Dana Hibah Naik, Stadion Diperbaiki: KONI Kebumen Serius Tingkatkan Mutu Olahraga
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Kam, 4 Sep 2025
- visibility 1.509
- comment 0 komentar

Stadion Chandradimuka Kebumen. (Foto: Hari)
KEBUMEN (KebumeUpdate.com) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kebumen menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Proposal dan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Dana Hibah Cabor Anggota KONI Kebumen 2025.
Acara yang berlangsung di aula gedung PGRI Kebumen, Kamis 4 September 2025 ini menjadi penanda segera cairnya dana hibah yang dinantikan oleh puluhan cabang olahraga (cabor).

Kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) penyusunan proposal dan surat pertanggungjawaban (SPJ) dana hibah cabor anggota KONI Kebumen 2025. (Foto: Hari)
Ketua KONI Kebumen, Zubair Syamsu, menyampaikan kabar gembira bahwa nominal dana hibah yang diterima setiap cabor mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, melalui rapat dengan wakil ketua dan ketua bidang, dana hibah masing-masing cabor sudah ditetapkan. Pada dasarnya kami berusaha mendukung penuh, dan untuk tahun anggaran ini, hampir semua cabor mengalami kenaikan nominal penerimaan,” jelas Zubair.
Zubair juga memohon maaf atas keterlambatan pencairan dana hibah. Sebagai pengurus baru, pihaknya harus menuntaskan proses administrasi yang merupakan kelanjutan dari program pengurus sebelumnya. Ia memastikan bahwa setelah bimtek ini, dana hibah sudah bisa segera dicairkan.
Apresiasi untuk Atlet Pra-Porprov
Dalam kesempatan itu, KONI Kebumen memberikan apresiasi khusus kepada cabor yang telah berjuang dan membiayai sendiri kegiatan pra-Porprov.
“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas jerih payah para pengurus cabor yang sudah melaksanakan kegiatan pra-Porprov. Ada beberapa cabor, seperti kempo dengan 3 atlet, tenis meja, basket, dan tinju yang bahkan sudah meloloskan 8 atlet,” sebutnya.
Dengan segera cairnya dana hibah, Zubair berharap para pengurus tidak lagi merasa bingung dalam membiayai kegiatan dan persiapan atlet.
Ia juga berharap bantuan dana stimulan ini menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kebanggaan pada atlet untuk memberikan prestasi terbaik sebagai timbal balik.
Selain itu, Zubair mengumumkan bahwa KONI Kebumen rencananya akan menempati sekretariat baru di kompleks Stadion Chandradimuka mulai 9 September 2025, bertepatan dengan Hari Olahraga Nasional.
Tidak hanya itu, belum lama ini KONI Kebumen juga menerima bantuan dari Dinkes berupa alat kesehatan, vitamin/suplemen, dan obat-obatan bagi atlet yang membutuhkan.
Anggaran Rp 2,5 Miliar untuk Olahraga
Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kebumen, Tri Mujiyanto, menegaskan bahwa anggaran hibah senilai kurang lebih Rp 2,5 miliar akan segera cair.
Dana ini dialokasikan untuk empat lembaga olahraga, yaitu KONI, Special Olympics Indonesia (SOIna), National Paralympic Committee Indonesia (NPCI), dan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI).
“Alokasinya memang berbeda-beda, tapi yang paling besar untuk KONI karena digunakan untuk persiapan pra-Porprov dan pembinaan rutin bagi 42 cabor,” terang Tri.
Ia berharap peningkatan anggaran ini sejalan dengan peningkatan prestasi.
“Paling tidak, bagi yang lolos Porprov, peringkat Kebumen bisa menjadi lebih baik,” harapnya.
Pencairan dana hibah ini disambut positif oleh pengurus cabang olahraga (cabor), salah satunya datang dari Parjio, pengurus Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kebumen.
Menurutnya, pertemuan kali ini terasa berbeda karena lebih fokus pada kemajuan olahraga di Kebumen. Ia juga mengapresiasi peningkatan anggaran dana hibah yang diberikan kepada masing-masing cabor.
“Ada peningkatan untuk kegiatan Pra-Porprov 2025 ini,” ujar Parjio.
Sebagai contoh, PSTI mendapatkan alokasi dana sebesar Rp 25 juta untuk membiayai kegiatan Pra-Porprov dan pembinaan atlet.
Revitalisasi Stadion Chandradimuka Segera Dimulai
Di sisi lain, Tri juga menyampaikan bahwa Pemkab Kebumen akan segera merehabilitasi Stadion Chandradimuka. Anggaran untuk perbaikan ini sudah disetujui, dan proses lelang sedang dipersiapkan.
Wakil Ketua I KONI Kebumen, Arif Budiman, menambahkan bahwa fokus rehabilitasi awal adalah pada rumput dan sistem drainase lapangan sepak bola.
Ia juga menyebut bahwa survei dari konsultan untuk perbaikan stadion sudah dilakukan, namun hasilnya masih menunggu selesainya proses lelang.
“Fokusnya di rumput dan drainase,” ungkap Arif.
Adapun pengembangan Stadion Chandradimuka ke arah timur juga sudah masuk dalam DED (Detail Engineering Design), dengan harapan menjadi sarana olahraga yang terpusat dan representatif, minimal bertipe A, sehingga bisa menggelar event nasional. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar