Prihatin Jalan Nasional Berlubang, Polisi di Kebumen Melakukan Ini

Anggota Polsek Sruweng menandai lubang. (Foto: Dok Polres Kebumen)

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Seiring dengan curah hujan yang meningkat, selalui diikuti oleh banyaknya jalan yang rusak. Munculnya jalan berlubang terjadi di semua ruas jalan baik di jalan nasional, provinsi, jalan kabupaten maupun jalan desa.

Bahkan lubang mulai bermunculan di jalan nasional seperti di Jalan Raya Kebumen Banyumas. Padahal munculnya lubang tersebut sangat berbahaya bagi pengendara utamanya sepeda motor.

Bacaan Lainnya

Polisi Turun Tangan Tandai Jalan Berlubang

Polisi menandai jalan berlubang dengan menggunakan cat putih. (Foto: Dok. Polres Kebumen)

Kondisi tersebut memantik perhatian anggota Polsek Sruweng. Untuk mencegah kecelakaan lalu lintas yang disebabkan jalan rusak, Polsek Sruweng berinisiatif melakukan pemberian tanda dengan cat putih pada jalan yang berlubang.

“Memasuki musim penghujan jalan raya di wilayah Sruweng banyak yang rusak dan berlubang, kami turut prihatin setelah turun ke jalan dan melihat langsung,” ujar Kanit Binmas Polsek Sruweng Aiptu Wiyanto dan KSPKT Aiptu Slamet di sela-sela memberi tanda jalan berlubang, Selasa,  14 Januari 2020.

Jalan Berlubang Picu Kecelakaan Lalu Lintas

Dia menambahkan bahwa jalan raya di kawasan tersebut terdapat banyak jalan berlubang sehingga berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas khususnya pengendara motor. Karena itulah, sebagai langkah antisipatif anggota Polsek Sruweng menandai lubang jalan memakai cat semprot warna putih.

“Kami berharap instansi terkait segera memperbaiki, sebelum menelan korban,” ujar Aiptu Slamet seraya mengimbau pengguna jalan agar selalu berhati-hati ketika melintas di jalan raya itu.

Baca Juga: Miris, Jalan Menuju Objek Wisata Ini Rusak Parah

Selain di jalan nasional salah satu ruas jalan yang cukup parah kerusakannya terlihat jalur menuju objek wisata Pantai Bopong. Kerusakan jalan terjadi sekitar satu kilometer persisnya dari Jalan Daendels  sampai depan SD Negeri 3 Banjarejo, Kecamatan Puring.

Saat melewati sepanjang jalan ini, pengguna sepeda motor terpaksa harus zig-zag untuk menghindari kubangan air berwarna coklat ini. Jika tidak berhati-hati, pengguna sepeda motor akan terperosok di dalam kubangan. (ndo)

Pos terkait