Breaking News
light_mode
Beranda » News » Merawat Tradisi Guyuban di Argosari, Simbol Pemersatu Dua Desa yang Tak Lekang oleh Waktu

Merawat Tradisi Guyuban di Argosari, Simbol Pemersatu Dua Desa yang Tak Lekang oleh Waktu

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Ming, 24 Mei 2026
  • visibility 395
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

AYAH (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Desa Argosari, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen kembali menggelar tradisi tahunan “Guyuban” atau Merdi Bumi pada Minggu 24 Mei 2026.

Acara yang berlangsung meriah di Lapangan Domas desa setempat ini dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani dan Ir Mohammad Yahya Fuad SE.

Bupati Lilis Nuryani didampingi Ir Mohammad Yahya Fuad SE menikmati menu makanan dari tenong dalam tradisi Guyuban Desa Argosari Kecamatan Ayah. (Foto: Hari)

Tradisi Guyuban ini memiliki nilai sejarah yang kuat bagi masyarakat setempat. Berawal dari penggabungan dua desa di masa lampau, yaitu Desa Linggarsari dan Desa Gunung Tengah, kepala desa saat itu menyatukan keduanya menjadi Desa Argosari.

Nama “Argo” diambil dari Gunung Tengah yang berarti gunung, sementara “Sari” diambil dari Linggarsari. Saat ini, kedua nama desa tempo dulu tersebut diabadikan menjadi nama dusun. Penggabungan ini membawa harapan agar seluruh warga selalu bersatu dan guyub.

Ketua Panitia Kegiatan, Paridin, menjelaskan bahwa berdasarkan keputusan rapat desa, tasyakuran ini rutin dilaksanakan setiap setahun sekali di akhir bulan Zulhijah atau menjelang bulan Sura (Muharam).

“Kami sengaja melaksanakannya sebelum Lebaran Haji/Sura agar tidak berbenturan dengan banyaknya hajatan warga. Melalui forum rapat, disepakati bahwa adat istiadat Guyuban atau Merdi Bumi ini wajib diuri-uri (dilestarikan), salah satunya dengan menggelar pertunjukan wayang kulit yang sudah menjadi agenda mutlak,” ujar Paridin.

Seluruh biaya operasional kegiatan yang mencapai Rp45 juta murni berasal dari swadaya masyarakat. Pihak panitia pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa dan seluruh warga yang telah berpartisipasi menjaga tradisi ini tetap eksis tanpa halangan.

Salah satu daya tarik dalam acara ini adalah kehadiran ratusan tenong (wadah makanan tradisional dari anyaman bambu). Tenong ini menjadi simbol kerukunan, di mana warga saling bertukar makanan lalu membawanya pulang, sehingga menu yang dinikmati di rumah biasanya sudah berganti.

Kepala Desa Argosari, Jaisman Agus Wahyudi, menambahkan bahwa esensi dari acara ini adalah wujud syukur kepada Allah SWT. Ia berharap kegiatan ini dapat mempererat keakraban antarwarga demi mewujudkan desa yang baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur (desa yang baik, aman, dan penuh ampunan), serta mendoakan agar seluruh warga diberikan kesehatan dan umur panjang.


Sementara itu, Bupati Kebumen Lilis Nuryani yang menempuh perjalanan selama 1,5 jam menuju lokasi, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kelestarian tradisi ini. Dalam sambutannya, Bupati Lilis menyoroti potensi Desa Argosari yang dikelilingi hutan jati milik Perhutani serta banyaknya pohon kelapa yang mengindikasikan besarnya potensi pengrajin gula kelapa dan penderes di wilayah tersebut.

Terkait infrastruktur, Bupati Lilis mengakui adanya kerusakan jalan di sepanjang jalur menuju lokasi dan meminta masyarakat untuk bersabar.

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen saat ini sedang memprioritaskan perbaikan jalan. Namun, kami mohon masyarakat bersabar karena ada 460 desa/kelurahan yang harus diakomodasi. Ditambah lagi, APBD kita mengalami pemotongan dari pusat sebesar Rp244 miliar yang juga berdampak hingga ke tingkat pemdes,” ungkap Bupati Lilis.

Meski menghadapi tantangan anggaran, Bupati menegaskan Pemkab Kebumen akan tetap berhemat demi memprioritaskan pembangunan jalan. Ia juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak bisa berjalan sendiri tanpa adanya sinergi dan dukungan dari pihak desa demi kemajuan Kebumen.

