Tabung Gas Bocor Dekat Tungku, Dapur Warga di Arjowinangun Puring Ludes Terbakar
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 44
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kebakaran hebat melanda dapur sebuah rumah milik Maulud di Dukuh Kebongkotan, Desa Arjowinangun, Kecamatan Puring, Rabu malam 8 Juli 2026.
Insiden yang diduga dipicu oleh kebocoran tabung gas elpiji ini mengakibatkan seorang warga, Slamet Fauzi (41), mengalami luka bakar saat mencoba memadamkan api.
Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menjelaskan bahwa peristiwa bermula sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu, pemilik rumah sedang memasak menggunakan tungku kayu.
Tidak lama kemudian, Slamet Fauzi datang membawa tabung gas elpiji 3 kilogram yang baru dibeli. Namun, saat regulator dipasang, terjadi kebocoran gas.
“Kebakaran diduga dipicu kebocoran tabung gas saat regulator dipasang. Karena jarak kompor hanya 1,5 meter dari tungku kayu yang menyala, api langsung menyambar gas yang bocor dan memicu letupan,” ujar Kapolres saat dikonfirmasi, Kamis 9 Juli 2026.
Letupan tersebut dengan cepat merambat ke kayu bakar, ranjang kayu, dan perabot dapur lainnya. Korban sempat berupaya memadamkan api secara mandiri menggunakan kain basah, karung, serta pasir sebelum akhirnya warga sekitar berdatangan untuk membantu.
Kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah petugas Damkar Pos Petanahan tiba di lokasi, sehingga kebakaran tidak meluas ke bagian rumah lainnya.
Tim dari Polsek Puring bersama Inafis Polres Kebumen telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk tabung gas 3 kilogram, regulator, dan sisa tungku kayu.
Akibat kejadian ini, korban mengalami luka bakar pada kedua lengan, paha kanan, dan kedua kaki. Saat ini, Slamet Fauzi masih menjalani perawatan intensif di RS PKU Muhammadiyah Petanahan. Meski mengalami luka bakar, korban dilaporkan dalam kondisi sadar dan stabil.
Menanggapi peristiwa tersebut, Kapolres Kebumen mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat menggunakan gas elpiji.
“Apabila tercium bau gas, segera matikan sumber api dan buka ventilasi udara. Jangan menyalakan atau mematikan peralatan listrik karena dapat memicu percikan. Keselamatan harus menjadi prioritas agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkas AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama. **Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar