Dibedah Sedulur Kebumen dan Karanganyar, Bekas Kandang Kambing Pun Jadi Rumah Layak Huni
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 23 Mar 2021
- visibility 2.121
- comment 0 komentar

Perwakilan Sedulur Karanganyar Untung Karnanto menyerahkan bantuan perabot rumah tangga. (Foto: Yaz Mita)
KARANGGAYAM (KebumenUpdate.com) – Komunitas Sedulur Kebumen berkolaborasi dengan Sedulur Karanganyar melakukan aksi sosial berupa bedah rumah di Desa Penimbun Kecamatan Karanggayam Kebumen.
Penerima bantuan yakni Sawon (34), orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) warga Dukuh Krajan RT 03 RW 03 Desa Penimbun Kecamatan Karanggayam. Sehari-hari Sawon hanya di rumah tidak bekerja. Tidak banyak aktivitas yang dilakukan selayaknya orang normal pada umumnya.
Tinggal di Bekas Kandang Kambing

Kondisi rumah Sawon sebelum diperbaiki. (Foto: Istimewa)
Bahkan Sawon tak bisa mencukupi kebutuhannya sendiri. Untuk makan dan keperluan lain dia dibantu oleh keluarganya. Sebelum dibedah, rumah yang ditinggali Sawon adalah bekas kandang kambing yang sudah tak terpakai.
Setelah dilakukan pengerjaan selama 20 hari, saat ini rumah Sawon meski sederhana sudah layak huni. Dinding bambu yang keropos dimakan rayap dan atap yang bocor saat hujan sekarang sudah diganti tembok yang kokoh dan atap asbes yang aman dari guyuran hujan.
“Saya merasa bangga dengan adanya bantuan bedah rumah ini. Maklum sebelumnya Sawon tinggal di rumah yang tidak layak huni dan memprihatinkan,” ujar Kepala Desa Penimbun Saijan (44) saat serah terima kunci bantuan bedah rumah, Senin 22 Maret 2021.
Lebih lanjut, Saijan menyampaikan terima kasih atas nama Desa Penimbun kepada semua pihak yang telah ikut andil membantu program bedah rumah tersebut dari awal hingga akhir.
Kondisi Rumah Memantik Perhatian

Survei sebelum dilaksanakan bedah rumah. (Foto: Istimewa)
Tampak hadir dari jajaran Forkopimcam Karanggayam seperti Pemerintah Kecamatan, Koramil, dan Polsek Karanggayam, serta dari Pemerintah Desa Penimbun. Tampak sesepuh Sedulur Kebumen Sugeng Budiawan. Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Bobbyn Soebiyanto, Muncul Group Santoso Budiawan, dan Sedulur Karanganyar dan Kebumen Ino Siapindo, Untung Karnanto alias Kaki Langka, Hargo Yohanes dan Arif Priyantoro.
Adapun serah terima tersebut merupakan kelanjutan dari aksi sosial bedah rumah empat bulan yang lalu. Awalnya kondisi rumah Sawon tersebar saat Kepala Puskesmas Karanggayam dokter Jen Alif Latifah Helmy menjenguk Sawon karena dia adalah pasien rutin di Puskesmas yang dipimpinnya.
Dokter Jen terkejut saat menjenguk pasien, karena rumahnya sangat jauh dari kata layak. Karena prihatin, gambar rumah Sawon diunggah di WhatsApp Grup Sedulur Karanggayar. Kondisi itu pun memantik kepedulian anggota Sedulur Karanganyar dan Sedulur Kebumen untuk membantu meringankan beban hidup Sawon.
Bedah Rumah Habiskan Dana Rp 21 Juta

Perwakilan Sedulur Kebumen dan Karanganyar foto bersama di depan rumah yang dibedah. (Foto: Yaz Mita)
Sesepuh Sedulur Kebumen Sugeng Budiawan mengatakan bagi Sedulur Kebumen bedah rumah di Desa Penimbun ini adalah yang ke-28 kali. Sedangkan bagi Sedulur Karanganyar kegiatan sosial ini baru yang perdana.
“Sedulur Kebumen berkolaborasi dengan Sedulur Karanganyar membuat rumah Sawon menjadi layak. Apalagi sampai tidur di kandang kambing. Itu sangat tidak manusiawi,” ujar owner Muncul Group tersebut.
Untung Karnanto mewakili Sedulur Karanganyar menyampaikan, dalam bedah rumah kali ini memerlukan dana sekitar Rp 21 juta. Dana berasal dari para dermawan yang dihimpun melalui Sedulur Kebumen dan Sedulur Karanganyar. Adapun teknis pembangunannya dilakukan masyarakat desa Pemerintah Desa Penimbun, Polsek dan Koramil Karanggayam.
“Harapannya, dengan bedah rumah ini dapat membantu Pak Sawon agar tinggal rumah hidup lebih layak,” ujar Untung Karnanto yang merupakan aktivis sosial dan lingkungan hidup seraya menambahkan, kolaborasi Sedulur Kebumen dan Sedulur Karanganyar akan tetap melanjutkan aksi sosial bedah rumah sesuai kebutuhan. (Yaz Mita)







Saat ini belum ada komentar