Kembali Menggelar Geopark Goes to School, GKKYF Berharap Gen Z Ikut Berperan Aktif Dalam Pengembangan GNKK

Peserta foto bersama panitia dan narasumber. (Foto: GKKYF)

KARANGSAMBUNG (KebumenUpdate.com) – Geopark Karangsambung Karangbolong Youth Forum (GKKYF) kembali menggelar acara bertajuk Geopark Goes to School dengan mengunjungi SMA N 1 Karangsambung.

Pada pelaksanaan kali ini, Jumat, 5 Agustus 2022, GKKYF menghdirkan beberapa narasumber di antaranya peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Karangsambung Ir Chusni Ansori MT, Ketua Harian Badan Pengelola Geopark Nasional Karangsambung Karangbolong (GNKK) Ir Djunaedi Fatchurrahman MSi, dan Ketua GKKYF Riza Ristiani.

Bacaan Lainnya

Baca juga: GKKYF Jalankan Program Geopark Goes to School di SMK N 1 Alian

Sebelum acara dimulai, Ketua Pelaksana Geopark Goes to School, Agustina Puspa Mentari, mengatakan bahwa acara Geopark Goes to School di SMA N 1 Karangsambung merupakan yang terakhir di tahun ini.

“Kita sebagai volunteer di mana sebagian besar adalah mahasiswa baru yang hanya bisa memanfaatkan waktu di hari libur seperti di bulan Juli dan Agustus. Maka dari itu, kita memaksimalkan di bulan Juli dan Agustus. Seperti kemarin di Alian, Gombong, dan Ayah,” kata Puspa.

Kepala SMA N 1 Karangsambung memberikan sambutan. (Foto: Hari)

Kembali Diadakan di Tahun 2023

Dia juga menambahkan bahwa acara Geopark Goes to School akan dilaksanakan kembali secara bertahap di tahun 2023. Tidak hanya sekolah yang ada di dalam kawasan GNKK, namun sekolah yang ada di luar kawasan juga dapat dikunjungi.

Baca juga: GKKYF Eksplore Geosite Karangsambung, Kenali Keunikan Batuan

Dalam sambutannya, Kepala SMA N 1 Karangsambung, Budi Hartono Spd MM mengucapkan terimakasih kepada panitia dan para narasumber yang telah memilih SMA N 1 Karangsambung sebagai lokasi kunjungan Geopark Goes to School.

“Tentu kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami. SMA N 1 Karangsambung lokasinya dekat dengan BRIN, yang dulunya bernama LIPI. Harapan saya, siswa-siswi SMA N 1 Karangsambung ikut berkontribusi dalam pengembangan BRIN yang ada di samping kita,” kata Budi Hartono.

Pos terkait