Bernostalgia di Muscab PKB, Bupati Lilis Nuryani Ceritakan Kedekatan Sejak 2015
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 101
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, menghadiri pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kebumen di Mexolie Hotel, Minggu 19 April 2026.
Selain menekankan aspek formal organisasi, kehadiran Bupati juga diwarnai dengan momen nostalgia mengenai kedekatannya dengan partai berlambang bola dunia tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Lilis mengapresiasi peran strategis PKB sebagai mitra pemerintah dalam mengawal pembangunan. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kolaborasi yang harmonis.
“Selama satu tahun lebih kita berjalan bersama, saya melihat kerjasama yang kuat lahir dari komunikasi yang baik dan rasa saling percaya. Hal ini harus terus kita jaga, dengan tetap menempatkan kepentingan masyarakat di atas segalanya,” ujar Bupati Lilis.
Nostalgia dan Kedekatan Personal
Di hadapan ratusan kader, Bupati Lilis berbagi kisah personal yang dimulai sejak tahun 2015. Ia mengungkapkan bahwa jauh sebelum terjun ke dunia politik, ia sudah akrab dengan tokoh-tokoh PKB, khususnya Zaeni Miftah yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati sekaligus Ketua DPC PKB Kebumen.
“Saya ingat betul, Pak Zaeni-lah yang dulu mengajak Pak Fuad untuk maju menjadi Bupati. Dulu, hampir setiap waktu buka puasa, beliau datang ke rumah mertua saya. Mertua saya selalu berpesan agar melayani tamu dengan baik karena tamu adalah raja. Jadi, saya yang sibuk menyiapkan menu buka puasa untuk Pak Zaeni dan rombongan,” kenangnya disambut tawa hadirin.
Kedekatan tersebut berlanjut hingga puncaknya, Lilis yang awalnya merupakan seorang ibu rumah tangga dan pengusaha, dipercaya maju memimpin daerah.
“Waktu itu Pak Zaeni bilang tenang Bu, yang susah-susah bagian saya saja. Tapi kenyataannya, dalam perjalanan pemerintahan tetap saja saya yang harus di depan,” kelakarnya.
Pesan Etika dan Sinergi Politik
Simbol kebersamaan PKB (hijau) dan Nasdem (biru) pun disinggung secara unik. Lilis menceritakan kafenya di Gombong kini bernuansa hijau sebagai bentuk soliditas. Namun, ia juga menitipkan pesan tegas mengenai etika komunikasi politik.
“Saya minta khususnya kepada kader PKB dan Nasdem, jika ingin mengingatkan atau memberi masukan kepada OPD, gunakanlah cara yang santun dan baik. Jangan bicara keras-keras. Saya mohon kepada Pak Zaeni agar kader terus dibina supaya komunikasi kita tetap sejuk,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Kebumen, Zaeni Miftah, menjelaskan bahwa Muscab ini merupakan agenda regenerasi dan penyegaran sesuai AD/ART partai. Ia memaparkan capaian gemilang PKB pada Pemilu 2024 yang berhasil mengamankan 11 kursi legislatif.
“Tahun 2024 adalah puncak pencapaian kami dengan 11 kursi. Namun, kami tidak boleh berpuas diri. Target ke depan harus jauh melampaui hasil tersebut. Kami bertekad mempertahankan kemenangan ini dengan berkompetisi secara sehat dan terus merangkul berbagai komunitas masyarakat,” tutur Zaeni.
Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya Wakil Ketua Umum DPP PKB Dra. Hj. Ida Fauziyah MSi, Anggota DPR RI Taufiq R. Abdullah, pengurus DPW PKB Jateng, jajaran Forkopimda, serta pimpinan partai politik lainnya di Kebumen.
Di kesempatan ini, Ida Fauziyah memberikan suntikan semangat bagi para kader di Kebumen. Dalam arahannya, ia mengenang kembali memori manis di Kabupaten Kebumen saat kontestasi politik masa lalu.
“Ini adalah hari kelima saya berkeliling di Jawa Tengah. Saya ingat betul tahun 2018 di Kebumen, saat Pilgub, saya bersama Pak Sudirman Said menang di sini. Kebumen selalu memiliki tempat tersendiri,” ujar Ida Fauziyah disambut riuh tepuk tangan.
Mantan Menteri Ketenagakerjaan ini menjelaskan bahwa secara nasional, PKB telah menyelesaikan tahapan Muktamar dan telah melakukan koordinasi tingkat tinggi, termasuk bersilaturahmi dengan Presiden. Fokus partai saat ini adalah konsolidasi total di tingkat cabang (kabupaten) hingga penataan struktur di tingkat kecamatan.
“Selanjutnya akan dilakukan pengukuhan pengurus secara serentak pada saat Hari Lahir (Harlah) PKB mendatang. Muscab ini bukan sekadar rutinitas, melainkan kebutuhan organisasi. Struktur yang kuat adalah fondasi utama yang akan menopang keberhasilan partai,” tegasnya.
Menutup arahannya, Ida Fauziyah mengingatkan para kader bahwa perjuangan untuk kontestasi politik mendatang tidak bisa dilakukan secara mendadak.
“Pemilu 2029 tidak dimulai nanti, tetapi dimulai hari ini. Struktur yang kita bangun sekarang adalah mesin yang akan bekerja untuk kemenangan masa depan,” pungkasnya.
Acara Muscab kemudian dilanjutkan dengan agenda sidang pleno untuk menentukan garis-garis besar program kerja dan penetapan susunan kepengurusan DPC PKB Kabupaten Kebumen periode mendatang. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar