Diikuti 150 Pejudo, PJSI Kebumen Seleksi Atlet Kejurprov
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 6 Okt 2019
- visibility 3.893
- comment 0 komentar

Para Pejudo bertarung dalam Kejurkab Judo Kebumen, Minggu (6/10/2019). (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kebumen cukup serius dalam mempersiapkan para atletnya untuk menghadapi Kejurprov Judo yang bakal digelar di GOR Soesilo Soedarman Gombong, 25-27 Oktober 2019 mendatang.
Salah satu upaya dengan menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Judo Kebumen, Minggu (6/10/2019). Kejuaraan Judo yang diikuti sekitar 150 atlet yang berasal dari lima dojo yang ada di Kebumen. Lima dojo atau tempat latihan adalah Dojo Kebumen, Klirong, Gombong, SMAN 1 Rowokele dan Dojo Jatijajar.
Acara dibuka oleh Wakil Bupati Kebumen yang sekaligus Ketua Umum PJSI Kebumen H Arif Sugiyanto SH dihadiri Ketua KONI Kebumen Sri Hartanto.
Baca Juga: Usai Dilantik Jadi Ketum PJSI, Wabup Kebumen Banting Atlet Judo?
Panitia Pelaksana (Panpel) Kejurkab Judo Rudiyanto mengatakan, sejumlah kelas dipertandingkan dalam kejurkab yang berlangsung sehari tersebut. Yakni kelompok umur 4-6, 6-9, 9-14 hingga 14-19 tahun putra putri. Adapun berat badan mulai -25 kg hingga -100 kg.
“Kejuaraan ini sebagai ajang seleksi untuk memilih atlet yang bakal berlaga di Kejurprov Judo Jateng,” ujar Rudiyanto kepada wartawan di sela-sela acara.
Ketua Umum PJSI Kebumen Arif Sugiyanto menargetkan Kebumen bakal bisa mengisi 56 kelas yang akan dipertandingkan di Kejurprov Jateng. Kebumen diharapkan akan menjadi juara umum pada Kejurprov yang diselenggarakan oleh PJSI Kebumen tersebut.
“Kami semua akan bekerja keras untuk merealisasikan target tersebut,” ujar Arif Sugiyanto.
Baca Juga: Sambangi Lima Dojo, Arif Sugiyanto Kucurkan Dana Rp 25 Juta
Kejuaraan Provinsi Judo, imbuh Arif sebagai wujud komitmen Pengkab PJSI Kebumen periode 2019-2023 untuk membangkitkan Judo di Kebumen yang sempat seperti mati suri. Dengan demikian Judo di Kebumen akan bangkit dengan adanya turnamen-turnamen yang terselenggara.
“Kami menganggarkan sekitar Rp 250 juta untuk penyelenggaraan kejurprov. Dana itu berasal antara lain dar Bank BTN Jakarta, Bank Jateng, KONI Kebumen dan sumbangan pribadi Ketua PJSI Kebumen, saya sendiri,” tandasnya.
Saat ini imbuh Arif, pejudo Kebumen sudah menunjukkan prestasinya seperti mendapat medali emas di provinsi dan Piala Kartika. “InsyaAllah Judo Kebumen akan terus bangkit,” ujar Arif yang memberikan apresiasi secara pribadi kepada para atlet yang berprestasi. (ndo)







Saat ini belum ada komentar