Kombinasi Bisnis dan Restu Orang Tua, Khalisha Adelia Aziza Hadirkan Cafe Swasana Hati di Gombong
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 8 jam yang lalu
- visibility 293
- comment 0 komentar

GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Kawasan Gombong kini memiliki destinasi kuliner baru. Pasangan muda Adhitya Wicaksono dan Khalisha Adelia Aziza menggelar Grand Opening Cafe Swasana Hati, Rabu 15 April 2026.
Cafe yang berlokasi strategis di Jalan Yos Sudarso Desa Selokerto Kecamatan Sempor ini menempati posisi strategis di pinggir jalan nasional Gombong.

Area outdoor Cafe Swasana Hati Gombong terlihat makin cantik saat malam hari. (Foto: Hari)
Dalam sambutannya, Khalisha Adelia Aziza mengungkapkan bahwa jadwal peresmian ini sempat mengalami tiga kali perubahan demi menyesuaikan agenda Bupati. Ia menekankan bahwa kehadiran orang tua adalah prioritas utama.
“Restu dari orang tua dipercaya akan membawa berkah bagi usaha ini,” ungkap Khalisha sembari mengucapkan terima kasih kepada Tradha Group yang telah mendampingi proses pembangunan hingga selesai.
Nama “Swasana Hati” dipilih dengan harapan agar setiap pengunjung yang datang dapat merasakan suasana hati yang bahagia dan positif.
Cafe ini mengusung konsep nuansa hijau yang memberikan kesan “adem ayem”, dengan daya tarik visual yang semakin indah pada malam hari.
Adhitya Wicaksono menambahkan bahwa inspirasi cafe ini berasal dari Cafe Teman Hati di Kebumen yang juga merupakan bagian dari Tradha Group. Ia mengakui peran besar dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika sebagai mentor dalam pengembangan bisnis ini.
“Kehadiran Swasana Hati diharapkan menjadi alternatif kuliner yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar dan meramaikan Gombong,” tambah Aditya.
Di sisi lain, Founder Tradha Group Ir Mohammad Yahya Fuad SE memberikan bumbu humor dalam sambutannya. Ia bercerita bahwa awalnya ia memiliki ide nama lain untuk cafe tersebut.
“Karena ide nama cafe dari saya tidak jadi dipakai di sini, nanti saya mau buat cafe sendiri namanya ‘Kopi Nang Aku’ (plesetan dari Kau Pinang Aku),” seloroh Yahya Fuad yang disambut tawa tamu undangan.
Terkait progres lokasi, Yahya menjelaskan bahwa meski peletakan batu pertama dilakukan sejak Januari 2025, peresmian cafe didahulukan sementara pembangunan SPBU masih berproses. Rencananya, minimarket akan menyusul dibuka pada akhir April.
Sementara itu Wakil Bupati Kebumen, Zaeni Miftah, yang turut hadir memberikan pesan mendalam. Ia mengaku menjadi saksi sejarah sejak peletakan batu pertama pembangunan kawasan tersebut.
“Mbak Khalisha harus menjadikan sosok ayah dan ibu (Pak Fuad dan Bu Lilis) sebagai suri teladan. Bagaimana urusan dunia dan akhirat dijalankan secara seimbang,” pesan Zaeni mengenang momen saat ia menghadiri peletakan batu pertama Masjid Abu Dardiri di Ponpes Al Kamal dan lokasi cafe ini dalam satu hari yang sama.
Acara peresmian ini dihadiri Bupati Kebumen Lilis Nuryani, keluarga besar Ir Mohammad Yahya Fuad, jajaran Sekda, pimpinan OPD, BUMD, serta mitra perbankan, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ketua PDM Kebumen Joko Purnomo dan pemotongan tumpeng. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar