The Tales of Karangbolong: Sendratari Pertama Kabupaten Kebumen, Persembahan dr Reza Mardhika
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Kam, 1 Jan 2026
- visibility 763
- comment 0 komentar

Dokter Faiz Alauddien Reza Mardhika menyerahkan sertifikat HAKI The Tales of Karangbolong kepada Bupati Lilis Nuryani. (Foto: Oki)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kabupaten Kebumen resmi memperkenalkan sendratari kolosal bertajuk “The Tales of Karangbolong” sebagai ikon seni baru, Rabu 31 Desember 2025 saat malam pergantian tahun.
Pertunjukan ini lahir dari pemikiran visioner dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah yang bertindak sebagai konseptor utama.
Selain berperan sebagai penulis skenario, dr. Reza juga terjun langsung menyutradarai karya ini bersama sutradara utama, Bima Satrya dari Bravery Dancer.
Untuk menjaga orisinalitas dan aset budaya daerah, karya ini telah resmi didaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI)-nya, menyusul kesuksesan tari Swardana Kabumian yang lebih dulu dipatenkan sebagai milik Kabupaten Kebumen.
Dalam pementasan yang berlangsung di Alun-alun Pancasila Kebumen tersebut, ribuan warga antusias menyaksikan sendratari yang berdurasi 45 menit ini.
Adapun sendratari ini bercerita tentang legenda Karangbolong, perjalanan sang Pangeran Surti mencari sarang burung walet yang diceritakan sebagai obat penawar dari teluh yang dikirimkan oleh Raja Buto kepada Sang Permaisuri Kerajaan.
Dibantu oleh kera pertapa Lutung Kasarung, sang Pangeran dibantu untuk menuju pantai selatan bertemu Nyi Roro Kidul (Kanjeng Ratu Kidul) untuk mendapatkan sarang burung walet.
Diketahui bahwa pertunjukan ini melibatkan 111 penari berbakat, putra putri terbaik Kabupaten Kebumen. Banyak dari orang tua mereka yang turut bangga dan menyaksikan sendratari ini.
Ditelaah lebih dalam, karya ini merupakan pengembangan dari Swardana Kabumian, tarian kolosal yang sebelumnya sukses dipentaskan pada pembukaan Kebumen Fest, Agustus 2025 lalu.
Sebelumnya, persiapan Sendratari The Tales of Karangbolong dilakukan melalui proses seleksi ketat yang dimulai pada 8 Desember 2025.
Tim seleksi dipimpin langsung oleh dr. Reza Mardhika bersama tim Bravery Dancer—peraih 1st Golden Buzzer Indonesia’s Got Talent 2023.
Selain suguhan seni, Pemerintah Kabupaten Kebumen juga memaparkan refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati Lilis Nuryani dan Wakil Bupati Zaeni Miftah.
Dalam paparan tersebut, tercatat 20 penghargaan bergengsi yang berhasil diraih selama masa jabatan mereka.
“Alhamdulillah, banyak yang sudah kami kerjakan. Satu kemajuan penting adalah Kebumen kini tidak lagi menyandang status sebagai kabupaten termiskin. Per September 2025, posisi kita sudah bergeser,” ujar Bupati yang disambut tepuk tangan meriah warga.
Tak hanya perayaan seni, Pemkab Kebumen juga memberikan apresiasi kepada atlet daerah yang telah mengharumkan nama daerah. Di sela acara, diumumkan pula jumlah donasi yang berhasil dihimpun dari penggalangan dana untuk membantu korban bencana di Sumatra.
Sebagai penutup acara, dilakukan doa bersama lintas agama oleh Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Kebumen. Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar