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen sehingga kalap membakar rumahnya sendiri. Pria paruh baya itu membumihanguskan rumahnya yang ditinggalinya sehari-hari. Peristiwa yang menggegerkan itu terjadi pada, Senin, 11 Nopember 2019 sekira pukul 00.30 Wib. Berdasarkan informasi, Saryanto diduga mengidap gangguan jiwa. Diduga penyakitnya kambuh […]

expand_less