Sebagai bentuk kedekatan pemimpin dengan rakyatnya, Bupati Lilis Nuryani menyempatkan diri untuk duduk lesehan dan makan bersama warga, menikmati hidangan dari tenong yang telah disediakan.

Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimcam Ayah, para Kepala Desa se-Kecamatan Ayah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta anggota Karang Taruna desa setempat. Makin Tahu Indonesia 

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge di Tirtomoyo Cetak Rekor Peserta Khitan Massal Terbanyak

    Program Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge di Tirtomoyo Cetak Rekor Peserta Khitan Massal Terbanyak

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 418
    • 0Komentar

    PONCOWARNO (KebumenUpdate.com) – Perubahan signifikan mulai terlihat di Desa Tirtomoyo Kecamatan Poncowarno, khususnya pada infrastruktur jalan yang menghubungkan Lerep dan Karangtengah. Meski masih ada kerusakan di beberapa titik, perbaikan berupa cor beton kini mulai tampak. Pemandangan ini kontras dengan kondisi Juli 2025 lalu saat Bupati Kebumen Lilis Nuryani menghadiri acara Merdi Bumi, di mana akses […]

  • Jawara Pesantren 2023: Dorong Santri Jadi Wirausahawan

    Jawara Pesantren 2023: Dorong Santri Jadi Wirausahawan

    • calendar_month Sab, 21 Jan 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.618
    • 0Komentar

    PEJAGOAN (KebumenUpdate.com) – Populasi santri di Indonesia yang mencapai 1,6 juta orang merupakan potensi yang dapat dimanfaatkan salah satunya di bidang perekonomian. Melihat potensi tersebut, Pertamina Foundation bersama Omah Asa dan Koperasi Ardaya mengadakan lomba bertajuk Business Plan Competition Jagoan Wirausaha (Jawara) Pesantren 2023. Baca juga:Pertamina Foundation Bersama BenihBaik.com Lepasliarkan 50 Ekor Tukik di Pantai […]

  • Jadwal Ki Eko Suwaryo

    Catat! Jadwal Pentas Ki Eko Suwaryo Bulan November 2023

    • calendar_month Ming, 29 Okt 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 9.168
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bagi para pecinta kesenian tradisional wayang kulit, menyaksikan dalang idolanya pentas adalah sebuah kepuasan tersendiri. Tak jarang, seorang penggemar harus menempuh jarak puluhan kilometer demi bisa menyaksikan secara langsung dalang idola pentas dalam pergelaran wayang kulit. Khusus para penggemar dalang Ki Eko Suwaryo yang ingin menyaksikan pementasan dalang Ki Eko Suwaryo bersama […]

  • Malam Lebaran

    Sholat Ied di Halaman Kampus UNIMUGO, Ini Pesan Khotib

    • calendar_month Sab, 22 Apr 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.564
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) kembali menjadi lokasi sholat Idul Fitri 1444 H. Sholat Ied yang berlangsung di halaman kampus UNIMUGO, 1 Syawal 1444 H/21 April 2023 diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gombong. Jama’ah yang berasal dari di sekitar Gombong bagian barat tersebut memenuhi halaman UNIMUGO. Imam dan Khotib dipimpin oleh Drs […]

  • digital citizenship

    Menjadi Generasi Digital Citizenship

    • calendar_month Ming, 2 Mei 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 9.092
    • 0Komentar

    Oleh: Isriyati SIKom* DIGITALISASI sudah merambah nyaris di setiap sendi kehidupan seiring dengan begitu dinamisnya perkembangan teknologi informasi. Dunia ada dalam genggaman sudah menjadi hal yang biasa dilakukan dalam keseharian. Terlebih dengan kekuatan satu jari untuk klik saja, segala hal yang kita butuhkan dapat terpenuhi. Data hasil riset penggunaan internet yang disajikan baik oleh Asosiasi […]

  • UPB Kebumen

    Career Center UPB Gelar Short Course untuk Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa

    • calendar_month Jum, 4 Feb 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.085
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Career Center UPB menggelar short course selama dua hari untuk meningkatkan kompetensi teknis mahasiswa di bidang informasi dan teknologi. Kegiatan short course dilaksanakan secara offline di UPT Lab Komputer Universitas Putra Bangsa pada 2-3 Februari 2022. Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta yang merupakan mahasiswa semester akhir. Pelatihan ini merupakan agenda rutin […]

expand_less