Breaking News
light_mode
Beranda » News » Merawat Tradisi Guyuban di Argosari, Simbol Pemersatu Dua Desa yang Tak Lekang oleh Waktu

Merawat Tradisi Guyuban di Argosari, Simbol Pemersatu Dua Desa yang Tak Lekang oleh Waktu

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Ming, 24 Mei 2026
  • visibility 470
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

AYAH (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Desa Argosari, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen kembali menggelar tradisi tahunan “Guyuban” atau Merdi Bumi pada Minggu 24 Mei 2026.

Acara yang berlangsung meriah di Lapangan Domas desa setempat ini dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani dan Ir Mohammad Yahya Fuad SE.

Bupati Lilis Nuryani didampingi Ir Mohammad Yahya Fuad SE menikmati menu makanan dari tenong dalam tradisi Guyuban Desa Argosari Kecamatan Ayah. (Foto: Hari)

Tradisi Guyuban ini memiliki nilai sejarah yang kuat bagi masyarakat setempat. Berawal dari penggabungan dua desa di masa lampau, yaitu Desa Linggarsari dan Desa Gunung Tengah, kepala desa saat itu menyatukan keduanya menjadi Desa Argosari.

Nama “Argo” diambil dari Gunung Tengah yang berarti gunung, sementara “Sari” diambil dari Linggarsari. Saat ini, kedua nama desa tempo dulu tersebut diabadikan menjadi nama dusun. Penggabungan ini membawa harapan agar seluruh warga selalu bersatu dan guyub.

Ketua Panitia Kegiatan, Paridin, menjelaskan bahwa berdasarkan keputusan rapat desa, tasyakuran ini rutin dilaksanakan setiap setahun sekali di akhir bulan Zulhijah atau menjelang bulan Sura (Muharam).

“Kami sengaja melaksanakannya sebelum Lebaran Haji/Sura agar tidak berbenturan dengan banyaknya hajatan warga. Melalui forum rapat, disepakati bahwa adat istiadat Guyuban atau Merdi Bumi ini wajib diuri-uri (dilestarikan), salah satunya dengan menggelar pertunjukan wayang kulit yang sudah menjadi agenda mutlak,” ujar Paridin.

Seluruh biaya operasional kegiatan yang mencapai Rp45 juta murni berasal dari swadaya masyarakat. Pihak panitia pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa dan seluruh warga yang telah berpartisipasi menjaga tradisi ini tetap eksis tanpa halangan.

Salah satu daya tarik dalam acara ini adalah kehadiran ratusan tenong (wadah makanan tradisional dari anyaman bambu). Tenong ini menjadi simbol kerukunan, di mana warga saling bertukar makanan lalu membawanya pulang, sehingga menu yang dinikmati di rumah biasanya sudah berganti.

Kepala Desa Argosari, Jaisman Agus Wahyudi, menambahkan bahwa esensi dari acara ini adalah wujud syukur kepada Allah SWT. Ia berharap kegiatan ini dapat mempererat keakraban antarwarga demi mewujudkan desa yang baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur (desa yang baik, aman, dan penuh ampunan), serta mendoakan agar seluruh warga diberikan kesehatan dan umur panjang.


Sementara itu, Bupati Kebumen Lilis Nuryani yang menempuh perjalanan selama 1,5 jam menuju lokasi, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kelestarian tradisi ini. Dalam sambutannya, Bupati Lilis menyoroti potensi Desa Argosari yang dikelilingi hutan jati milik Perhutani serta banyaknya pohon kelapa yang mengindikasikan besarnya potensi pengrajin gula kelapa dan penderes di wilayah tersebut.

Terkait infrastruktur, Bupati Lilis mengakui adanya kerusakan jalan di sepanjang jalur menuju lokasi dan meminta masyarakat untuk bersabar.

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen saat ini sedang memprioritaskan perbaikan jalan. Namun, kami mohon masyarakat bersabar karena ada 460 desa/kelurahan yang harus diakomodasi. Ditambah lagi, APBD kita mengalami pemotongan dari pusat sebesar Rp244 miliar yang juga berdampak hingga ke tingkat pemdes,” ungkap Bupati Lilis.

Meski menghadapi tantangan anggaran, Bupati menegaskan Pemkab Kebumen akan tetap berhemat demi memprioritaskan pembangunan jalan. Ia juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak bisa berjalan sendiri tanpa adanya sinergi dan dukungan dari pihak desa demi kemajuan Kebumen.

Sebagai bentuk kedekatan pemimpin dengan rakyatnya, Bupati Lilis Nuryani menyempatkan diri untuk duduk lesehan dan makan bersama warga, menikmati hidangan dari tenong yang telah disediakan.

Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimcam Ayah, para Kepala Desa se-Kecamatan Ayah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta anggota Karang Taruna desa setempat. Makin Tahu Indonesia 

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yusuf Damar Jatinugroho

    Jadi Dalang Wayang Kulit, Dokter Yusuf Damar Sukses Pentaskan Lakon “Gatotkaca Winisuda”

    • calendar_month Jum, 19 Jan 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 23.929
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Pergelaran wayang kulit di Sanggar Budaya di Desa Semanding, Kecamatan Gombong, Kebumen, Rabu 17 Januari 2024 malam benar-benar istimewa. Bagaimana tidak, dalang dalam pertunjukan kesenian tradisional itu adalah anak muda yang juga seorang dokter. Ya, dalang muda itu adalah dokter Yusuf Damar Jatinugroho yang tak lain putra sulung dari Wakil Bupati Kebumen […]

  • Penutupan TMMD Tahap IV TA 2025 Buluspesantren, Hasilnya Bikin Warga Semringah

    Penutupan TMMD Tahap IV TA 2025 Buluspesantren, Hasilnya Bikin Warga Semringah

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 407
    • 0Komentar

    BULUSPESANTREN (KebumenUpdate.com) – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2025 Kodim 0709 Kebumen secara resmi ditutup. Upacara penutupan TMMD ke-126 ini dilaksanakan di Lapangan Desa Ayamputih Kecamatan Buluspesantren, Kamis 6 November 2025. Acara dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani didampingi Dandim 0709 Kebumen Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono, forkompimda, […]

  • Mobil water canon menyemprotkan disinfektan di Tugu Lawet. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

    Polres Kebumen Turunkan Mobil “Water Canon” untuk Semprotkan Disinfektan

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.148
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Polres Kebumen melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh jalan protokol di Kota Kebumen, Selasa, 31 Maret 2020. Penyemprotan yang dilakukan dengan mengerahkan mobil water canon itu sebagai ikhtiar memutus mata rantai penularan virus Corona (Covid-19). Penyemprotan tersebut merupakan kegiatan serentak dari tingkat mabes Polri hingga sampai Polda, Polres sampai dengan Polsek di seluruh […]

  • Bidan Wajib Miliki Skill Mumpuni Tangani Obstetri dan Neonatal Emergency

    Bidan Wajib Miliki Skill Mumpuni Tangani Obstetri dan Neonatal Emergency

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 9.138
    • 0Komentar

    GOMBONG  (KebumenUpdate.com) – Angka kematian ibu dan bayi di Indonesia relatif masih tinggi. Angka kematian ini disumbang oleh kondisi kegawatdaruratan dari obstetric dan neonatal. Kasus tertinggi adalah adanya pendarahan pada ibu pasca melahirkan dan kematian neonatal akibat asphyksia. Untuk menurunkan angka kematian itu diperlukan penanganan yang lebih cepat dan tepat. Menurut instruktur Pro  Emergency Nuryani […]

  • Toko Swalayan

    Pansus DPRD Kebumen Selesai Bahas Raperda Penataan Toko Swalayan, Berikut Rekomendasinya

    • calendar_month Ming, 17 Apr 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.265
    • 0Komentar

    Salah satu rekomendasi menghapus pengaturan jarak toko swalayan atau minimarket non waralaba dengan pasar tradisional. KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Panitia Khusus (Pansus) Raperda Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan telah selesai melakukan pembahasan. Ada sejumlah aturan baru yang menjadi rekomendasi Pansus. Salah satunya, dari hasil pembahasan adalah menghapus pengaturan jarak minimarket non waralaba dengan […]

  • Persak Kebumen

    Jadwal Babak 8 Besar Liga 4 Jateng, Hari Ini Persak Kebumen Hadapi Persibas Banyumas

    • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.195
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Memasuki babak 8 besar, persaingan perebutan gelar juara Liga 4 Jawa Tengah musim 2025/2026 semakin sengit. Tensi semakin memanas karena menggunakan sistem knockout home-away untuk memperebutkan tiket ke semifinal. Setelah berhasil menyingkirkan Slawi United di babak 16 besar, Persak Kebumen akan memulai perjuangan di babak 8 besar. Laskar Joko Sangkrip (Lajoksa) akan […]

expand_less