100 Hari Luthfi-Yasin: Kado Koperasi untuk Buruh Jadi Simbol Kepedulian

Gubernur Ahmad Luthfi bertemu dengan kalangan buruh. (Foto: Humas Jateng)

SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendapatkan apresiasi dari kalangan buruh atas capaian kinerjanya dalam 100 hari pertama masa jabatan. Salah satu bentuk nyata perhatian pemerintah provinsi adalah pendirian Koperasi Konsumen Buruh Jawa Tengah Sejahtera yang berlokasi di Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) Semarang.

Koperasi ini diluncurkan tepat pada peringatan Hari Buruh (May Day) dan diharapkan menjadi instrumen peningkatan kesejahteraan pekerja. Gubernur Luthfi menyebut pendirian koperasi sebagai bentuk penghargaan kepada buruh yang telah berkontribusi dalam pembangunan ekonomi.

“Buruh adalah bagian dari investasi pembangunan. Kualitas dan kesejahteraannya harus terus ditingkatkan,” ujarnya.

Barang Lebih Murah, Buruh Lebih Lega

Sekretaris KSPI Jawa Tengah, Aulia Hakim, menyambut positif keberadaan koperasi tersebut. Ia menyebut koperasi mampu memberikan manfaat dalam bentuk kesejahteraan non-upah. “Terima kasih kepada Pemprov Jateng. Ini langkah nyata yang langsung dirasakan buruh,” ungkap Aulia yang juga menjabat Ketua Pengawas koperasi.

Ketua Koperasi, Lukmanul Hakim, menambahkan bahwa koperasi menyediakan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran karena dipasok langsung dari produsen. Dengan anggota potensial sebanyak 29 ribu buruh di KIW, koperasi diharapkan dapat memperkuat solidaritas dan kesejahteraan pekerja.

Langkah Strategis dan Dukungan Pemprov Jateng

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah, Eddy S Bramiyanto, menjelaskan bahwa koperasi ini merupakan bagian dari program aksi Gubernur Luthfi, dengan pendanaan bersumber dari CSR PT Bank Jateng. Legalitas koperasi telah ditegaskan melalui akta pendirian yang disahkan pada 25 April 2025.

“Penyerahan akta pendirian secara simbolis adalah bukti komitmen Pemprov terhadap penguatan ekonomi buruh,” ujarnya.

Luthfi juga menekankan bahwa koperasi ini dibentuk atas dasar asas kekeluargaan dan prinsip koperasi sejati. Visi koperasi ini adalah menjadi wadah buruh di Jateng untuk mengakses barang dengan harga bersaing dan pelayanan yang prima. Ia berharap, koperasi bisa menjadi sarana agar suara dan aspirasi buruh lebih terdengar.

“Pemprov hadir untuk ‘ngopeni’ buruh. Kini giliran buruh untuk ‘ngelakoni’ peran aktif dalam berkoperasi,” pungkasnya.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

0 0 votes
Rating Berita
Subscribe
Notify of
0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Update Lainnya
0
Komentari berita inix
()
x