Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Dulu Disebut Kalibuntu, Saat Ini Kaliratu Gencar Dihijaukan

Dulu Disebut Kalibuntu, Saat Ini Kaliratu Gencar Dihijaukan

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Ming, 6 Okt 2024
  • visibility 1.675
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

DALAM dua hari terakhir ini saya mengunjungi pesisir selatan Kebumen. Jumat kemarin ke TPI Desa Tanggulangin untuk mengecek perkembangan pohon bakau yang dulu ditanam anak-anak Gaspala SMAN 2 Kebumen.

Hari ini, Sabtu 5 Oktober 2024, mendatangi Konservasi Penyu Desa Jogosimo untuk melihat kegiatan penanaman bakau oleh komunitas guru penggerak. Kedua lokasi ini–Tanggulangin dan Jogosimo–merupakan area Kaliratu. Warga setempat familiar dengan sebutan Kalibuntu.

Baca juga: Ironi di Pesisir Tanggulangin: Dihijaukan Tapi Dieksploitasi

Komunitas guru penggerak Kebumen menanam bakau di Kaliratu. (Foto: Hari)

“Berapa bibit bakau yang ditanam oleh guru penggerak?” tanya saya ke pengelola Konservasi Penyu Kaliratu Desa Jogosimo, Edi Setya Tamtama.

“Ada 3.000 lebih bibit bakau, jenis Rhizopora,” jawabnya.

Secara berurutan masing-masing guru penggerak menuju lokasi tanam di sisi timur. Melewati tepi pagar pembatas area shrimp estate, lalu belok ke selatan menuju Kaliratu.

Bibit bakau ini merupakan sisa kegiatan Latgab dan Bhakti Sibat PMI Tingkat Nasional III yang berlangsung minggu lalu di Pantai Pandan Kuning. Info dari panitia Latgab, ada 50.000 bibit yang disediakan. Namun hingga hari ini masih tersisa 3.000-an bibit.

Komunitas guru penggerak Kebumen tidak sendiri. Mereka dibantu Sibat Tanggulangin dan Jogosimo, Disdikpora Kebumen, serta pelajar SMAN 1 Klirong.

Tanggulangin

Hari sebelumnya, Jumat 4 Oktober 2024, saya mendatangi area Kaliratu di TPI Tanggulangin untuk melihat perkembangan pohon bakau (Rhizopora sp) yang ditanam anak-anak Gaspala SMAN 2 Kebumen Februari 2022 lalu. Tanpa terasa usianya sudah 2 tahun 7 bulan.

Setelah memarkir sepeda motor di TPI Tanggulangin, saya berjalan menyusuri setapak (galengan) menuju area tanam.

Bakau di Desa Tanggulangin yang ditanam anak-anak Gaspala SMAN 2 Kebumen. (Foto: Hari)

Awalnya hanya berjalan di tepian untuk menghindari lumpur meskipun air sedang surut. Tapi kaki ini terpanggil untuk melihat deretan bakau yang menghijau dari sisi selatan. Mau tidak mau saya lepas sandal. Belepotan lumpur.

Dari 1.000 bibit bakau yang waktu itu ditanam Gaspala, saat ini tersisa sekitar 178 pohon. Ini berarti persentase tumbuhnya 17,8%. Sebagian besar sisanya mati atau hanyut terbawa arus ketika air pasang maupun banjir.

Inilah mengapa pentingnya ajir atau tiang penyangga ketika pohon bakau baru ditanam. Termasuk mengikatnya kuat-kuat.

Di sekitar pohon bakau yang saat ini tingginya satu meteran itu, terlihat banyak sekali kepiting dan kelomang yang bersarang di bawahnya. Burung kuntul (Egretta Garzetta) juga terbang ke sana kemari mencari makan.

Saya bergumam, sepertinya sudah saatnya melebarkan area tanam ke sisi barat atau seberang sungai. Mungkin tinggal menunggu masuk musim penghujan. Juga bibitnya.

