Pergelaran Wayang Kulit Meriahkan Silaturahmi Warga Perantauan Desa Jladri
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Jum, 14 Jun 2019
- visibility 3.027
- comment 0 komentar

Pelawak Doyok dan Ciblek menjadi bintang tamu pergeleran wayang kulit. (Foto: Istimewa-KebumenUpdate)
BUAYAN (KebumenUpdate) – Keluarga Besar Paguyuban Perantauan Desa Jladri Kecamatan Buayan, Kebumen yang tergabung dalam Komunitas Pemuda Kidul (Kompak) dan Karya Cipta Mandiri, mengadakan pergelaran wayang kulit semalam suntuk dalam rangka silaturahmi dan halal bihalal dengan masyarakat Desa Jladri, Selasa (11/6/2019) malam.
Pergelaran wayang kulit dengan dalang Ki Eko Suwaryo membedah lakon Petruk Dadi Ratu. Pentas semakin meriah dengan kehadiran bintang tamu pelawak kondang Doyok dan Ciblek. Ratusan warga yang memadati lokasi acara tampak tidak beranjak hingga acara pamungkas.
Selain menikmati cerita wayang kulit, para penonton tampak terhibur oleh kekocakan Doyok dan Ciblek. Tampak jajaran Muspika Buayan dan beberapa kepala desa di sekitar Desa Jladri hadir dalam acara itu. Hadir pula tokoh budaya Bambang Tri Suwandi, Ir Djoko Waluyo dari Unindra PGRI, Sutiman Raharjo Bekasi. Para undangan transit di kediaman Owner Kurnia Agung Ban dan Vulkanisir Misno Dalsono di Jladri Kidul.
Ketua Kompak Sarno melalui Ketua Panitia Slamet Riyadi menyampaikan komunitas Kompak dan Karya Cipta Mandiri beranggotakan warga Desa Jladri yang merantau di Cimanggis dan Kota Depok. Kendati demikian terdapat pula anggota yang berasal dari daerah lain, meski hanya sedikit.
“Untuk Karya Cipta Mandiri dibentuk tahun 2000, kemudian tahun 2011 dibentuk Kompak. Keduanya sama-sama aktif,” tuturnya.
Selama ini, lanjut Slamet baik Karya Cipta Mandiri maupun Kompak telah banyak melaksanakan kegiatan sosial. Setiap tahun selalu memberi santunan kepada 120 anak yatim. Keluarga Besar Paguyuban Perantauan Desa Jladri juga telah banyak membantu pembangunan mushola.
“Dalam waktu dekat juga akan kembali membantu pembangunan mushola,” katanya.
Kegiatan Sosial
Ketua Karya Cipta Mandiri Jarkoni menambahkan, selain telah banyak melaksanakan kegiatan sosial, kali ini paguyuban ingin menghibur masyarakat Desa Jladri. Kegiatan tersebut murni dari para perantauan sehingga tidak ada kaitannya dengan politik.
“Kini sedang dilaksanakan pilkades. Namun kegiatan ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan politik. Melainkan murni dari para perantau,” ungkapnya.
Plt Kepala Desa Jladri Mujiono menyampaikan terima kasih kepada Paguyuban Kompak dan Karya Cipta Mandiri. Sumbangsih untuk Desa Jladri akan terus dinantikan. Pihaknya juga berharap kegiatan tersebut tidak hanya dilaksanakan sekali, melainkan dapat rutin.
“Untuk masyarakat diharapkan selalu menjaga kodusifitas terlebih menjelang pemilihan kepala desa,” ucapnya. (ndo)







Saat ini belum ada komentar