Breaking News
light_mode
Beranda » News » Merawat Tradisi Guyuban di Argosari, Simbol Pemersatu Dua Desa yang Tak Lekang oleh Waktu

Merawat Tradisi Guyuban di Argosari, Simbol Pemersatu Dua Desa yang Tak Lekang oleh Waktu

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Ming, 24 Mei 2026
  • visibility 328
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

AYAH (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Desa Argosari, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen kembali menggelar tradisi tahunan “Guyuban” atau Merdi Bumi pada Minggu 24 Mei 2026.

Acara yang berlangsung meriah di Lapangan Domas desa setempat ini dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani dan Ir Mohammad Yahya Fuad SE.

Bupati Lilis Nuryani didampingi Ir Mohammad Yahya Fuad SE menikmati menu makanan dari tenong dalam tradisi Guyuban Desa Argosari Kecamatan Ayah. (Foto: Hari)

Tradisi Guyuban ini memiliki nilai sejarah yang kuat bagi masyarakat setempat. Berawal dari penggabungan dua desa di masa lampau, yaitu Desa Linggarsari dan Desa Gunung Tengah, kepala desa saat itu menyatukan keduanya menjadi Desa Argosari.

Nama “Argo” diambil dari Gunung Tengah yang berarti gunung, sementara “Sari” diambil dari Linggarsari. Saat ini, kedua nama desa tempo dulu tersebut diabadikan menjadi nama dusun. Penggabungan ini membawa harapan agar seluruh warga selalu bersatu dan guyub.

Ketua Panitia Kegiatan, Paridin, menjelaskan bahwa berdasarkan keputusan rapat desa, tasyakuran ini rutin dilaksanakan setiap setahun sekali di akhir bulan Zulhijah atau menjelang bulan Sura (Muharam).

“Kami sengaja melaksanakannya sebelum Lebaran Haji/Sura agar tidak berbenturan dengan banyaknya hajatan warga. Melalui forum rapat, disepakati bahwa adat istiadat Guyuban atau Merdi Bumi ini wajib diuri-uri (dilestarikan), salah satunya dengan menggelar pertunjukan wayang kulit yang sudah menjadi agenda mutlak,” ujar Paridin.

Seluruh biaya operasional kegiatan yang mencapai Rp45 juta murni berasal dari swadaya masyarakat. Pihak panitia pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa dan seluruh warga yang telah berpartisipasi menjaga tradisi ini tetap eksis tanpa halangan.

Salah satu daya tarik dalam acara ini adalah kehadiran ratusan tenong (wadah makanan tradisional dari anyaman bambu). Tenong ini menjadi simbol kerukunan, di mana warga saling bertukar makanan lalu membawanya pulang, sehingga menu yang dinikmati di rumah biasanya sudah berganti.

Kepala Desa Argosari, Jaisman Agus Wahyudi, menambahkan bahwa esensi dari acara ini adalah wujud syukur kepada Allah SWT. Ia berharap kegiatan ini dapat mempererat keakraban antarwarga demi mewujudkan desa yang baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur (desa yang baik, aman, dan penuh ampunan), serta mendoakan agar seluruh warga diberikan kesehatan dan umur panjang.


Sementara itu, Bupati Kebumen Lilis Nuryani yang menempuh perjalanan selama 1,5 jam menuju lokasi, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kelestarian tradisi ini. Dalam sambutannya, Bupati Lilis menyoroti potensi Desa Argosari yang dikelilingi hutan jati milik Perhutani serta banyaknya pohon kelapa yang mengindikasikan besarnya potensi pengrajin gula kelapa dan penderes di wilayah tersebut.

Terkait infrastruktur, Bupati Lilis mengakui adanya kerusakan jalan di sepanjang jalur menuju lokasi dan meminta masyarakat untuk bersabar.

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen saat ini sedang memprioritaskan perbaikan jalan. Namun, kami mohon masyarakat bersabar karena ada 460 desa/kelurahan yang harus diakomodasi. Ditambah lagi, APBD kita mengalami pemotongan dari pusat sebesar Rp244 miliar yang juga berdampak hingga ke tingkat pemdes,” ungkap Bupati Lilis.

Meski menghadapi tantangan anggaran, Bupati menegaskan Pemkab Kebumen akan tetap berhemat demi memprioritaskan pembangunan jalan. Ia juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak bisa berjalan sendiri tanpa adanya sinergi dan dukungan dari pihak desa demi kemajuan Kebumen.

Sebagai bentuk kedekatan pemimpin dengan rakyatnya, Bupati Lilis Nuryani menyempatkan diri untuk duduk lesehan dan makan bersama warga, menikmati hidangan dari tenong yang telah disediakan.

Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimcam Ayah, para Kepala Desa se-Kecamatan Ayah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta anggota Karang Taruna desa setempat. Makin Tahu Indonesia 

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebakaran Rumah

    Api Lilin Menjalar, Rumah Warga Tunggalroso Terbakar

    • calendar_month Sen, 1 Mar 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 941
    • 0Komentar

    PREMBUN (KebumenUpdate.com) – Hati-hati saat listrik padam, salah meletakan lilin untuk penerangan bisa berakibat kebakaran. Seperti yang dialami oleh Sangudi (40) warga Desa Tunggalroso Kecamatan Prembun, Kabupaten Kebumen. Rumah Sangudi terbakar api dari lilin yang digunakan untuk penerangan saat listrik padam. Peristiwa kebakaran terjadi Minggu, 28 Februari 2021. Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kasubag […]

  • Dongkrak Pariwisata Kebumen, Pemkab Siapkan Agenda Seni Budaya Sepanjang Juni–Agustus 2026

    Dongkrak Pariwisata Kebumen, Pemkab Siapkan Agenda Seni Budaya Sepanjang Juni–Agustus 2026

    • calendar_month Sen, 15 Jun 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 602
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen terus menggenjot sektor pariwisata melalui penyelenggaraan sejumlah agenda besar sepanjang tahun 2026. Dalam konferensi pers yang dihadiri Kepala Diskominfo Wahyu Siswanti, Kepala Disparbud Frans Haidar, dan Kepala Disnaker Cokro Aminoto, Senin 15 Juni 2026, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk melanjutkan tren positif kenaikan angka kunjungan wisatawan yang telah terbukti […]

  • Kain Tenun Seboro

    Desa Seboro Miliki Perajin Kain Tenun, Produknya Tembus Pasar Timur Tengah

    • calendar_month Sab, 29 Jan 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.437
    • 0Komentar

    SADANG (KebumenUpdate.com) – Belum banyak yang tahu kalau Kebumen memiliki produk kain tenun. Ya, kerajinan kain tenun terdapat di RT 02 RW 08 Desa Seboro, Kecamatan Sadang, Kebumen. Setidaknya ada 30 warga di sana yang setiap hari bekerja sebagai perajin kain tenun di bawah CV Kartinasia Jaya. Tak disangka kain tenun produksi warga desa Kebumen […]

  • BPJS Kebumen

    2021, Pemerintah Bantu Iuran Peserta JKN-KIS Mandiri Kelas 3

    • calendar_month Rab, 6 Jan 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.033
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pada tahun 2021, pemerintah masih menetapkan kebijakan khusus memberikan bantuan iuran kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS) segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri dan Bukan Pekerja (BP) kelas 3. Pada tahun 2021 dan tahun berikutnya, peserta PBPU dan BP kelas 3 hanya membayar iuran Rp 35.000 dari yang seharusnya […]

  • Persak Kebumen Tembus Perempat Final Liga 4 Jateng, Berikut 8 Tim yang Lolos

    Persak Kebumen Tembus Perempat Final Liga 4 Jateng, Berikut 8 Tim yang Lolos

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.285
    • 0Komentar

    PURWOREJO (KebumenUpdate.com) – Persak Kebumen memastikan tiket ke babak 8 besar Liga 4 Jawa Tengah musim 2025/2026 setelah menaklukkan Slawi United dengan skor 3-1 pada leg kedua babak 16 besar. Laga berlangsung di Stadion Sarwo Edhi Wibowo, Purworejo, Rabu (28/1/2026). Kemenangan ini terasa istimewa bagi tim berjuluk Laskar Joko Sangkrip (Lajoksa). Seluruh pemain dan ofisial […]

  • Gaspala Smanda Isi Ngabuburit Dengan Monitoring Tanaman Bakau

    Gaspala Smanda Isi Ngabuburit Dengan Monitoring Tanaman Bakau

    • calendar_month Sab, 16 Apr 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.308
    • 0Komentar

    KLIRONG (KebumenUpdate.com) – Jika biasanya aktivitas ngabuburit banyak dilakukan di perkotaan, lain halnya dengan yang dilakukan oleh anak-anak dari Gaspala SMA N 2 Kebumen. Seperti yang terlihat pada Sabtu 16 April 2022, mereka mendatangi Kawasan Kaliratu di Desa Tanggulangin Kecamatan Klirong untuk monitoring tanaman bakau (mangrove) yang mereka tanam pada akhir Februari lalu. Tindak Lanjut […]

expand_less