Tapi saya tidak mau repot-repot membeli dan mengambil bibit bakau di Logending seperti tahun lalu. Terlalu jauh, memakan biaya, melelahkan, dan merepotkan. Semoga saja akhir tahun nanti ada pihak yang menawarkan bibit siap tanam.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fatherless

    15,9 Juta Anak Tanpa Peran Ayah, Psikolog UGM Ingatkan Risiko pada Tumbuh Kembang

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.063
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA (KebumenUpdate.com) – Fenomena fatherless atau ketidakhadiran peran ayah kini menjadi sorotan serius dalam perkembangan psikologis anak di Indonesia. Istilah ini tidak selalu merujuk pada absennya ayah secara fisik, tetapi juga ketidakhadiran emosional dalam kehidupan anak. Data menunjukkan sekitar 15,9 juta anak di Indonesia berpotensi tumbuh tanpa keterlibatan ayah. Dari jumlah tersebut, 4,4 juta anak […]

  • Bupati Kebumen Yazid Mahfudz menandatangani kesepakatan. (Foto: Dok. Humas Kebumen)

    12 Panduan Ibadah Ramadan di Tengah Pandemi Covid-19

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.739
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen Yazid Mahfudz meminta selama Ramadan warga untuk tetap meningkatkan ibadah di rumah. Tujuannya untuk mengantisipasi penyebaran maupun penularan virus Corona. “Selama Ramadan salat tarawih, salat berjamaah dilakukan di rumah. Termasuk salat Jumat juga ditiadakan diganti dengan salat dzuhur,” kata Bupati Kebumen Yazid Mahfudz saat memimpin Rapat Persiapan Ramadan 1441 H, […]

  • Perahu Terbalik

    Perahu Nelayan Terbalik di Pantai Logending, Begini Nasib Dua ABK

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 538
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kecelakaan laut terjadi di muara Sungai Bodo, pintu masuk Pelabuhan Logending, Desa Ayah, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Selasa 27 Januari 2026 pagi. Sebuah perahu nelayan bernama MM Maju terbalik setelah dihantam gelombang besar saat hendak melaut. Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, peristiwa terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Perahu […]

  • Jalan Amblas

    Jalan Amblas, Jalur Watukelir-Geblug Terputus

    • calendar_month Ming, 6 Nov 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.499
    • 0Komentar

    AYAH (KebumenUpdate.com) – Jalan yang menghubungkan Desa Watukelir Kecamatan Ayah dengan Desa Geblug, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen terputus. Hal ini menyusul amblasnya badan jalan yang berada di RT 02 RW 01 Dukuh Bengkek, Desa Watukelir setelah hujan deras yang terjadi pada Kamis 3 November 2022. Camat Ayah Arif Rahmadi membenarkan kejadian tersebut. Informasi yang diperoleh […]

  • Harapan di Hari Thalasemia: Kebumen Tingkatkan Perhatian pada 120 Penyintas dan Pencegahan

    Harapan di Hari Thalasemia: Kebumen Tingkatkan Perhatian pada 120 Penyintas dan Pencegahan

    • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.093
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ketergantungan pada transfusi darah rutin mewarnai kehidupan para penyintas Thalasemia. Fakta ini menggarisbawahi mendesaknya penanganan komprehensif, meliputi aspek medis, sosial, hingga pencegahan. Sorotan tajam terhadap kondisi 120 penyintas di Kebumen mengemuka dalam peringatan Hari Thalasemia Sedunia yang diinisiasi POPTI di Pendopo Kabumian pada Kamis 15 Mei 2025. Hadir Bupati Kebumen Lilis Nuryani, […]

  • Tumbuhkan Kreativitas Peserta Didik, SD N Kaligending Adakan Gelar Karya P5

    Tumbuhkan Kreativitas Peserta Didik, SD N Kaligending Adakan Gelar Karya P5

    • calendar_month Kam, 26 Jan 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.797
    • 0Komentar

    KARANGSAMBUNG (KebumenUpdate.com) – Dalam rangka menumbuhkan soft skill dan karakter peserta didik, SD Negeri Kaligending mengadakan kegiatan bertajuk Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Kegiatan yang berlangsung Rabu 25 Januari 2023 dihadiri Sekretaris Camat Karangsambung, jajaran forkopimcam, Kepala SD se-Kecamatan Karangsambung, dan fasilitator sekolah penggerak. Baca juga: Gabung 23 SD, Hapus Korwil Pendidikan, Bupati […]

expand_less